HIZIB MAGHROBI
Pengertian Hizib adalah doa yang didalamnya terhimpun Asma Allah, Ayat suci, Sholawat dan atau untaian kalimah thoyibah yang disusun oleh para Alim Ulama. Bagi sebagian orang menyakini bahwa HIZIB bukan sekedar doa biasa, tetapi doa yang mustajab warisan para Wali Allah.
Hizib juga berarti Senjata. Merapal (membaca) Hizib seakan-akan menumbuhkan energi bersifat keras dan tajam, bila terfokus pada satu titik maka efeknya bisa bersifat destructif (pengrusakan) terhadap segala sesuatu yang ada disekitarnya. Oleh sebab itu daya Hizib dapat membuat pengamalnya menjadi kuat dan membuat musuhnya menjadi takluk tidak berdaya. Amalan Hizib menjadi Senjata Ghaib bagi para pengamalnya.
Hizib Maghrobi atau Hizib Maghribi adalah salah satu amalan Hizib yang cukup terkenal dikalangan pengamal ilmu Hikmah. Maghribi dalam bahasa Arab, memiliki arti “tempat matahari terbenam” atau “barat”. Maghribi adalah sebutan untuk negara-negara yang berada di deretan kawasan Afrika Utara. Seperti Maroko, Aljazair, Tunisia. Dari sana terlahir banyak Alim ulama dan ahli ilmu hikmah. Seperti Maulana Muhammad Al Maghrobi, seorang ulama anggota walisongo periode pertama, berasal dari Maghrib (Maroko) yang berdakwah di tanah Jawa. Syekh Imam Muhammad Abdul Wahab At-Tazi Al-Maghribi, seorang wali yang tinggal di Maroko yang merangkai Shalawat Nariyah. Dan masih banyak lagi amalan Doa dan hizib yang diajarkan oleh ulama-ulama di Maghrib yang akhirnya wirid doa-doa mereka disebut dengan amalan “Maghribi”.
Hizib Maghribi menjadi ancaman serius bagi orang yang berniat jahat. Kejahatan yang dibuatnya bisa berbalik menghancurkan dirinya sendiri. Misalnya: tertimpa sial dalam hidup, sakit-sakitan, bahkan mati mendadak. Ada semacam bayang-bayang gelap yang seolah-olah mengancam akan memporak porandakan kehidupan siapa saja yang berniat mencelakai pengamal Hizib Maghrobi. Ini seperti tuah ilmu Srabat Pagering Awak dalam khasanah ilmu Kesaktian Jawa.
Khasiat & Kegunaan :
Kandungan dari Hizib Maghrobi ini sebagaimana halnya dengan hizib-hizib pada umumnya adalah sebagai amalan untuk keselamatan mutlak bagi pemiliknya. Selamat dari segala marabahaya, ancaman dan tipudaya musuh, menolak segala keburukan dan merugikan, menolak santet dan akan kembali kepada pengirimnya, menarik segala kebaikan dan keberkahan dalam hal apapun. Semua khasiat dapat terjadi semata-mata bila ada ijin dari Allah SWT.
Tatacara Mendapatkan Ijazah Hizib Maghrobi:Yaitu dengan belajar kepada Guru yang telah mengamalkannya. Jangan sekedar mengambil dari internet, saya khawatir akan memberikan efek yang tidak bagus bagi diri anda. Saya serius mengatakannya.
Amalan Hizib bukan untuk pemula (orang awam), sebelum mengamalkan ilmu Hizib sebaiknya belajar Ilmu Hikmah tingkat dasar terlebih dahulu.
- Baca Juga : BAHAYA HIZIB MAGHROBI
Bagi yang menginginkan IJAZAH KHUSUS (personal) baik yang datang langsung ke Sanggar Maya Rasa Sejati maupun secara jarak-jauh (online) dikenakan biaya Rp.500ribu. Niatkan sebagai tanda bakti kepada Guru. Bukan Mahar ilmu, sebab kami tidak memaharkan ilmu. Sertakan : Data Diri dan Bukti transfer pembayaran. Proses Pengijazahan, Shaktipat (pengisian) dan Tabarrukan sekitar 30 menit. Bagi yang berhalangan hadir, boleh ambil ijazah jarak-jauh. Info selengkapnya hubungi di no WA: 08995463377. Semoga bermanfaat.
***
Testimoni :
Salam guru Ki Umar dan teman semua. Saya hendak mengongsi pengalaman. 1. Beberapa bulan yang lalu saya membaca HM di siring sungai di kampung saya. Kata teman dekat sungai itu ada perkampung alam ghaib, ketika matahari terbenam selesai saja 41 kali saya mengalami pening kepala. (Kontraksi energi HM dengan medan energi ghaib) 2. Baru-baru ini saya cuba membaca HM sebanyak 5 kali di dalam rumah, ternyata baru ketiga kali kipas angin di bilik tersebut mengeluarkan bunyi yang agak bising. Saya jadi takut jika kipas angin tersebut jatuh menimpa saya (efek detructif dari amalan HM). 3. Semalam cuba baca HM sebanyak 41 kali di luar rumah ketika hujan renyai-renyai hairan baru beberapa kali baca, bunyi katak dan yang lainnya semakin bising padahal sebelumnya bunyinya tidak begitu bising hati saya agak kecut (takut) tetapi saya lawan juga saya juga sempat membaca Asma Sirr (Amalan HM berpengaruh sampai alam lain; ghaib & alam binatang). 4. Dua hari yang lepas saya disuruh oleh teman sekerja untuk berjumpa second big boss, kata teman boss tersebut agak bad mood mereka tidak berani lalu menyuruh saya. Jadi saya beranikan diri sambil dalam hati membaca HM beberapa kali. Alhamdulilah ternyata sambutan boss agak baik terhadap saya padahal dia sebenarnya ada mesyuarat pada masa yang sama tapi dia melayani saya dan teman daripada mesyuarat. (Khasiat HM untuk mempermudah segala urusan & menumbuhkan aura wibawa). Yth. Nubuwuah, Brunei Darussalam, 19 Juli 2010
Assalamualaikum Ki Umar. Mau kongsi testimoni nih : Semalam waktu mau berbuka puasa dirumah jiranku, saya wiridkan Hizib Maghrobi dengan niat untuk disenangi banyak orang, semasa kami sekalian berbuka tidak semena-mena seperti bunyi jubin lantai retak, meletup dan pecah setelah di cek Yaa Allah emang benar… Dalam pikiran saya adakah gara-gara bacaan hizib tadi atau kejadian secara kebetulan. Tapi kalau mau dikira apa salah niat saya rapalnya dibaca dalam rumah. Hehehe.. Tapi kasihan juga sama tu jiran, perkiraan kerugian hampir mencecah 5 juta rupiah. Yth. Shfenddy, Malaysia, 1 September 2010
Karena membaca Hizb Maghrobi lha koq lampu mobil dinas saya bagian atas MATI semua? Untung diganti gratis. Kalau saya beli sendiri berapa tuh. Hehe.. Padahal hizb saya lafalkan tidak dekat-dekat amat. Saya percaya tidak ada yang kebetulan tentang hal ini. Sedulur semua, hati-hati merapal Hizb Maghrobi di dekat-dekat benda-benda elektronik. Saya YAKIN & PERCAYA bahwa pengamal Hizh Maghrobi harus benar-benar dituntut kedewasaan dalam bertindak dan berucap. Karena efek ini sangat dahsyat. Yth.Satrioaji, Indonesia, 5 Juni 2011
—oOo—
Ki UmarJogja, 2010 rasasejati.wordpress.com
assalamualaikum.ki umar sy sdh mnjdi pwaris tgl 17 des..tapi HM 3 lom sya trima.kira2 kpan y ki sy di ijazah HM3.dan bgmna caranya sy mngijzahkan keilmuan dari ki umar kpd saudara /orang lain.mhon pncerahanya ki. email saya : johananas@ymail.com
By: putra andalas on 10 Februari 2011
at 2:22 am
Wa alaikum salam wrwb
Betul memang ilmu itu belum diwariskan kepada semua Pewaris. InsyaAllah bila nanti waktunya telah tiba. Sekarang amalkan saja dulu ilmu yang telah anda terima. Semoga bermanfaat.
Nuwun,
By: Ki UmarJogja on 12 Februari 2011
at 5:32 pm
assalamu’alaikum,
ini blog yang menarik. terima kasih telah mengadakan blog ini.
wassalam
By: harum mewangi on 15 Maret 2011
at 11:01 am
Wa alaikum salam wrwb
Semoga bermanfaat bagi anda sekeluarga khususnya.
Nuwun,
By: Ki UmarJogja on 15 Maret 2011
at 8:40 pm
ass. ki umar jogja, mohon ijazah hizib magrobinya?
By: Nurwahid on 18 Maret 2011
at 11:10 am
ya allah beri saya kesabaran,
kpda para sedulur yg terhormat mohon petunjuk dan pencerahan khususnya ki umar agar perjlanan ini diberi kemudahan dan berkah-Nya,
By: mcpyan on 22 Maret 2011
at 9:14 pm
Saya coba pkai HM utk mematikan lampu ternyata seminggu kmdian lampu itu mati / rusak.
By: VENDRA on 29 Maret 2011
at 2:41 pm
Wah, mantapz…
By: Deri on 29 Maret 2011
at 5:35 pm
Assalamu’alaikum wr wb.
Lafad atau bacaannya memang sengaja gak di sebutkan skalian yah Ki?
Matur Nuwun.
By: muhlis on 29 Maret 2011
at 9:35 pm
Wa alaikum salam wrwb
ilmu ini termasuk kategory ilmu Khusus (Wingit) hanya kami ijazahkan kepada pewaris saja.
By: Ki UmarJogja on 7 April 2011
at 6:54 pm
Lampu tetangga sdh beberapa hari mati gk diganti ganti.. semoga cuma kebetulan saja lampu mati, bukan krn HM saya.
By: VENDRA on 31 Maret 2011
at 9:36 pm
Mungkin lampu mati krn petir karena sering hujan lebat, bukan krn HM saya. Krn saya coba mematikan lampu kamar saya pkai HM tdk bsa.
By: VENDRA on 31 Maret 2011
at 9:39 pm
Yakin saja kalo ilmunya sudah masuk, jgn sembarangan diRapal, gunakan kalo emg perlu… oke? oke?
By: Deri on 31 Maret 2011
at 9:46 pm
Salam pamuji rahayu
Inilah efek dari “GUMUNAN” (mudah heran), khasiat & fenomena ilmu ghaib menjadi sulit terulang kembali.
Andai saja selalu ingat 4 perkara, niscaya ilmu hikmah yang diamalkan akan selalu tajam dan berdayaguna.
Nuwun,
By: Ki UmarJogja on 7 April 2011
at 6:56 pm
Guru benar…
Saya juga sejatinya juga pernah mengalami “Gomunan”, saya jadi heran dengan asap yang keluar itu, lalu ada bau harum yang cukup menyengat, akibatnya saya jadi tidak konsen utk wirid ASRnya, padahal hitungannya baru mau masuk 33x,,, Karena gak mau dipaksa wirid sambil terheran-heran maka ya udah saya berhenti,
Udah dua malam ini saya wirid ki, geteran pertama saat wirid tubuh kayak digoncang sama kekuatan yang aneh, kayak ada gempa dan tubuh seperti berputar-putar 360*…
By: Deri on 8 April 2011
at 3:03 pm
Mas Deri/Ki Umar, ini postingan lama – tapi saya nyambung gak apa2 ya. Salam dulu deh.
Saya ingin cerita tentang GUMUNAN; yg harus kita hindari dan apapun yang terjadi harus kita yakini bahwa itu adalah tuah dari ilmu kita (tentu dengan pertolongan Allah SWT).
Ceritanya, ketika tahun 1996-an; saya melakukan semacam ‘meditasi’ di kamar – dengan ILMU yang saya punyai waktu itu (karena saya termasuk murid Tenaga Dalam Nagajati Kebumen). Kamar saya kunci dan hanya ada saya di dalam kamar. Saya lalu melakukan meditasi sambil menggerakkan jurus ‘terakhir’ perguruan.
Pingin tahu yang terjadi? Tempat tidur saya BERGESER dari tembok, cukup lebar bergesernya. Waktu itu saya agak aneh saja, biasa karena anak muda yang ingin mencoba-coba, tapi KOQ BENERAN hasilnya.
Mulai saat itu saya selalu meyakini APAPUN yang saya pelajari. Setelah saya belajar HM ini saya ada beberapa kejadian yang menurut saya koq ‘kebetulan’ padahal nothing in the world were created by accidently … gak ada di dunia ini yang dilahirkan dengan kebetulan. Lampu mobil mati, lampu toilet mati, benda seperti lintang yang berjalan dan berbelok arah, dan sepertinya masih menunggu banyak lagi … ^_^
Di tempat saya, adalah tempat mengalirnya hulu-hulu sungai BESAR, dan saya suka saat ini merapal ASR di jembatan2 itu. Saya bicara dengan air yang mengalir itu … sampaikan salam kepada Mas Deri & Ki Umar.
AlFatehah sent. Salam ta’dzim Ki Umar & Mas Deri.
Wassalam,
Satrioaji
By: Satrioaji on 11 Juni 2011
at 11:03 am
Dari pengalaman demi pengalaman spiritual yang pernah dialami, kita akan semakin yakin akan kebesaran dan kuasaNYA. Tidak hanya sekedar percaya bahwa ghaib itu ada, tetapi merasakan dan membuktikan sendiri “keberadaannya” di sekitar kehidupan kita. Itulah ilmu ghaib sejati.
By: Ki UmarJogja on 14 Juni 2011
at 9:21 am
Ass.. Ternyata lampu kamar gw baru mati kemaren. Pdhl gw baca HM nya sdh sebulan yg lalu utk mematikan lampu. Kalau mematikan lampu tetangga seminggu kmdian lampu nya mati dan sampai skrng lampu nya gk diganti ganti pdhl sdh seminggu.
By: VENDRA on 8 April 2011
at 3:19 pm
Hhihihihihihihihihi… Sdr.Vendra lucu deh, malah ngitung hari seberapa cepat matinya lampu, hihihhihi. . .
Tetap semangat sdr.Vendra,
By: Deri on 9 April 2011
at 5:37 pm
aslakm wrwb ki umarjogja,qi saya pengin sekali mengamal kan hjib magrobi,untuk mengamalkan HM caranya bagai mana ki umar,tlong izinkan sy k umar unk mengamal kanya ,karna bgt setlah sy membc kasiatnya rasa bermanfaat skali buat sya dan mdah2 berkah,hadiah alftehah buat ki umar.wslm
By: hendri on 9 April 2011
at 9:27 pm
Wah, malam ini darah sya sedang meluap2 ingin byk2 wirid ki…
Malam ini pingin melek dulu. . . Hehe
By: Deri on 19 April 2011
at 2:29 am
Wah, malam ini darah sya sedang meluap2 ingin byk2 wirid ki…
Malam ini pingin melek dulu. . . Hehe
ohya ki, sya lihat komennya sdr gupito ttg dia ngamalin asr di Toilet, wah sya jd gimana gtu, apa gx tempat lain utk nyoba Asr dalam pikiran sya, hehehe…
Lalu kenapa efek ASR cepat sekali terlihat kalo sya sm Guru? Apa mungkin dinding kamar kos saya yg kurang kuat ya..? Hehe…
Maklum ki, sejak pindah kosan kemaren Alhamdulillah dpt yg lumayan baek utk ditempati dan alhamdulillah juga msh tergolong baru… Ada halamannya, jg ada pohon katesnya di belakang kosan… Hehe(Kok sya jd curhat ya)?
By: Deri on 19 April 2011
at 2:56 am
Saya bukan ngamalin ASR di dlm toilet.. tp saat saya akan buang air tanpa sengaja saya baca ASR dlm hati. Kalau saya ingat ASR sedikit saja sering otomatis dibaca dlm hati meski tdk niat membaca asr.
By: GUPITO on 19 April 2011
at 3:23 pm
Mungkin saya spt org yg latah tp latah nya dlm hati. Kdng kalau malam hari, tanpa sebab saya sering menyebut nyebut nama pocong, hantu atau kunti dsb pdhl saya tdk bermaksud menyebut nya. Mungkin krn saya takut dg kegelapan.
By: GUPITO on 19 April 2011
at 3:29 pm
Hihi…
Maaf kalo sya salah kaprah wahai sdr.gupito. . .
Wah, kalo dikegelapan malah sya lbh takut, hehe… Pernah kemaren lihat cahaya yg melintas saat ngamalin ASR, sejak ngamalin ASR sya byk nemuin kejadian yg mengherankan…
By: Deri on 19 April 2011
at 4:36 pm
ass…kum ki umar yg diberkahi dan para sedulur yg dimuliakan allah sudilah kiranya berbagi pngetahuan,gimana caranya supaya orang mau terbuka hati dan berkenan mengikuti kehendak kita tuk kebaikan,mohon bimbingannya smoga kita smua mendapat hidayah-Nya ……amin
By: mcpyan on 27 April 2011
at 9:55 pm
Assalammualaikum wbh.
Saya Annuar berasal dari Malaysia. Setelah terpaksa berhenti kerja makan gaji, saya tiada sumber pendapatan untuk menyara hidup saya dan keluarga. Lalu dengan sedikit wang simpanan yang ada saya menceburi urusniaga matawang asing (Forex). Saya ingin mendapat bantuan dari Tuan agar kiranya Tuan dapat mengijazahkan saya suatu ilmu yang membolehkan saya melakukan urusniaga matawang asing ini dengan tepat dan beroleh keuntungan.
Dalam melaksanakan urusniaga ini saya hanya perlu memilih samada hendak ‘BUY’ atau ‘SELL’ saja bagi mana-mana pasangan matawang asing yang telah saya pilih. Adakah sebarang ilmu yang membolehkan saya membuat pilihan yang tepat samada hendak ‘BUY’ atau ‘SELL’ setiap kali melaksanakan urusniaga ini.
Segala tindakan yang bakal Tuan ambil dalam membantu mencapai niat dan hasrat saya, saya dahului dengan ucapan ribuan terimakasih.
By: Annuar on 2 Mei 2011
at 12:28 am
Ass.. saya juga lg nganggur sdh kira kira 10 thn. Kdng kalau ada yg nawarin krja, saya tdk siap krn tdk sesuai dg kemampuan saya.. tp kalau sengaja nyari krja sulit luar biasa, kdng harus bayar dulu uang jutaan kpd pihak perusahaan.
By: GUPITO on 2 Mei 2011
at 10:33 pm
@Ki Gupito: Umurnya skg berapa tahun? Udah berkeluarga blm?
By: Deri on 2 Mei 2011
at 11:10 pm
Asslkm,wr,wb
Ki Umar, koq hizib mogrobi ini lbh cepat sya hapalkan? Dibanding pertama dulu sm Asr, sya sempat bingung…
Apa ini artinya saya lbh cocok mengamalkan HM?
By: Deri on 3 Mei 2011
at 2:58 am
Wa alaikum salam wrwb
Makanya pengamalannya jangan dibolak-balik. Itu kurikulum sudah ada, dan itu bukan sembarangan disusun. Hehehe…
Salam sukses untuk anda sdr Deri dan Gupito.
By: Ki UmarJogja on 7 Mei 2011
at 4:54 pm
Hehe…
🙂
Terlalu bersemangat saya Guru. . .
Terima kasih atas semua nasehatnya. . .
Teriring doa selalu saya limpahkan kepada Allah ta’la agar Ki Umar dan sekeluarga berikan kesejateraan.
By: Deri on 7 Mei 2011
at 5:48 pm
Ass.. umur saya 34thn dan msh jomblo. Saya kalau cari jdoh, cuma hal hal buruk saja yg dialami saya shg gagal dpt jdoh.
By: GUPITO on 3 Mei 2011
at 11:52 am
Ubah pikiran anda kearah yang lebih positif, insyaAllah bila saya tidak keliru dalam tahun ini akan bertemu jodoh. Semoga Gusti Allah mengijabahi.
By: Ki UmarJogja on 7 Mei 2011
at 5:00 pm
@Gupito: Hehe… Sabar kang, nanti jg pasti dikasih jodoh yg baek olehNYA…
By: Deri on 3 Mei 2011
at 9:10 pm
Ass.Wr.Wb
Ki Umar…..apakah Boleh HM1 ini dijadikan sebagai wiris harian…? sekarang kalo seya merapal HM1 kedua tangan saya selalu bergerak 2 hebat tanpa kendali…kalo dulu baca Syahadat atau Shalawat Tangan saya juga sering bergerak2..tp tdk sehebat sekarang…semakin keras dan cepat saya rapalkan Hm1 semakin cepat pula tangan saya bergerak ? apakah ini pengaruh power atau energi dalam tubuh saya..? mohon penjelasan…tks
Wassalam….Salam Pamudji rahayu..
By: A.Dharmawan on 4 Mei 2011
at 10:59 am
Wa alaikum salam wrwb
Perbanyak amalan istighfar saja dulu mas. Agar intensitas khodam melemah dari diri anda. Ingat mengamalkan ilmu hikmah adalah untuk menambah iman dan taqwa kepada Tuhan YME.
Nuwun,
By: Ki UmarJogja on 7 Mei 2011
at 5:02 pm
Makasih Ki atas arahannya….mohon doa nya Ki..semoga semua lancar
Amienn….
By: A.Dharmawan on 8 Mei 2011
at 5:30 pm
@Darmawan.. mungkin anda terlalu bersemangat dan terlalu kusyu dlm membaca wirid.
By: GUPITO on 4 Mei 2011
at 4:18 pm
Ass.Wr.Wb..
@ Mas Gupito …hmmmmm..mungkin juga ya Mas…yang pasti seperti itu kejadiannya…kalo Mas Gupito punya pengalaman yang lain ga..??
By: A.Dharmawan on 5 Mei 2011
at 1:48 pm
Kalau pengalaman mengamalkan HM kepala sering pusing tp cuma beberapa detik saja.
By: GUPITO on 5 Mei 2011
at 9:01 pm
Kalo HM sya blm ada pengalaman, coz baru ngamalinnya…
Cuma sya pas ndengar HM1, lbh muda terpatri diotak saya, jauh beda dgn ASR kmaren…
By: Deri on 5 Mei 2011
at 9:36 pm
Assallamuallaikum wr,wb ki umar nama saya M.Ridwan mohon ijin dan pengijasahan ilmu2 yg ada diblog rasa sejati dan mohon doanya agar terkabulnya pengijasahan resmi doa ku toek ki umar dan kluarga,nuhun
By: Ridwan on 9 Mei 2011
at 10:59 pm
Wa alaikum salam wrwb
Salam kenal kembali.
Silahkan diamalkan bila dirasa bermanfaat, sesuai dengan tatacara dan tatatertib yang ada. Semoga Allah mengijabahi harapan anda sekeluarga.
Nuwun
By: Ki UmarJogja on 13 Mei 2011
at 7:55 pm
tadi gw disuruh tman utk bkin pagar ghoib rumah dg ASR dan HM, kmdian diterawang ternyata rumah itu ada sosok laki laki muda tegap berjubah putih (khodam ASR) dan sosok laki laki tinggi besar membawa pedang (khodam HM).
By: VENDRA on 13 Mei 2011
at 11:46 pm
??? …
By: Ki UmarJogja on 14 Mei 2011
at 12:31 pm
@Vendra: Wah! Mantapz..!! Udh bs terawang… Saya menyatakan rasa kagum kpd sdr.vendra, semoga saja kami(pewaris junior)jg bs mencapai tingkatan pengelihatan batin seperti anda…
By: Deri on 14 Mei 2011
at 8:33 am
@Vendra: Ui… Itu Ki Umar pasang tanda tanya 3x, artinya Ki Umar bingung tuh.. Hehe
Khodam khodam dan khodam. . . Hihihihihihihi(meniru tawa khas Gus Bonex dulu, hehe)
By: Deri on 14 Mei 2011
at 2:26 pm
Ass.. sorry bkin Ki Umar bingung.
By: VENDRA on 14 Mei 2011
at 4:22 pm
@deri.. bukan ane yg nerawang tapi teman ane, ane cuma baca asr dan hm di dpan rumah tman ane. kata tman ane stl ane baca asr dan hm ada sosok berjubah di dpan rumah dan ada sosok membawa pedang di atap rumah.
By: VENDRA on 16 Mei 2011
at 5:21 pm
@Vendra: Maaf kang kalo sya keliru, hehe…
Wah, hebat itu kalo pya teman bs trawang. Bisa jadikan teman utk berbagi pengalaman dan wawasan. Yang terpenting kita ttp istiqomah utk trs mencoba dan menghayati ilmu… Cepat atau lambat InsyaAllah nanti sdr.Vendra jg bs demikian…
By: Deri on 16 Mei 2011
at 6:42 pm
Ass.. ada yg pnya amalan utk jdoh, tdk usyah nyari tp jdoh datang sendiri tdk? krn saya kalau sengaja nyari jdoh malu dan minder kpd cewek. tp kalau ketemu cewek tanpa sengaja, agak percaya diri.
By: GUPITO on 21 Mei 2011
at 6:02 pm
@Gupito: Waduh kang, yg namanya jodoh, rezeki,dll itu jg harus disertai dgn usaha…
Mengutip apa yg ki Umar katakan pada kolom tata tertib
“Usaha tanpa doa adalah kesombongan, tapi Doa tanpa usaha adalah kebohongan”… Coba diamalkan amalan cepat jodoh yg ki Umar share, semoga Kang Gupito lekas menemukan jodohnya. . .
By: Deri on 21 Mei 2011
at 6:49 pm
Assalamualaikum.. saya berusaha nyari jodoh sdh sering meski terasa berat krn saya pendiam dan pemalu dg cewek tp saya memberanikan diri utk menghadapi cewek.. tp gagal trs, cewek semakin dikejar semakin menjauh.
By: GUPITO on 23 Mei 2011
at 6:45 pm
assalamualaikum @sdr: GUPITO
saya juga dulu seperti itu saya pingin nyari pendamping hidup tp selalu nihil kadang suka bertepuk sebelah tangan saya naksir cwek cweknya malah kabur begitupun sebaliknya ada perempuan yang suka sama saya kadang saya pribadi kurang sreg.hehehe……
tp alhamdulilah sekarang udah punya pendamping hidup
BTW sdr: GUPITO itu postingan terakhir “cewek semakin dikejar semakin menjauh” jd inget judul lagunya “FIVE MINUTE” jangan pantang menyerah mas bener apa kata sdr deri, sabar dan berusaha Insya Allah suatu saat pasti dipertemukan dengan jodohny…
By: nurutama on 24 Mei 2011
at 9:58 am
Gupito@Jangan menyerah kang..! Insya Allah suatu saat pasti dipertemukan dengan jodohnyo…
By: Deri on 23 Mei 2011
at 7:31 pm
@Guru Umar: Guru sudah lihat pengijazahan asma’ Nakaban diKWA blm? Itu yg sebelumnya jg babarkan oleh Ki aBdul Jabar ttg asma Nakaban, dan sya lihat ada penggabungan Hizib Mogrobi dipertengan lafal Asma’ tsb. Bagaimana pendapat Guru..?
By: Deri on 23 Mei 2011
at 9:07 pm
Seperti artikel yang menarik, coba nanti saya tengok di KWA.
Nuwun
By: Ki UmarJogja on 25 Mei 2011
at 7:09 am
“Pengalamanku mengamalkan ASR”
Saat pertama jadi pewaris rasa sejati, sya menamkan dalam hati utk belum dulu mengamalkan ASR…
Hingga suatu hari saat pulang dari beli lauk pauk, saya diguyur hujan deras banget, sampe kost hujannya malah berhenti. Saya jadi marah dengan yg namanya hujan, nah disini mulai sya punya keinginan untuk mengamalkan ASR. Seharian mengamalkan ASR, entah tidak tau dimana wirid ASR, disini ASR disitu ASR. Lewat 3 Hari. . . Pas sekali hujan datang! Byurr… Nah, “ini lah kesempatan sya buat balas demam”itu pikiran dalam hati. Tahan napas, baca ASR 3x, visualkan hujan berhenti, lalu ditiupkan ke langir… Tik tik tik, hujan reda! “Rasanya senang, dendam terbalas”itu pikiran saya. Sejak itu malah keseringan dan terbawa terus menerus utk mengamalkan ASR. Sudah sholat wirid Asr, Bangun tidur Asr, pergi kuliah Asr, hidup serasa dikendalikan ASR, apa lagi saat byk membuktikan khasiat ASR ini, diantaranya mempengaruhi orang/program pikiran, keberanian luar biasa, dll, sehingga sya makin jadi… Lalu suatu ketika saya dilihat oleh Gus Bonex, beliau mengatakan”banyak multiplayer dalam mbok yem sampeyan(lihat dikolom ASr)”. Ini mulai membuat saya jadi murung, sehingga jd beban pikiran. Tapi Ki Umar memberikan nasehat yg membuat saya jadi lebih tenang dan mantap utk tetap semangat! Hingga kini saya jadi pikir2 lagi kalau mau menggunakan ASR. Ya walau jarang dipraktekan/diaplikasikan saya tetap menjaganya dengan wirid rutin 3x sehari…
Dan hari ini, pencerahan dari Ki Alus mengenai Asma’ Nakaban keluar, beliau menceritkan pengalamannya dari mulai mendapatkan Asma’ Nakaban itu sampai manfaat/khasiat yg beliau Rasakan… “Menjadikan amsa’ Nakaban sbg sarana agar lbh dekat denganNya”Ki Alus atau Muhammad Wildan berkata demikian…
@Guru Umar: Guru… Insya Allah sya sudah lebih memahami apa yg guru maksud “intensitas khodam dalam diri”, saya(Deri Khartawijaya) dan mewakili para pewaris mengucapkan “terima kasih banyak, Kami yg bandel ini mungkin kadang membuat guru agak geleng2 kepala, mohon guru memaafkan kami, tetaplah membimbing kami, bukan hanya membimbing kami agar lebih mantap dalam ngelmu, tapi jg mau membimbing kami agar kami bs menemukan makna dari mengamalkan ilmu hikmah ini…
Terima Kasih wahai Guruku Ki Umar Jogja
By: Deri on 24 Mei 2011
at 12:10 am
Sepertinya artikel yang menarik, coba nanti saya berkunjung ke KWA.
Nuwun,
By: Ki UmarJogja on 25 Mei 2011
at 6:20 am
Wah Mas Deri ..
Jangan keburu nafsu dalam merapal sebuah ilmu , ingat kata Ki Umar , semua itu hakikatnya adalah dari Allah , ilmu/hizib/asmak itu hanyalah sarana untuk berdoa menggantungkan harapan kepadanya . Coba deh kang deri kalau lagi nyantai baca artikel Ki Umar di “Susah Mati” disitu ada wejangan berharga tentang mindset kita di dalam mengamalkan sebuah ilmu .. Mohon maaf kang, menggurui, hehe .
Tetap Semangat !!
By: imam sidiq on 2 Juli 2011
at 6:54 am
Selamat dan sejahtera saudaraku Deri…saya salut dengan semangat sampeyan, jd iri jdnya….maju terus untuk aplikasikan Asr-nya dgn kehidupan sehari-hari, klu nggak salah guru pernah berkata setelah sesuai ritual yg diajarkan guru selesai…yg penting jangan sampai lupa, sesekali di cas ASR-nya…untuk aplikasi menurutku di lanjutkan aja mas…yg penting untuk kebaikan dan iringi dgn istighfar
semoga sukses mas deri.. tetap semangat
By: wanoko on 24 Mei 2011
at 11:06 am
@Kang Wanoko: Terima kasih suportnya Kang… Saya jadi sempat berpikir apa yg kemaren kang wanoko sampaikan ada benarnya, bila dipikir2 lagi, sya telah dikendalikan oleh Asr, sampai2 terbawa mimpi…
Untuk para sedulur semua juga tetap semangat!!
Jadikan Asr atau hizib sbg sarana utk lebih mendekatkan diri kepadaNya…
“Semangat!”
By: Deri on 24 Mei 2011
at 11:29 am
Saya suka semangat Mas Deri … Mas Deri perlu membaca tafsir ayat ini … Wa maa idz romaita wa laa kinnallaaaha romaa ~ dan bukanlah kita yang melempar, tapi ALLAH-lah yang melempar … apapun amalan kita semoga hanya tertuju pada Allah Robbul Jaliil ~ sebagai sarana memperindah diri bekal nanti di hari kekal.
By: Satrioaji on 24 Mei 2011
at 11:42 am
hehe…Semangat Siang mas Deri Khartawijaya… kita sering lupa mas..bahwa sejati ilmu dan kekuatan hanya milik Tuhan yang maha Esa…maap, ini pengalaman saya juga dgn Asma Sirr, sedikit cerita saya sering menggunakan Asma’ Sirr waktu plg dari surabaya ke tuban untuk menghalau Hujan dan sering di kabulkan Allah dan hasilnya seolah2 tdk bs di nalar akal…tp kadang saya lupa ucap Syukur Alhamdulillah malah Asma’ Sirr ini memang dahsyat…padahal Ilmu yg di ajarkan guru adlh sarana mendekatkan diri dan berdoa pada sang pencipta….jujur kang saya blm tahu pasti apa itu khodam…tp saya msh ingat kata guru tanpa kita minta khodam apapun akan antri mau nempel…jd dgn Istigfarlah kita akan kembali pada sang pencipta…saya yakin mas kalau pingin Sakti ASR lah jawabannya krn terbuti byk org yg mengamalkannya…pengamal hijib atau Asr banyak mengkaji dan Merenung..Merenung hehe bhsnya mas Deri
Nuwun
By: wanoko on 24 Mei 2011
at 12:04 pm
Ass.. @mas nurutama, pengalaman anda sama pengalaman nya dg saya. @mas deri, thanks atas support nya. skrng saya lg mikirin hal lain yg lbh bermanfaat, drpd mikirin cewek trs bkin hati sedih.
By: GUPITO on 24 Mei 2011
at 12:17 pm
@Kang Satrioaji: Iya kang… Terima kasih pencerahannya. Semoga saya lebih bisa menyadari akan hakikat dari ngelmu itu. . .
@Kang Wanoko: Semangat siang jg kang!
Wah pengalaman yg mengesankan..
iya kang, sebenarnya tidak harus pakai ilmu ini ilmu itu. Sya jg ingat Pesan Guru Umar”Tidak usah takut kepada orang yg mempuai banyak ilmu, tapi waspadalah pada 1 orang yg menguasai 1 ilmu dengan sempurna”. Sya dulu jg begitu kang, kalau berhasil bkn ngucap Alhamdulillah tp wah Keren ini Asr”,hehehe…
Mungkin saya terlena dengan khasiat Asr itu sehingga langsung terjun payung ke ijazah yg ke 10, hehe
Terima kasih atas segala masukan serta kritin maupun sarannya kang Wanoko… Salam sukses dan persaudaraan wahai saudaraku Kang Wanoko!
By: Deri on 24 Mei 2011
at 1:07 pm
Ass.. kalau org2 yg pnya ilmu ghoib bsa menciptakan keajaiban.. contoh: pergi ke tempat yg jauh cuma makan waktu beberapa detik saja nyampai, kehujanan tdk basah pdhl tdk pkai payung, naik kendaraan umum tdk prnh bayar dsb tp kalau saya spt tdk bsa apa apa meski sdh belajar ilmu ghoib.
By: GUPITO on 24 Mei 2011
at 9:23 pm
@ Gupito: Assalamu Alaikum Wr. Wb. Menurut saya yang masih awam ini, kita semua tidak bisa apa-apa tanpa izin-Nya, karena semua itu hakikatnya bukan berasal dari kita, tapi dari Allah SWT. Semua amalan ini hanya sebuah sarana/alat/doa yang kita gunakan yang pada intinya sebagai wujud permintaan agar yang diniatkan dapat diijabahi. Jadi ingat kisahnya Sunan Bonang yang juga terdapat dalam Blog ini (lihat di Sejarah Walisongo) ketika itu terdapat percakapan seperti ini :
“Mana saya berani melawan Paduka, tentulah ombak badai yang menyerang kapal kami juga ciptaan Paduka, kesaktian Paduka tak terukur tingginya. Ilmu Paduka tak terukur dalamnya”, kata Brahmana Sakyakirti.
“Kau salah, aku tidak mampu menciptakan ombak dan badai”, ujar Sunan Bonang. “Hanya Allah yang mampu menciptakan dan menggerakkan seluruh makhluk. Allah melindungi orang yang percaya dan mendekat kepadaNYA, dari segala macam bahaya dan niat jahat seseorang!”
Mengambil makna dari cerita ini, kita memang tidak menciptakan keajaiban itu, tapi Allah SWT lah yang menciptakannya. Amalan kita hanya sarana/alat/doa yang dipanjatkan sesuai niat. Mohon maaf jika ada kata yang tidak berkenan di hati. Tolong diperbaiki jika menurut teman-teman yang lain tidak sesuai dengan apa yang diketahui. Mohon juga Guru Ki Umar memberikan pencerahan. Wassalamu Alaikum Wr. Wb
By: noris on 24 Mei 2011
at 11:22 pm
Wa alaikum salam wrwb
Keajaiban tidaklah selalu berbentuk kejadian-kejadian luarbiasa seperti itu. Anda saat ini masih bisa bernafas, sehat, makan-minum, tidur nyenyak, internet-an, belajar, berguru, mengkaji kitab, hidup dinegara damai itu semua juga berkah keajaiban dalam hidup yang patut disyukuri. Ingatlah diluar sana, berapa banyak orang sedang terbaring lemah di rumahsakit? tidak bisa makan, minum, tidur yang enak. Berapa juta orang di Palestina yang tidak bisa merasakan udara kebebasan, dicekam maut, dibombardir granat dan peluru? Jangankan internet-an, ingin sholat, mengaji dan belajar ilmu saja sulit. Seolah hidup hanya sekejap lalu mati! Mereka bertanya apakah tujuan dilahirkannya didunia? Bukankah setiap diri adalah avatar? Membawa pesan dan misi didunia?
Bisa jadi mereka lebih cepat menemukan jatidiri yang sejati (ingsun sejati) dalam kondisi seperti itu. Daripada anda semua yang hidup dialam damai, mengamalkan ilmu-ilmu ghoib tetapi tidak mengerti sejatinya tujuan hidup. Sebenarnya semakin jauh anda dari tujuan jalan spiritual ini. hanya mencari kesaktian dan kejadian diluar adat kebiasaan (khairul adat) tetapi tidak mengenal ingsun sejati-nya, apalagi mengenal Sedulur Sejati, Guru Sejati dan Sukma Sejati.
Aah…semua itu hanya ilmu ghaib palsu! Apanya yang sakti, kalau semua hanya boneka mainan dari Khodam JIN.
By: Ki UmarJogja on 25 Mei 2011
at 5:44 am
Penjelasan yang mantap.
By: BAHTIAR on 25 Mei 2011
at 6:23 am
@Gupito: Benarkah..? Hmmm.. Begitu ya? Semoga kita senantiasa selalu mendapat perlindungan dariNya. Amin
By: Deri on 24 Mei 2011
at 9:46 pm
@Noris: Setuju!!!
By: Deri on 24 Mei 2011
at 11:39 pm
@Gupito: Saya punya cerita, dahulu ditempat saya tinggal(Pagaralam, kec Tanjung Sakti) ada orang yg diberkahi kesaktian seperti yg anda katakan itu. Hidup sebatang kara, dia tidak mempuai keturunan dan istrinya telah lama meninggal. Banyak org yg telah ditolng, mereka ada yg ingin memberikan TV, Kulkas, bahkan sepeda motor. Namun dia lbh hidup jauh dari teknologi/barang elektronik seperti yg kita rasakan skg, hidup digubuk kecil dgn penerangan lampu lilin lbh membuatnya merasa nyaman ketimbang diterangi lampu pijar.
Banyak diantara penduduk desa yg melihat kesaktianya. Ya kesaktiaannya hampir sama dgn yg anda katakan, tp kalau yg naik angkot tdk byr itu dihilangkan saja.Hehe…
Dan. . . Saat Gunung Dempo hampir meletus, dia lah yg berperan sbg peredam gunung tsb, sehingga kami mengenalnya sbg”mbah marijannya warga Besemah”hehe(mana ya Musafir besemah?Kalau ada beliau pasti cerita ini lbh komplit,hehe)
Kini Gunung Dempo sudah adem ayem lagi, tapi semenjak itu dia”Kakek sakti”menghilang entah kemana. Ada yg bilang jd tumbal Jin Kaki Gunung Dempo, ada jg yg bilang menjelma jadi Penjaga Gunung Gempo… Hanya Allah yg tau . .
By: Deri on 25 Mei 2011
at 9:08 am
assalamualaikum @Noris @ki umar.. saya setuju dg anda berdua.
By: GUPITO on 26 Mei 2011
at 7:47 pm
@gupito: ^_^ tetap semangat ya kang…
By: Deri on 26 Mei 2011
at 8:28 pm
Ass.. saya coba tetap semangat, meski otak terasa sakit dan badan terasa panas dingin memikirkan hdup ini krn nyari jdoh dan rejeki semakin sulit. kadang saya kalau nyari jdoh, saya sering ditipu, dipermainkan dan dikhianati teman teman yg akan membantu saya nyari jdoh.
By: GUPITO on 28 Mei 2011
at 11:38 pm
Kadang mslh jdoh bkin saya terpuruk, tdk punya semangat hdup, hdup segan mati tdk mau. kmdian saya susah payah selama berthn thn berusaha bangkit dari keterpurukan, membangun semangat hdup, memupuk rasa percaya diri dan berusaha bangkit lg utk nyari jdoh lg tp ternyata blm apa apa saya sdh dikhianati teman yg akan membantu saya nyari jdoh shg saya terpuruk lg.
By: GUPITO on 28 Mei 2011
at 11:49 pm
@Gupito: Kang Gupito blm tidur jam segini..? Pasti nungguin final liga champion MU Vs Barca, hehe
Monggo, kita nonton dulu kang, bentar lagi mulai nih…
By: Deri on 29 Mei 2011
at 1:27 am
Skor sementara 1-1. . .
By: Deri on 29 Mei 2011
at 2:52 am
Aduh… Skor 3-1, MU kalah nih. . .
By: Deri on 29 Mei 2011
at 3:21 am
Dan akhirnya Barca menang 3-1 atas Manchester United, hiks hiks…
Informasi utk Ki Umar, ada artikel terbaru di KWA mengenai silsilah keturanan iblis/setan/jin menurut “Serat tempel Adam”.. Saya harap Ki Umar memberikan komentnya, untuk memotivasi semangat para sedulur semua agar dengan mengetahui silsilah tsb maka semakin menumbuhkan keimanan kita kepadaNya…
By: Deri on 29 Mei 2011
at 3:40 am
Ki Umar, assalamu’alaikum wr. wb.
Saya pewaris RasaSejati Ki. Ingin BERBAGI CERITA. Tadi malam jam 22.30 saya berdiri di depan/halaman rumah. Saya menghadap ke atas melafadzkan Hizb Maghrobi 41 kali, saya menghadap ke arah barat. Ternyata di suasana yang diselimuti mendung dan bintang tidak kelihatan, selah Hizb saya baca di hitungan 5-10 kali … saya melihat seberkas (seolah-olah) seperti BINTANG JATUH. Kecil bendanya, agak kekuning2an ke arah kemerah2an warnanya. Timbul tenggelam timbul tenggelam akhirnya hilang.
Anehnya (karena saya pernah melihat bintang jatuh) yang biasanya bintang jatuh itu lurus sampai habisnya … benda yang saya lihat ini BERBELOK sekian derajat ke arah barat laut. Mohon dilihat Ki, apakah itu gerangan? Kalau itu bintang jatuh, tentu benda itu tidak berbelok seharusnya. Di daerah saya sedang terjadi apa … He.he.
Pada malam ketika tidur … kemudian saya bermimpi melihat LANGIT penuh dengan BINTANG GEMINTANG, seolah-olah langit ter-peta-kan … INDAH CERAH. Subhanallaaah …
Catatan: Kurikulum yang telah saya jalankan:
1. Sayyidul Istighfar (habis sholat)
2. Ismul A’dzom (habis sholat)
3. Asma Sirr (habis sholat)
4. Hizb Maghrobi …
Ilmu Sholawat Nurid Dzaat, sedang saya hafalkan dan persiapan untuk lelaku-nya.
Terima kasih Ki Umar atas segala sharing dan kurikulum yang lebih memudahkan kami-kami. Semoga Ki Umar dan keluarga selalu dalam lindungan-Nya dan diberikan kesehatan yang prima.
Alfatehah sent.
Wassalamu’alaikum,
Satrioaji
By: Satrioaji on 29 Mei 2011
at 4:49 am
Wa alaikum salam wrwb
Ya, bisa jadi itu pertanda akan suatu hal dalam suatu wilayah. Bisa pula untuk tanda perorangan. Bila saat itu hati anda tenang dan tentram bisa bermakna kebaikan, tetapi bila sebaliknya hati menjadi galau dan risau bisa berarti tanda keburukan. Sebab apa yang terlihat adalah efek dari pancaran ruhani diri pribadi, sebagai tanda yang berasal dari Yang Maha Kuasa.
Nuwun,
By: Ki UmarJogja on 30 Mei 2011
at 5:20 pm
Hmmm … mau ada apa ya? Saat ini saya sih tenang Ki, tidak ada yang saya risaukan dalam keseharian maupun masa depan. Insya Allah dengan mengamalkan ilmu RasaSejati; saya disadarkan akan keagungan Tuhan YME.
Terima kasih Ki Umar. Salam ta’dzim guru. Wassalam, Satrioaji
By: Satrioaji on 30 Mei 2011
at 7:42 pm
Assalammu`alaikum Mas Satrio ..
Gimana Kabar ? Panjenengan sekarang sudah menjadi Pewaris Resmi dari Ki Umar ya ? Wah tinggal giliran saya yg belum menyusul, hehe .
Wah .. Pengalaman jenengan yg menarik, bisa melihat bintang jatuh sepertti di film meteor garden, haha. Tapi kata komentar temen-temen disini pengamal hizb maghrobi, katanya badan yg gak kuat bisa kepanasan ya ? punggung kayak dikasih balsem gitu rasanya ? Tapi Saya juga tertarik dgn tuah amalan hizb maghrobi, Insya Allah tidak lama lagi saya amalkan .
@ Ki Umar , ilmu supranatural atau hizb/asmak itu tidak ada yg lebih kuatan mana ya ? Tapi masak benar ki ? Masa hizb Maghrobi sama Asmak Sunge Rajeh atau Hizb Suryani/Perang itu sama saja ndak ada yg lebih dominan kuatan mana ? Mohon pencerahannya Ki ?
By: imam sidiq on 1 Juli 2011
at 11:54 pm
@Mas Imam Sidiq. Kabar saya hari ini Insya Allah lebih baik. Alhamdulillah. Iya, saya sudah disahkan menjadi pewaris resmi dalam keilmuan RasaSejati. Ditunggu Mas Imam gabungnya yah. Hanya saya belum tahu NIP (nomor induk pewaris) he.he. Karena saya memang tidak tanya sih. Sing penting Ilmunya, kalaupun tidak kenal NIP saya, Insya Allah Ki Umar pasti tahu gelombang ruhiah para pewaris. Lihat komen saya di Sholawat Nuridz Dzaat, dimana Ki Umar tahu tuh tentang gelombang saya. He.he.
Insya Allah saya ada tips begini, saya selalu menulis dan mengatakan begini: “Apa yang aku yakini pasti terjadi” … ketika itu saya gabung dengan wirid-wirid Asma/Hizb, sepertinya kayak penambah amunisi. Di pewaris, ada Kuncian rapal Mas (khusus pewaris).
Maaf, mengomentari tentang mana yang TOP antara Asma/Hizb, lebih detail ke ASR/HM atau Asma Suryani, sebetulnya itu seperti menu makanan saja Mas. Saya sendiri (kata Ki Umar) Asma Suryani yang saya dapat dari Kyai saya jaman baheula … malah BERKEMBANG dan menjadi KUAT tatkala saya gabung dengan keilmuan RasaSejati. Bagus kan? Ini anugerah Mas. Ki Umar mohon koreksi jika salah. Jadi ilmu2 yang selaras dengan keilmuan RasaSejati, dengan menekuni ilmu-ilmu di blog ini, malah semakin mencorong PAMOR-nya. Ya tugas kita tinggal menggunakan untuk menjadi rohmatan lil alamiin saja toh.
Kembali ke antara Asma atau Hizb, itu lebih ke kecocokan saja Mas. Jangan dipaksakan. Dan Insya Allah semua ngelmu di RasaSejati ini telah melalui tahap RESEARCH panjang dari Ki Umar. Ini sudah paket, tinggal kita lakukan. Di pewaris diajarkan koq Mas.
So, selamat menikmati bergabung bersama kami ya Mas.
Wassalam,
Satrioaji
By: Satrioaji on 2 Juli 2011
at 6:13 am
Terimakasih Mas Satrio ..
Semoga Jenengan bisa istiqomah dalam mengamalkan sebuah ilmu , lebih-lebih ilmu tersebut dapat dimanfaatkan/diaplikasikan dalam membantu kehidupan sehari-hari, bukan hanya waktu awal-awal saja digunakan . Ohya Ngomong-ngomong Saya boleh tahu alamat email panjenengan ? buat silaturrahim lewat email ..
Nuwun ,
By: imam sidiq on 2 Juli 2011
at 6:32 am
@Kang Satrioadji: Hmmm… Pengalaman yg mantapz!
Saya juga pagi ini merapal HM, yg saya rasakan hawa panas dari sebelah kiri mengarah ke pipi saya…
Nanya juga ah sama Guru, hehe… Hawa apa kah itu guru?
By: Budi on 29 Mei 2011
at 5:30 am
Aduh… Gara2 hape dipakai teman lupa ganti nama akhirnya nickname berubah jadi “Budi”, hehe
@Kang Satrioadji: Maaf kang, yg koment itu saya”Deri”,hehe…
By: Deri on 29 Mei 2011
at 5:34 am
@Sedulur Semua: Selamat pagi semua… Salam semangat meriah dari saya! Bagi para sedulur yg mendukung MANCHESTER UNITED harus ttp semangat walau dikalahkan BARCA… Hehe
Semangat!!
By: Deri on 29 Mei 2011
at 5:40 am
Mohon maaf pda Ki Umar tlong ki umar telusuri. Ternyata banyak yang posting keilmuan ki umar, mereka membuat blok sendiri dengan mahar 1 juta keatas. apakah sudah di izin ki umar apakah belum..? jangan smpai banyak korban berjatuhan. saya mengharap bantuan ki umar terhadap tindakan dari orang orang tidak brtanggung jawab ini, demi menjaga nama baik KI Umar. coba klik Kolom Interaktif ki umar komentar dari Satrio Dewo. contoh keilmuan ki umar mereka bajak :
MANTERA ANAK REWEL, WIRID BEBAS HUTANG dan lain lain.
Ragil Apriliana, Ki Sukma Permadi dan Satrio Dewo
ALAMAT PRAKTEK:
Jl.Pura Puseh
Ds.Sumber Jaya
kec.Pulau Besar
kab.Belitung
BANGKA BELITUNG
Contack:
Hp.085722163464
Hp.081373994670
By: santoso on 29 Mei 2011
at 4:42 pm
assalamualaikum ki,
semoga aki dalam keadaan sehat.
kemarin malem ane mimpi bisa nyembuhin orang kesurupan pake hizib maghrobi tingkat 1.
tapi ane belum ngamalinnya cuman baru ingat aja.
abis mau ngikuti kurikulum ilmu dari aki.
dan ane baru nyampe shalawat nuridzzati, itu aja belum selesai sampai – sampai ane mengulang sampai 3 kali masih aja gagal di hari terakhirnya karena ga kuat akan
ngantuk nya jadi baru wirid ampe sekitar 500 udah ngantuk duluan
dan langsung tidur.
mudah – mudahan ane bisa menyelesaikan riyadoh shalawatnya ki.
mohon doa restunya aja ki.
By: BAHTIAR on 30 Mei 2011
at 1:39 am
Wa alaikum salam wrwb
Hehe.. tidak perlu risau dan tergoda, nanti bila saatnya tiba akan datang juga panggilan derma seperti itu. Saat ini fokus saja untuk menyempurnakan keilmuan anda.
Seperti kata mas Deri : Tetap Semangat !! Hehe..
Nuwun
By: Ki UmarJogja on 30 Mei 2011
at 5:23 pm
stelah mngamalkan HM1 saya merasa lebih percaya diri ki,,,
makin sreg dg HM,,,
By: robby13 on 31 Mei 2011
at 5:45 pm
Semoga semakin bermanfaat
By: Ki UmarJogja on 1 Juni 2011
at 6:58 am
saat mgamalkan walau udara dluar dingin tp dsekitar badan seolah terselubung mantel hangat guru, setelah mengamalkan saya merasa tatapan mata lebih tajam dan suara semakin berat…
mmg benar ngelmu harus drasa sendiri…
trmkasih guru,,
By: robby13 on 1 Juni 2011
at 6:51 pm
Ilmu yang sejati selalu melibatkan rasa pribadi.
By: Ki UmarJogja on 5 Juni 2011
at 10:43 am
Ass.. sorry saya malah membahas mslh cewek terus. kemarin malam saya tiduran sambil baca ASR dan HM sampai tertidur, saya mimpi menyanyikah beberapa lagu barat dg baik dan fasih dan lagu lagu itu saya blm prnh dengar sebelum nya.
By: GUPITO on 3 Juni 2011
at 10:30 pm
Tadi saya ngamalin HM ada yg nyentuh siku saya, kirain kucing tapi ternyata gk ada apa apa.
By: GUPITO on 4 Juni 2011
at 1:39 am
Ki Umar,
Saya mau PROTES … Karena membaca Hizb Maghrobi … lha koq lampu mobil dinas saya bagian atas MATI semua? Untung diganti gratis. Kalau saya beli sendiri berapa tuh. He.he. Padahal hizb saya lafalkan tidak dekat-dekat amat. Saya percaya tidak ada yang kebetulan tentang hal ini.
Sedulur semua, hati-hati merapal Hizb Maghrobi di dekat-dekat benda-benda elektronik. Saya YAKIN & PERCAYA bahwa pengamal Hizh Maghrobi harus benar-benar dituntut kedewasaan dalam bertindak dan berucap. Karena efek ini sangat dahsyat.
Ki Umar, mohon bimbingan – saya ingin rapalkan selama 40 hari di halaman rumah dengan 41x rapalan setiap malam, mohon dibimbing ya Ki – apakah kalau merapalkan harus diam atau boleh jalan-jalan sedikit. Tujuannya agar ilmu ini melekat memberikan aura dan tentu diberkahi Allah SWT. Mohon perkenan tambahan Ki Umar, jika lelaku seperti di atas saya kerjakan, apakah ada hal yang tidak baik?
Selama ini tidak ada yang jahat terhadap saya, namun sedia payung sebelum hujan adalah hal terbaik yang pernah diajarkan orang tua saya … termasuk melengkapi diri dengan ngelmu sejati ini.
Wassalam,
Satrioaji
By: Satrioaji on 5 Juni 2011
at 1:12 pm
(garuk-garuk kepala..)
Lah..saya tidak punya uang untuk mengganti kerusakannya mas Aji 😀
Mengenai aplikasi praktek itu bebas, semampu dan sebisa anda.
Monggo, kami nantikan penjabaran pengalaman spiritual anda selanjutnya. Nuwun,
By: Ki UmarJogja on 6 Juni 2011
at 3:39 pm
Hmm… Guru, hari ini saya dipertemukan didunia maya dengan salah satu sesepuh blog tetangga, kami membahas soal HM, beliau juga memberi tahukan cara untuk mengetahui apakah hizib HM ini sudah menyatu apa belum, namun beliau adalah pengamal HM versi cirebon…
By: Deri on 6 Juni 2011
at 4:39 pm
Mas Deri, saya tertarik cara mengetahui apakah sudah masuk apa belum. Bagaimana caranya.
Terima kasih,
Satrioaji
By: Satrioaji on 7 Juni 2011
at 3:03 am
assalamualaikum
waduh kalo membaca pengalamannya mas Satrioaji, jadi berpikir 2x nih kalo dengerinnya pake hape,, mana udah lewat garansi lagi..
hehehe..
By: r1ph on 6 Juni 2011
at 7:48 pm
Hahaha… 😀
Jadi ingat dulu pertama kali merekam lafadz HM ini, HP adik saya juga rusak. Benar-benar fenomena yang sungguh-sungguh terjadi.
Saya rasa butuh pengendalian diri dalam mengamalkan ilmu ini.
By: Ki UmarJogja on 8 Juni 2011
at 11:44 am
Ki Umar & Teman-Teman
Ini sharing yang Insya Allah berguna, dan semoga Ki Umar berkenan memberikan masukan & wejangan.
Saya punya CARA memakai salah satu Ilmu RasaSejati. Kata Ki Umar, aplikatifnya terserah kita kan. Sampai dengan saat ini, saya setiap pergi lama dari rumah bareng-bareng seluruh keluarga. Saya selalu memagari rumah (di pintu rumah) dengan membacakan doa yang saya pernah di-ijazahi oleh guru saya.
Kemudian ada seorang teman saya dari Merpati Putih yang melihat dari jarak jauh akan kondisi rumah saya tersebut, terus dia bilang begini: “Mas, itu pintu rumahnya dikasih apa?” … Iya Pak, itu saya kasih garis pagar bacaan doa agar selamat isi rumah.
Naaah, mungkin dengan KEYAKINAN … Mas/Bapak semua bisa memakai salah satu ilmu di RasaSejati ini untuk melakukan seperti yang saya lakukan. Asal jangan Hizb Maghrobi atau ASR loh, karena kan gak boleh dirapal di dalam rumah? He.he.
TAMBAH: Ki Umar, mohon berkenan dilihat jarak jauh Ki – keadaan ruhani rumah saya Ki, mohon doanya Ki Umar & sedulur semua. Syukron jazakallaah.
Wassalam,
Satrioaji
By: Satrioaji on 7 Juni 2011
at 3:18 am
Salam pamuji rahayu,
Ya, ilmu ghaib adalah olah rasa dan olah batin. Apa yang anda yakini & terbesit dalam batin bisa saja akan terjadi betul. Maka bagi para pengamal ilmu hikmah keghaiban harus bisa mengendalikan pikirannya.
Salah satu caranya dengan tekun lelaku. Misalnya :
– Puasa, (mengendalikan nafsu badan / babagan hawa 9).
– Melek (mengendalikan nafsu sifat, malas, tidur, dll).
– Tapa / Meditasi / sembahyang (mengendalikan nafsu pikiran jahat).
Dalam Sanggar RasaSejati ada teknik Meditasi Mata Alam, berfungsi melatih pikiran yang direfleksikan melalui pandangan mata.
Pernahkah anda memperhatikan mata para sesepuh, paranormal dan orang sakti? biasanya mereka memiliki pandangan mata yang sangat tajam. Seakan-akan menembus dinding jiwa kita. Tatapannya seakan-akan menelanjangi diri kita, seolah-olah tidak ada hal yang bisa kita tutupi (bohongi) dihadapannya. Dari mata saja sudah bisa dilihat seberapa kuat keyakinan dan tekad seseorang atas apa yang diyakininya.
Inilah salah satu rumus mekanisme dunia ghaib : “Apa yang anda yakini, niscaya bisa terjadi betul”
Maka aplikasikanlah ilmu dengan baik dan benar. Mengenai tatacara itu sesuai dengan pengetahuan dan pengalaman anda masing-masing. Kelak anda akan menemukan sendiri cara yang paling tepat & sesuai dengan diri anda.
Nuwun
By: Ki UmarJogja on 8 Juni 2011
at 12:02 pm
Assalamu’alaikum Wr Wb…Alhamdulillah saya juga pernah waktu menghapal Hizib Maghrobi dan ASR didalam rumah dan Alhamdulillah hasilnya rumah saya yang saya kontrakin pada retak semua 🙂 ….makanya sejak saat itu saya coba mewiridkan diluar ruangan…..
By: A. Nauval on 7 Juni 2011
at 8:00 am
@A.Nouval: pengalamannya sama dgn saya… Hehe
@Kang Satrioaji: hmmm… Gimana yach? Karena sesepuh yg sya temui ini adalah pengamal HM cirebon… Jadi, utk aplikasi uji udah masuk blm ilmu gak sya coba kang. Sekedar senang berdiskusi saja dgn para sesepuh, hehe…
Beliau bilang kalau udah sempurna maka khasiat kekebalannya bkn hanya meliputi kulit, daging, atau tulang. Tapi juga ke bagian rambut. . .
Saya juga baru tau dari beliau kalau HM cirebon ada 8 tingkat…
Nama beliau adalah Ki Karang Jati
By: Deri on 7 Juni 2011
at 8:23 am
@kang Satrioaji: Ini saya share caranya kang, tapi saya tidak tau apakah aplikasi semacam ini juga ampuh untuk HIZIB Magrobi selain versi cirebon…
1. tangan kiri ambil rambutnya sejumput loh artinya lebih dari 2 atw 3 helai,
2. lalu goresan pertama ke kiri BIASA SAJA asal nempel JGN ditekan !!!
klu sdh tdk ada yg putus baru gores ke dua
3. ke arah kanan PAKE PENEKANAN silet ke rambut KEKANAN
kedua baru diTEKAN
diawali dg niat : membaca hm crb utk kekebalan pada rambut trs baca 3x sambil tahan napas… selama digores HARUS TETAP TAHAN NAPAS
bisa dicoba dengan silet, cutter, maupun pisau dapur, hehe
selamat mencoba kang, saya tunggu hasilnya..
By: Deri on 7 Juni 2011
at 4:40 pm
Terimakasih banyak mas Deri atas sumbangsihnya, insyaAllah menjadi tambahan pengetahuan yang bermanfaat bagi para sedulur pengamal HM.
Nuwun
By: Ki UmarJogja on 8 Juni 2011
at 12:07 pm
Ass.. saya kmren malem dimintai tolong teman saya yg krja di jkt utk mengusir org2 yg berisik ngobrol pd ngumpul di depan kontrakan nya beberapa jam kmdian org itu salah satu pindah kontrakan.
By: GUPITO on 9 Juni 2011
at 12:16 am
Saya pkai HM mengusir org itu.
By: GUPITO on 9 Juni 2011
at 12:19 am
Kalau pagar ghoib asr ada sosok berjubah putih, kalau hm ada sosok membawa pedang.
By: VENDRA on 9 Juni 2011
at 10:49 pm
@Gupito & Vendra : ? ? ?
By: Deri on 9 Juni 2011
at 11:02 pm
By Vendra: “Kalau pagar ghoib asr ada sosok berjubah putih, kalau hm ada sosok membawa pedang.”
Maksudnya apaan ini Mas. 🙂 Kata Ki Umar, kalau kita sudah membaca itu, semuanya serahkan Allah SWT dan kalau pun ada pertolongan Allah SWT itu terserah Allah, mau menolong lewat jalan apa saja toh.
Salam,
Satrioaji
By: Satrioaji on 10 Juni 2011
at 2:34 am
Salam,
Intinya segala tuah & khasiat dari merapal ilmu ghaib, kita sandarkan kepada kekuasaan Gusti Allah. Pertolongan dariNYA atas apa yang kita hajatkan bisa melalui perantara apa saja, termasuk khodam. Sebab khodam juga makhlukNYA, sama seperti manusia, binatang, tumbuhan dan alam semesta seisinya.
Kita tidak perlu mengharap-harap kehadiran bantuan khodam dalam upaya berdoa, sebab itu artinya mendekte Tuhan. Bahkan menjadikan Tuhan sebagai budak pembantu yang bisa disuruh apa saja, Itu namanya manusia lupa diri. Berdoalah kepadaNYa, dan serahkan keputusan mutlak dari doa itu kepadaNYA. Itulah tawakal.
Kehadiran Khodam dalam amalan ilmu sangat mungkin terjadi. Tetapi yang penting hal itu dibuktikan sendiri kebenarannya. Bukan sekedar kata si A, si B. Agar anda tidak gila. Banyak orang merasa punya khodam atau sering mendapat wangsit dari Khodam Wali, padahal sejatinya hanya menuruti bisikan nafsu sendiri. Lama-lama menjadi gila, sebab tidak bisa lagi membedakan antara realita & imajinasi. Tidak bisa membedakan bisikan hati nurani dan bisikan hawa nafsu. Itu khan gawat?
Sebaik-baik mempelajari ilmu hikmah adalah yang melibatkan Rasa Pribadi.
Nuwun,
By: Ki UmarJogja on 10 Juni 2011
at 6:59 am
Maksud saya, kalau bkin pagar ghoib dg asr akan muncul sosok berjubah putih, kalau bkin pagar ghoib dg hm akan muncul sosok membawa pedang.
By: VENDRA on 10 Juni 2011
at 12:50 pm
Assalamualaikum.. saya jd teringat kata kata KiUmar, yg nama nya keajaiban bukan hal hal yg aneh aneh saja, tapi hal hal yg sepele dan tiap hari terjadi (makan, minum, nntn tv, jalan jalan, intrntan dll) juga termasuk keajaiban dan merupakan kebesaran Alloh. saya sngt setuju dg pendapat KiUmar.
By: GUPITO on 16 Juni 2011
at 4:26 pm
assalamu’alaikum…… ki umar.
alhamdulilah saya uda dkasi izin ngamalaken ilmu saking ki umar.
atas nama ganda. maaf ki itu nama samaran. nama saya sesungguhnya ridwan. saya bingung setiap posting selalu ilang. makanya nama saya, saya samakan dengan nama email…
berarti boleh sekarang ki umar saya panggil guru, bisa memanggil guru pada ki umar ialah kebanggaan bagi saya….
nuwun
By: eko wahyu on 18 Juni 2011
at 9:04 pm
Wa alaikum salam wrwb
Jangan sungkan. Disini kita sama-sama sedang belajar. Di blog ini duduk sama rendah, berdiri sama tinggi. Bila saya banyak bicara dalam forum ini, bukan berarti saya yang paling benar atau paling pintar. Saling melengkapi saja sesuai dengan pengetahuan dan pengalaman masing-masing. Semoga melalui blog ini kita mendapatkan tambahan ilmu dan pengalaman.
Nuwun
By: Ki UmarJogja on 21 Juni 2011
at 8:51 am
Amien…..mugi2 ALLAH SWT.. pinaring rahmat …
By: EKO on 24 Juni 2011
at 12:24 am
HM 2 emang dingin, hati tentram aja bawaannya…..
By: robby13 on 27 Juni 2011
at 6:54 pm
Ki Umar, karena ngelmu adalah keterkaitan dengan rasa di hati .. akhir-akhir ini saya merasa dengan benar …. ada suara saya yang berubah … lebih mantap begitu. Benar kata Mas Robby.
Benar kan Ki Umar? Salam ta’dzim untuk Ki Umar. Alfatekah sent.
Wassalam,
Satrioaji
By: Satrioaji on 28 Juni 2011
at 7:23 am
Iya, mengamalkan ilmu hikmah dan olah batin sangat erat dengan RASA (rahsa). Maka bila mengamalkan ilmu tetapi tidak bisa menghayatinya maka bisa berujung sia-sia, tidak ada yang didapat kecuali lapar dahaga, lelah dan capek selama ritual.
By: Ki UmarJogja on 30 Juni 2011
at 11:50 am
Assalamu’alaikum Pak..
Sebelumnya terima kasih banyak atas ijazah dari Pak Umar. Saya masih nglakoni dalam tahap permukaannya saja Pak. Belum mampu sampai ke isinya (pasti isinya lebih keren lagi!!). Nglakoni tahap permukaannya (meskipun belum sempurna) memberikan efek positif dalam diri saya. Jadi semangat dan betah dalam ibadah.^_^
Terima kasih banyak Pak
By: Dewi on 1 Juli 2011
at 10:48 am
Wa alaikum salam wrwb
Alhamdulillah. Kami turut bahagia mengetahuinya.
Sebenarnya tidak ada istilah ilmu permulaan ataupun ilmu pamungkas di RasaSejati. Suatu amalan ilmu akan tetap memberi manfaat bagi kehidupan anda bila diamalkan dengan tekun / istiqomah, apapun itu jenis ilmunya. Jadi jangan terpukau dengan ilmu-ilmu yang katanya heboh / sakti.
Amalan seperti istighfar & doa pembuka hijab saja bila berhasil membuka hijab diri, efeknya anda bisa saja melebihi mereka yang sudah sering mewirid ASR dan Hizib setiap hari.
Tetaplah bersemangat dalam berikhtiar & berdoa.
By: Ki UmarJogja on 8 Juli 2011
at 6:55 am
Ki Umar .. Nuwun Sewu Mohon Maaf , HM di Aki itu ada 3 tingkatan atau 2 tingkatan ? Terus bedanya HM-HM yg beda versi itu terletak dimana ya perbedaannya di tuahnya ?
Nuwun ,
By: imam sidiq on 2 Juli 2011
at 6:59 am
quote jawaban Ki Umar 30 Mei 2011 jam 5.20pm:
=================
Ya, bisa jadi itu pertanda akan suatu hal dalam suatu wilayah. Bisa pula untuk tanda perorangan. Bila saat itu hati anda tenang dan tentram bisa bermakna kebaikan, tetapi bila sebaliknya hati menjadi galau dan risau bisa berarti tanda keburukan. Sebab apa yang terlihat adalah efek dari pancaran ruhani diri pribadi, sebagai tanda yang berasal dari Yang Maha Kuasa.
Nuwun,
=================
<>
Assalamu’alaikum Ki Umar,
Salam ta’dzim semoga Ki Umar dalam keadaan sehat walafiat seluruh keluarga.
Menilik kembali jawaban Ki Umar ini, saat ini memang terjadi sesuatu di lokasi (WILAYAH) kerja saya kan Ki. Subhanallah, memang ilmu di Rasa Sejati terbukti memberikan efek pancaran ya. Karena Ki Umar sudah tahu tentang saya & pekerjaan saya, saya tidak perlu menyebutkan secara detail, karena terkait dengan kode etik tempat saya bekerja …
Mohon izin kepada Ki Umar untuk saya mengajukan pertanyaan: Apakah saya perlu segera pergi sementara dari wilayah ini, apakah kondisi akan semakin tidak bagus?
Mohon jawaban Ki Umar. Mohon maaf kalau pertanyaan saya kurang b erkenan.
Wassalam,
Satrioaji
By: Satrioaji on 7 Juli 2011
at 4:05 am
Wa alaikum salam wrwb
InsyaAllah keselamatan dan kesejahteraan anda sekeluarga masih terjaga. Cukup tingkatkan kewaspadaan saja mas Aji.
Nuwun,
By: Ki UmarJogja on 8 Juli 2011
at 7:03 am
assalmualaikum.wr.wb.
slmt mlm ki..nich sy mau tny sesuatu ki.seumpama sy ditodong orng jahat atau mau merampok sy,saya hrus gmn ki.klau sy mau baca HM itu dlm hati ap lisan ki.ap HM bs buat menghadapi semacam itu ki.makasih
*wasslmualaikum.wr.wb.
By: ari on 12 Juli 2011
at 1:36 am
Wa alaikum salam wrwb
Selama perjalanan spiritual saya, hampir setiap ilmu hikmah mengandung daya penolak bala’, dihindarkan dari kejahatan.
Bila Allah telah menghendaki anda dalam kondisi terjebak seperti itu maka baca saja HM, insyaAllah tetap selamat.
Namun bila anda berusaha menantang (mencari) masalah bisa jadi malah maut yang akan menjemput anda.
Nuwun,
By: Ki UmarJogja on 15 Juli 2011
at 9:30 am
Oh, kalau menantang malah tidak boleh ya Ki Umar? Alhamdulillah saya membaca komentar Ki Umar yang ini.
Wassalam,
Satrioaji
By: Satrioaji on 19 Juli 2011
at 3:57 pm
Intinya jangan suka mencari-cari masalah mas. Sebab yang namanya “masalah” itu tidak dicaripun malah datang sendiri. Hehe… inilah kehidupan.
Bukan begitu mas Aji?
By: Ki UmarJogja on 22 Juli 2011
at 1:16 pm
Yth. Ki Umar…
Ass.Wr.Wb
Satubulan ini saya jadikan HM sebagai amalan/wirid…sesudah shalat 7 kali,,,dan kalo Habis Isya dan Subuh dibaca…minimal 100 Kali,,,,
Allhamdulillah tanpa saya sadari,,,banyak perubahan positif dalam diri dan aktifitas saya sehari-hari .
Contohnya…pada satu Majelis Dzikir di Malam Jum’at ,jamaah bergantian untuk mahabbah dan konsultasi pada sesepuh dari Majelis tersebut….Namun mengingat saya juga ditunggu urusan,…jadi saya berharap bisa cepat selesai…tp antrian nya begitu banyak dan panjang….akhirnya saya coba baca HM 3 kali dan berdoa semoga saya dipanggilll,,,,,hihih….ternyata Kiai /Sesepuh tsb celingukan seolah2 mencari seseorang…dan ketika melihat saya…beliau bilang,,,”kamu maju ..duluan aja…”,,,dengan cengar cengir saya maju ..Allhamdulilah itu adalah salah satu manfaat yang bisa saya sharing pada pengunjung Rasa Sejati
Ki..sudah hampir 4 Bulan saya amalkan HM1…saya merasa perlu untuk mengamalkan ASR dengan intensif…karena bathin saya sudah merasa mantap dgn HM1…semoga proses adaptasi ASR bisa lbh lancar tanpa ada kendala…
Ki..apakah ada informasi/dalil yang shahih jika saya kirim fathehah pada yang masih hidup..karena saya merasa ingin berterima kasih pada ybs dan sebetulnya sudah bertahun tahun saya lakukan,,” contohnya seperti ini ; Khususon/Illa Hadlloroti Ahli Dunya si Fulan bin si Fulan , Al Fathehah..”
Wassalam..
By: A.Dharmawan on 13 Juli 2011
at 11:14 am
Wa alaikum salam wrwb
Terimakasih banyak mas Dharmawan telah berkenan berbagi cerita pengalaman ruhani. Teriring doa semoga ilmu-ilmu yang telah anda amalkan senantiasa bermanfaat dan memberkahi kehidupan anda sekeluarga. Salam takzim untuk segenap Guru anda. Semoga limpahan rahmat kasihsayang Allah senantiasa tercurah untuk beliau.
Untuk dalil lebih tepat ditanyakan kepada ahli agama saja mas.
Nuwun,
By: Ki UmarJogja on 15 Juli 2011
at 9:37 am
Maaf Bos, Mau tanya ..
Tentang HM, Saya ada 2 manusia yg bersedia menolong saya dgn amalan HM .
Yg pertama dari blog website wong alus / kwa , yaitu HMnya ditulis dan ada tata cara pengamalannya lengkap plus ijazahannya . Gratis sih, cuma lewat blog saja tidak bisa dihubungi lewat telpon/datang langsung, jikalau nanti ada efek diluar dugaan dari HM, buat jaga-jaga Ki .
Yang kedua, ada seorang teman dari Kalimantan, dia selain mengijazahkan HM Juga bersedia diajak konsultasi/bimbingan menuntun saya agar HMnya bisa terkendali/terkontrol agar tidak terjadi efek gaib yg diluar perkiraan trhdp saya .
Nah, diantara 2 pilihan tsb, saya pilih yg mana Ki ? Apa bedanya ngambil HM di artikel internet dgn HM Yg langsung diijazahkan sama seorang guru ?
Makasih Ki .
Mohon maaf apabila ada salah kata .
By: Mas Imam on 19 Juli 2011
at 9:18 am
Salam,
Tentu pilih yang ada Guru yang bersedia membimbing.
Sebuah tuah khasiat ilmu bukan semata-mata karena ilmu itu hebat, tetapi juga keberkahan dari DOA SANG GURU.
Arti IJAZAH ILMU adalah melimpahkan ilmu beserta khasiat yang terkandung didalamnya kepada murid. Jadi khasiat-khasiat yang pernah dirasakan oleh sang GURU akan menurun kepada diri sang murid. Itulah mekanisme dari suatu Pengijazahan ilmu ghaib.
Jika anda belajar dari buku atau artikel internet tanpa Guru pembimbing, saya rasa sangat sulit mendapatkan tuah-tuah tersebut. Jauh lebih cepat mewarisi dari seorang Guru, daripada membuka jalan sendiri yang masih gelap dan samar.
Tentu masih banyak kelebihan yang lain dari belajar kepada seorang Guru. Dan ingatlah untuk memberikan tanda terimakasih bila suatu saat anda telah merasakan manfaat dari ilmu yang diijazahkannya. Kesuksesan dan keberhasilan anda tidak lepas dari doa restu para Guru anda.
Semoga jalan spiritual anda lebih terbuka lebar.
By: Ki UmarJogja on 22 Juli 2011
at 1:35 pm
assalamu’alaikum wr wb.
salam buat Ki Umar semoga slalu dalam keadaan sehat wal afiat. Aamiin.
salam juga buat para sedulur smoga pada sehat-sehat semua,.. Aamiin.
…
ki, saya ingin sedikit bercerita mengenai mimpi saya malam ini,..
Saya mimpi kami di teror sma wanita bruang,. Dia mencari korban buat dijadikan budak dan ada juga yg dimangsa.,. Singkat cerita, saya kena tangkap tpi saya bsa meloloskan diri dg 1 tmen lain.
stelah itu, tiba2 saya ada di dlam sbuah bangunan yg sudah di kpung sama bruang, sa2t itu sya menjadi bingung harus bgaimana,.. Serta merta saya membaca HM 1 dg lantang, sketika itu juga bruang jadi pada mungkur menjauh,.. Tp ktika saya tdk baca HM lagi, bruangnya ngejar lagi, bgitu sterusnya.
Nah, slanjutnya saya brtemu lagi sama gadis bruang dalam mode manusia n para bolo_nya,..
Si gadis bruang slalu brusaha menggigit saya, tetapi dalam setiap usahanya itu saya bsa mencegahnya,..
Disaat itu juga saya melihat ayah saya, dan anehnya bliau tak membantu saya, bliau melindungi seorang anak tetangga yg masih kecil, dngan cara membawa anak kecil itu menjauh dri kerumunan gadis bruang dan patner,..
Nah itu lah sekilas mimpi yg sya alami, mohon kiranya ki umar brkenan untuk mengurai maknanya,..
trimakasih sblumnya ki,.. assalamu’alaikum wr wb.
salam buat Ki Umar semoga slalu dalam keadaan sehat wal afiat. Aamiin.
salam juga buat para sedulur smoga pada sehat-sehat semua,.. Aamiin.
By: A_Husein on 20 Juli 2011
at 2:27 am
Wa alaikum salam wrwb
Hati-hati mas bisa jadi akan ada fitnah yang menimpa anda dan keluarga. Mulai amalkan Hizib Maghrobi tingkat 2. InsyaAllah menjadi solusi yang tepat.
Nuwun,
By: Ki UmarJogja on 22 Juli 2011
at 12:53 pm
assalamu’alaikum,.,
sugeng siang guru,.,.
baiklah kalau begitu adanya guru,.,
oy Ki, tadi waktu sayadalam perjalanan berangkat ke pekanbaru, didalam travel hati saya sedikit membaca HM beberapa kali tak terhitung, maklumlah ki hati saya sedikit latah.,., wal hasil selang beberapa waktu ban travelnya mledak, saya jadi merasa bersalah, saya berpikir karena ini adalah ulah hati saya yang latah,., semoga Allah memaafkan saya,.,
oy ki,., udah deket blum nomer antrian ijazah zikir asma’ul husna untuk saya ki?? yah mungkin dg zikir asma’ul husnanya bisa untuk mengendalikan latahnya hati saya ki.,.
By: Ahmad Husen on 24 Juli 2011
at 2:48 pm
Assalamu’alaikum Ki Umar,.,
Sugeng nDalu ki.,. semoga ki Umar dan keluarga dalam keadaan sehat wal afiat,., aamiin.,.
…..
mumpung lagi ada kesempatan ke warnet, dengan ini saya ingin mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa 1432 h kepada Ki Umar sekeluarga. yah walaupun masih kurang 1 minggu lagi saya kira tidak apa-apa.
…..
dan sebelum memasuki bulan puasa saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada Ki Umar, apabila selama ini ada sikap dan perkataan saya yang kurang tepat terhadap aki, sehingga membuat hati aki menjadi tidak nyaman. itu semata-mata adalah kelemahan dan kekurangan saya.
dan buat aki juga, semoga jangan bosan-bosan dan tetab bersabar untuk membimbing saya dalam menapaki dunia spiritual di Rasa Sejati ini. karena saya tahu membimbing itu bukanlah hal yang mudah
tetap semangat ya Ki,.,.
salam hormat dari saya dan keluarga.,.,
assalamu’alaikum wr wb.
By: Ahmad Husen on 24 Juli 2011
at 7:38 pm
@A.hussien: wah! Sudah sampai HM ya mas?
Hmmm… Begitulah mas, terkadang mimpi2 yg aneh jg sering datang. Seperti para pewaris lain yg jg mengalaminya…
Coba lihat diAsma Sirr, itu kang Nurutama mimpinya cukup berkesan.
Utk tafsir mimpi tsb tunggu tafsiran dari Guru Umar ya mas… Semoga saja mimpi tsb pertanda baik. . .Amin ya Rabb
By: Deri on 20 Juli 2011
at 10:03 am
Mas Deri belum aktivasi Hizib Maghrobi?
By: Ki UmarJogja on 22 Juli 2011
at 1:22 pm
Selamat siang Guru…
Hmmm.. Utk Wirid selama 3 harinya belum Guru, namun saya wirid selepas sholat…
Ohya, kemarin saya main lagi kerumah kang kuswanto, itu saya disuruh sampaikan pesan kepada guru”Energi alam apa yang paling cocok untuk diserap”…
By: deri on 22 Juli 2011
at 1:30 pm
Astaga, saya lupa masih punya hutang janji dengan Bp. Kus. Ini saya bayar :
Ilmu ASMAK KONTAK : Elemen Alam yang selaras untuk diserap oleh beliau adalah Tanah (bumi) dan Api (matahari). Selain anasir itu jangan diserap, sebab hanya akan membebani dan menurunkan semangat, gairah hidup dan produktifitas.
Nah, sekarang sudah lunas tidak ada hutang lagi, hehe 😀
By: Ki UmarJogja on 22 Juli 2011
at 1:56 pm
Oke… Langsung saya kirim hutangnya, pakai paket kilat khusus alias SMS. hehe…
Ada pesan balik tidak guru?
By: deri on 22 Juli 2011
at 2:00 pm
assalamu’alaikum,.,.
mas Deri.,
ya bgitulah kira2 mas,., lompat-lompat,.,. he he he.,.,
tapi, saya rasa tidak mudah memiliki amalan HM ini, harus ekstra hati-hati mas,.,, baca dengan hati saja sangat manjur.,.,
oy, maaf ya saya baru bisa OL pake warnet, mumpung di kota,., he he he,.,
By: Ahmad Husen on 24 Juli 2011
at 2:54 pm
Ada apa dengan HM Guru? apa ada sesuatu yang mengganjal dalam diri saya?
By: deri on 22 Juli 2011
at 2:11 pm
Tidak, hanya hendak bertanya saja mas 🙂
By: Ki UmarJogja on 26 Juli 2011
at 5:12 am
oh..
Tak kirain Guru baru saja lihat saya seperti Ki Jati Raga kemarin , yang ada kotak2nya itu 🙂
hehe
By: deri on 26 Juli 2011
at 1:13 pm
informasi bagus
By: firmanpratama on 24 Juli 2011
at 2:44 pm
Tetangga saya suara motor nya sngt keras dan membisingkan telinga. Saya baca HM pd garam kmdian ditabur di jalan yg sering dilewati motor itu, motor jadi rusak.
By: raden paijo on 24 Juli 2011
at 2:46 pm
@raden paijo : pengalaman yang mengesankan, tuah HM bisa bermanfaat bagi hidup sampean sehari-hari .
Itu HM dari Ijazah Resmi Ki Umar atau dapat HM dari luar RS ? saudara raden paijo ?
Di sharing/jabarkan donk mas, gimana cara mentransfer HM kepada garam tersebut, misal dibaca berapa kali HMnya terus sambil tahan nafas atau sambil bernafas biasa. Terus garamnya apakah sebelumnya diniatkan untuk sengaja agar menghentikan motor berisik tadi ? Ataukah garamnya tidak diniatkan apa-apa cuma ditransfer HM doank ?
Kalau seandainya tidak diniatkan untuk menghentikan motor tetapi hanya dibaca HM biasa, Wah ini BAHAYA jikalau HM diaplikasikan untuk yg lainnya dan jika turun tangan ke Orang yang tidak bertanggung jawab, bisa berabe urusannya.
Betul nggak ?
Tetapi sebaliknya, bisa BERMANFAAT untuk hal-hal positif, misal seperti pengalaman Mas paijo ini.
Assalammu’alaikum .
By: Mas Imam on 24 Juli 2011
at 4:04 pm
saya dpt HM ditempat lain. baca sebanyak 7x tahan napas kmdian ditiup ke garam sambil diniatkan utk mematikan motor. kmdian disebar di jalan. saya kesal dg tetangga saya , (dia warga pendatang bukan asli kampung saya). dia kalau naik motor suara nya keras dan sengaja digeber biar tambah keras. dulu dia pernah menipu saya spt menipu seorg anak kecil. dia pagar makan tanaman. pdhl saya sdh anggap dia spt saudara sendiri tp dia mengkhianati saya tp dia tdk prnh merasa bersalah. saya jadi dendam sama dia dan saya tdk akan mau kenal lg dg dia selama nya.
By: raden paijo on 24 Juli 2011
at 4:19 pm
@Ahmad Hussien: Hmmm… Pengalamannya mantap mas, lain X agar dapat lbh dikendalikan ya… Akan lbh membahagiakan bila ilmunya tepat guna, pasti akan lbh mententramkan hati serta membawa rasa bahagia. Nanti saya jg nyusul mengamalkan HM nya, utk saat2 ini mari kita fokus menyambut bulan suci ramadhan…
Teriring doa semoga ilmu yg didapat membawa berkah baik pribadi maupun orang2 disekitar… Semangat!
@Mas Imam & Raden Paijo: Semangat..!
By: Deri on 24 Juli 2011
at 4:27 pm
@ kang mas Deri,.,
iya kang,., saya akan terus berusaha untuk kendalikan “hati” yang kadang-kadang tak terkendali. mohon doa nya ya kang agar saya bisa melakukannya,.,
….
ya kang, saya tunggu pengalamannya bersama HM klu sudah diamalkan,.,
.,.
mumpung saya ada kesempatan OL (Mumpung di kota) dengan ini saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa buat mas deri, dan sedulur yang lain. dan saya mohon maaf apabila ada tutur kata saya yang kurang berkenan dan tidak pada tempatnya sehingga meniggalkan goresan luka dihati dan menimbulkan rasa sakit, juga kata yang tidak berkenan dihati sedulur semua sehingga menyesakkan dada.
—-selamat menunaikan ibadah puasa 1432 H—-
By: Ahmad Husen on 24 Juli 2011
at 7:20 pm
Assalamu’alaikum wr wb.
Maaf Guru Ki Umar,
saya mau tanya, bisakah cara yang dilakukan oleh Kang Raden Paijo diterapkan pada HM Rasa Sejati? maksudnya, menggunakan media untuk brmacam keperluan, misalnya untuk pagar ghaib pekarangan dll.
Sekian,
Baarakallaahu lana wa lakum
Wassalamu’alaikum wr wb.
By: Ihya' Ulumuddin on 24 Juli 2011
at 6:58 pm
Wa alaikum salam wrwb
Bisa saja. Ilmu-ilmu RasaSejati bisa anda aplikasikan dengan segala teknik yang anda ketahui & mengerti. Selama teknik itu aman & tidak melanggar norma agama dan hukum.
Metode menebar garam itu dapat juga diniatkan untuk melemahkan kewibawaan seseorang. Tergantung niat saja.
Misalnya :
– Ambil garam 1 genggam.
– Baca HM 1, kemudian baca niat berikut : “Saya tidak membuang garam ini melainkan dengan niat menghilangkan kewibawaan si …”
– Kemudian sebarkan garam di depan rumah atau jalan yang biasa dilalui orang yang dimaksud.
Lafal niat boleh diganti dalam bahasa daerah masing-masing. Yang penting hati yakin dan mantap. Kun Fayakun, “bila Allah berkehendak, maka TERJADILAH”
Silahkan dicoba
By: Ki UmarJogja on 26 Juli 2011
at 5:43 am
Assalamau’alikum…wr wb
Ok, Terima kasih Guru…
Saya mau coba segera
جزاك الله خيرا كثيرا
Wassalamu’alaikum..wr wb
By: Ihya' Ulumuddin on 26 Juli 2011
at 12:33 pm
@ihya’: jawabannya: M150… Bisa!
Hehe… Peace..! ^_^
By: Deri on 24 Juli 2011
at 7:05 pm
@Deri:hahahaha….jd iklan nih
so, How to do it??
By: Ihya' Ulumuddin on 24 Juli 2011
at 7:35 pm
Astaga… Spam detected!
Wah, gak sadar saya kalo sudah komersil, hehe…
Bila niatnya baik Insya Allah bisa mas, namun saya pribadi lebih cenderung pakai Air Putih utk pagar gaib…
^_^
Monggo, silahkan diterapkan HM nya. Agar tambah mantap dan yakin. . . Tentunya jg jgn lupa kalo itu terjadi atas izin Tuhan XME.
By: Deri on 24 Juli 2011
at 7:45 pm
oooo….gitoe toh.
Ok, thanks a lot ats infonya
By: Ihya' Ulumuddin on 24 Juli 2011
at 7:58 pm
@Deri : tolong mas, kasi tau cara mgngunakan HM untuk pagar gaib selengkap mungkin, trmasuk jumlah bacaannya.
By: Ihya' Ulumuddin on 24 Juli 2011
at 8:27 pm