HIZIB MAGHROBI

HIZIB MAGHROBI

Pengertian Hizib adalah doa yang didalamnya terhimpun Asma Allah, Ayat suci, Sholawat dan atau untaian kalimah thoyibah yang disusun oleh para Alim Ulama. Bagi sebagian orang menyakini bahwa HIZIB bukan sekedar doa biasa, tetapi doa yang mustajab warisan para Wali Allah.

Hizib juga berarti Senjata. Merapal (membaca) Hizib seakan-akan menumbuhkan energi bersifat keras dan tajam, bila terfokus pada satu titik maka efeknya bisa bersifat destructif (pengrusakan) terhadap segala sesuatu yang ada disekitarnya. Oleh sebab itu daya Hizib dapat membuat pengamalnya menjadi kuat dan membuat musuhnya menjadi takluk tidak berdaya. Amalan Hizib menjadi Senjata Ghaib bagi para pengamalnya.

Hizib Maghrobi atau Hizib Maghribi adalah salah satu amalan Hizib yang cukup terkenal dikalangan pengamal ilmu Hikmah. Maghribi dalam bahasa Arab, memiliki arti “tempat matahari terbenam” atau “barat”. Maghribi adalah sebutan untuk negara-negara yang berada di deretan kawasan Afrika Utara. Seperti Maroko, Aljazair, Tunisia. Dari sana terlahir banyak Alim ulama dan ahli ilmu hikmah. Seperti Maulana Muhammad Al Maghrobi, seorang ulama anggota walisongo periode pertama, berasal dari Maghrib (Maroko) yang berdakwah di tanah Jawa. Syekh Imam Muhammad Abdul Wahab At-Tazi Al-Maghribi, seorang wali yang tinggal di Maroko yang merangkai Shalawat Nariyah. Dan masih banyak lagi amalan Doa dan hizib yang diajarkan oleh ulama-ulama di Maghrib yang akhirnya wirid doa-doa mereka disebut dengan amalan “Maghribi”.

Hizib Maghribi menjadi ancaman serius bagi orang yang berniat jahat. Kejahatan yang dibuatnya bisa berbalik menghancurkan dirinya sendiri. Misalnya: tertimpa sial dalam hidup, sakit-sakitan, bahkan mati mendadak. Ada semacam bayang-bayang gelap yang seolah-olah mengancam akan memporak porandakan kehidupan siapa saja yang berniat mencelakai pengamal Hizib Maghrobi. Ini seperti tuah ilmu Srabat Pagering Awak dalam khasanah ilmu Kesaktian Jawa.

Khasiat & Kegunaan :

Kandungan dari Hizib Maghrobi ini sebagaimana halnya dengan hizib-hizib pada umumnya adalah sebagai amalan untuk keselamatan mutlak bagi pemiliknya. Selamat dari segala marabahaya, ancaman dan tipudaya musuh, menolak segala keburukan dan merugikan, menolak santet dan akan kembali kepada pengirimnya, menarik segala kebaikan dan keberkahan dalam hal apapun. Semua khasiat dapat terjadi semata-mata bila ada ijin dari Allah SWT.

Tatacara Mendapatkan Ijazah Hizib Maghrobi:

Yaitu dengan belajar kepada Guru yang telah mengamalkannya. Jangan sekedar mengambil dari internet, saya khawatir akan memberikan efek yang tidak bagus bagi diri anda. Saya serius mengatakannya.

Amalan Hizib bukan untuk pemula (orang awam), sebelum mengamalkan ilmu Hizib sebaiknya belajar Ilmu Hikmah tingkat dasar terlebih dahulu. 

Bagi yang menginginkan IJAZAH KHUSUS (personal) baik yang datang langsung ke Sanggar Maya Rasa Sejati maupun secara jarak-jauh (online) dikenakan biaya Rp.500ribu. Niatkan sebagai tanda bakti kepada Guru. Bukan Mahar ilmu, sebab kami tidak memaharkan ilmu.  Sertakan : Data Diri dan Bukti transfer pembayaran. Proses Pengijazahan, Shaktipat (pengisian) dan Tabarrukan sekitar 30 menit. Bagi yang berhalangan hadir, boleh ambil ijazah jarak-jauh. Info selengkapnya hubungi di no WA: 08995463377. Semoga bermanfaat.

***

Testimoni :

Salam guru Ki Umar dan teman semua. Saya hendak mengongsi pengalaman. 1. Beberapa bulan yang lalu saya membaca HM di siring sungai di kampung saya. Kata teman dekat sungai itu ada perkampung alam ghaib, ketika matahari terbenam selesai saja 41 kali saya mengalami pening kepala. (Kontraksi energi HM dengan medan energi ghaib) 2. Baru-baru ini saya cuba membaca HM sebanyak 5 kali di dalam rumah, ternyata baru ketiga kali kipas angin di bilik tersebut mengeluarkan bunyi yang agak bising. Saya jadi takut jika kipas angin tersebut jatuh menimpa saya (efek detructif dari amalan HM). 3. Semalam cuba baca HM sebanyak 41 kali di luar rumah ketika hujan renyai-renyai hairan baru beberapa kali baca, bunyi katak dan yang lainnya semakin bising padahal sebelumnya bunyinya tidak begitu bising hati saya agak kecut (takut) tetapi saya lawan juga saya juga sempat membaca Asma Sirr (Amalan HM berpengaruh sampai alam lain; ghaib & alam binatang). 4. Dua hari yang lepas saya disuruh oleh teman sekerja untuk berjumpa second big boss, kata teman boss tersebut agak bad mood mereka tidak berani lalu menyuruh saya. Jadi saya beranikan diri sambil dalam hati membaca HM beberapa kali. Alhamdulilah ternyata sambutan boss agak baik terhadap saya padahal dia sebenarnya ada mesyuarat pada masa yang sama tapi dia melayani saya dan teman daripada mesyuarat. (Khasiat HM untuk mempermudah segala urusan & menumbuhkan aura wibawa). Yth. Nubuwuah, Brunei Darussalam, 19 Juli 2010

Assalamualaikum Ki Umar. Mau kongsi testimoni nih : Semalam waktu mau berbuka puasa dirumah jiranku, saya wiridkan Hizib Maghrobi dengan niat untuk disenangi banyak orang, semasa kami sekalian berbuka tidak semena-mena seperti bunyi jubin lantai retak, meletup dan pecah setelah di cek Yaa Allah emang benar… Dalam pikiran saya adakah gara-gara bacaan hizib tadi atau kejadian secara kebetulan. Tapi kalau mau dikira apa salah niat saya rapalnya dibaca dalam rumah. Hehehe.. Tapi kasihan juga sama tu jiran, perkiraan kerugian hampir mencecah 5 juta rupiah. Yth. Shfenddy, Malaysia, 1 September 2010

Karena membaca Hizb Maghrobi lha koq lampu mobil dinas saya bagian atas MATI semua? Untung diganti gratis. Kalau saya beli sendiri berapa tuh. Hehe.. Padahal hizb saya lafalkan tidak dekat-dekat amat. Saya percaya tidak ada yang kebetulan tentang hal ini. Sedulur semua, hati-hati merapal Hizb Maghrobi di dekat-dekat benda-benda elektronik. Saya YAKIN & PERCAYA bahwa pengamal Hizh Maghrobi harus benar-benar dituntut kedewasaan dalam bertindak dan berucap. Karena efek ini sangat dahsyat. Yth.Satrioaji, Indonesia, 5 Juni 2011

—oOo—

Ki UmarJogja, 2010 rasasejati.wordpress.com

Tanggapan

  1. avatar Ihya' Ulumuddin

    apa kasi tau via e-mail aja?!

  2. avatar deri

    waduh…. Kuncinya kreasi/improvisasi mas. Terakhir saya buat pagar gaib agar anak2 kecil yang iseng merusak pintu mesjid dengan media batu. tapi bukan dengan HM, namun ASR. Tapi sepertinya pagar gaibnya tidak berguna lagi mas, kenapa?karena sekarang udah ada penunggu mesjid yang bisa dilihat maupun diajak ngobrol, heheheheh 🙂
    Insya Allah bisa mas, apapun medianya asal bersih dan suci insya Allah bisa dijadikan media pegaran gaib…
    Yang penting, semua itu dijadikan sarana. Intinya tetap mengharapkan pertolongan Tuhan YME.

    • avatar Mas Imam

      @all :
      Intinya tetap mengharapkan pertolongan Tuhan YME ?,
      Gusti Allah, Pengeran Kang Maha Suci yang dimaksud kali. Dzat Yang Maha Kuasa, Dzat yang menciptakan langit dan bumi.

      Heran…Kenapa sekarang banyak orang islam yang menyebut Tuhannya, itu YME ya ? Mungkin Malu dengan teman-temannya yang atheis kali… padahal mereka adalah MakhlukNya juga . Mengapa malu kepada MakhlukNya ? Tidak malukah kita kepada yang menciptakan diri ini sendiri ? Yakni Allah Rabbil `Alamin

      Ya inilah potret orang islam diluar jazirah Arab di abad 21 ini. Malu dengan Agamanya sendiri . Mungkin karena pendidikannya tinggi kali sudah menyandan sarjana jadinya begini .

      Atau ingin tampil beda? tak ingin ikut-ikutan orang Arab? padahal Islam itu bukan milik orang Arab saja `kan ? Islam itu intinya adalah suatu ajaran untuk menyembah sang Tuhan YME ? Yang menjadi Rasul utusanNya pembawa AjaranNya adalah Kanjeng Rosul Muhammad SAW yang dari jazirah Arab tersebut.

      “Katakanlah (hai Muhammad), ‘Wahai seluruh manusia!
      Sesungguhnya aku adalah utusan Allah untuk kamu semua.'” (QS
      Al-A’raf [7]: 158).
      [ Ada sementara orientalis yang menduga bahwa pada mulanya Nabi
      Muhammad Saw. hanya bermaksud mengajarkan agamanya kepada
      orang-orang Arab, tetapi setelah beliau berhasil di Madinah,
      beliau memperluas dakwahnya untuk seluruh manusia.

      Pendapat ini sungguh keliru, karena sejak di Makkah beliau
      telah menegaskan bahwa beliau diutus untuk seluruh manusia.

      Ayat ini turun ketika Nabi Saw. sedang berada di Makkah,
      bahkan menurut sementara ulama, semua ayat Al-Quran yang
      dimulai dengan panggilan “Wahai seluruh manusia,” semuanya
      turun di Makkah kecuali beberapa ayat. ] dicupli dari
      http://media.isnet.org/islam/Quraish/Wawasan/Muhammad2.html
      ………….

      Semoga Allah Azza Wa Jalla selalu memberika penjagaan dan curahan rahmatnya kepada segenap Hamba-HambaNya yang menyebut Asmaul Husnanya .
      “Hanya milik Allah Asma’ul Husna,maka mohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asma’ul Husna itu (QS.AL-ARAF 180)
      …………..

      Mohon maaf apabila ada kata yang kurang berkenan .

      daftar pustaka :
      Opini saya sendiri
      Al Quran

      • avatar deri

        Hehe… Ki Umar pun juga lebih suka menyebut dengan Tuhan YME. Saya lupa mas ada kolom apa ya guru menjelaskan mengenai hal ini… nanti saya cari dulu…

  3. avatar raden paijo

    Kalau mengaplikasikan HM pakai media apa saja bsa spt garam, tanah, pasir, air, batu dll karena benda benda tersebut mampu menyerap energi do’a.

  4. avatar Ihya' Ulumuddin

    @raden paijo: thanks atas sharing-nya. semoga bermanfaat bagi kita semua. Aamiin

  5. avatar robby13

    katanya HM ada smpe 3 tingkatan ya???bnr ga sich,,,???

    • avatar deri

      Bila menurut ijazah Ki Umar benar adanya Hm ada tiga tingkat..

      ini sya copaz komet dari guru umar saja ya, hehe

      “Amalan tahap pertama untuk mematahkan semua bentuk niat jahat. Tahap kedua untuk menolak keburukan dan menarik segala kebaikan. Tahap akhir mewujudkan secara nyata apa yg menjadi hasrat hati dalam kehidupan sehari-hari”

      • avatar Ki Umar Jogja

        Hehehe… 😀
        Tidak perlu buru-buru. Kalau besok sudah tiba, akan diwariskan juga koQ.
        Lagipula selama ini pewaris baru mengaktivasi sendiri dengan cara menjalankan amalan sesuai tuntunan ilmu. Tugas kami, selaku guru pengijazah masih ada lagi yaitu turut menyempurnakan amalan ilmu anda para Pewaris salah satunya mengaktifkan energi dari amalan ilmu yang sudah Pewaris jalankan. Dengan demikian ilmu bisa lebih tajam & terasa khasiat (manfaatnya). Beberapa Pewaris memang sudah menerimanya, yang lain belum.

        Dah, pokoknya belajar yang tekun saja. sesuai tuntunan di Ijazah Resmi itu. Tidak perlu serakah dan buru-buru untuk memiliki ilmu ini-itu. Satu ilmu dikuasai dengan sempurna adalah lebih baik daripada banyak ilmu tapi tidak ada yang terbukti khasiatnya.

        Nuwun,

  6. avatar Mas Imam

    Hidup penuh pilihan warna warni, saya ibaratkan seperti menanam tanaman aja, kita sudah diberi fasilitas olehNya untuk memilih dan beramal, kelak kita akan memetik hasilnya, baik ataupun buruk atau tidak mendapat hasil sama sekali dihadapanNya.
    Sesungguhnya DIA tidak pernah menganiaya para Hamba-HambaNya meskipun sebesar zarrah (biji atom)

    @deri : Terserah padamu aja lah der , urusan Nama Tuhan itu nanti biar Allah, Tuhanku Tuhanmu saja yang Maha Teliti lagi Maha Bijaksana yang Maha Penyayang sekaligus Maha Penyiksa yang mempunyai keagungan Asmaul Husna yang lebih mengetahuinya daripada HambaNya yang tidak mengakuiNya.
    Saya support saja kang deri selama masih dalam koridor jati diri muslim.

    Tetap belajar kuliahnya kang deri, disamping mendalami ilmu ghaib.
    Lihatlah panutanmu Ki Umar, beliau disamping ahli perdukunan eh ahli spriritual juga seorang Dosen Asli di dunia nyata. Jangan sampai terobsesi mengejar gila kesaktian gara-gara dunia ghaib dunia yang hanya segelintir orang saja yang mengetahuinya.

    Mohon pencerahannya..
    Maaf, bila ada kata yang kurang berkenan.

  7. avatar Deri

    @mas imam/imam shidiq:
    Insya Allah. . .

    Memang sudah sifat manusia utk menilai, namun biarlah Tuhan YME yg menentukan. 🙂

  8. avatar Ki Umar Jogja

    “Katakanlah: “Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al asmaa’ul husna (nama-nama yang terbaik)… (QS Al Israa 110)

    Dalam asmaulhusnah 99 DIA memiliki nama Al-Wahid dan Al-Ahad, diterjemahkan dalam bahasa kita= Yang Maha Esa dan Maha Tunggal. Jadi sah-sah saja memanggilNYA Tuhan Yang Maha Esa.

    • avatar deri

      🙂

    • avatar Mas Imam

      Oh gitu toh Ki..
      Rabb kita Yang Maha Esa Yang Maha Tunggal tidak terbagi-bagi. Tidak beranak lagi tidak diperanakkan.

      ” Dialah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zhahir dan Yang Batin dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. ” (QS.Al Hadid : 3)
      ” Sesungguhnya Allah Dialah Rabbku dan Rabbmu,
      maka sembahlah Dia, ini adalah jalan yang lurus. ”
      QS. az-Zukhruf (43) : 64

      Maha Suci Allah dari kesombongan hamba-hambaNya yang mengaku beragama tetapi tidak mau tahu yang jahil dan buta lagi tuli atas Asma-AsmaNya yang Agung yang tidak mau menyebut NamaNya.
      ………..

      Mantab Jawaban Ki Umar, Salut atas jawaban seorang dosen senior ini.
      Mudah-mudahan saya bisa kuliah di Universitas yang bapak ajar.
      Ngomong-ngomong bapak jadi dosen di universitas mana? UGM?

  9. avatar Mas Imam

    Ada apa ini? Saya tidak bisa melihat komentar Ki Umar di kolom HM ini. Padahal Ki Umar telah menulis komentar per tanggal 26 juli ini, tetapi saya tak bisa membaca tulisannya? Tapi saya bisa membaca tulisan Ki Umar di kolom Shalawat An Nuurid Dzat. Ada apa ini?
    Apa ini ulah kiriman blackmagic dari yang tidak menyukai komentar saya?
    Jangan dikirimi perewangan untuk mengganggu saya ya?
    Kita ini adalah saudara, janganlah saling memboikot gitu..

    Sekali lagi mohon maaf apabila ada kata yang kurang berkenan.
    Saya bersedia untuk berkomentar yang santun di blog RS ini.

  10. avatar R. Wijaya

    @mas imam : ada2 saja, tidak ada yg menggunakan blackmagic atau kirim perewangan.coba di refresh trs masuk ke blog nanti juga akan bisa lihat2 komen2.jangan berburuk sangka dengan blackmagic/perewangan.. nuwun

  11. avatar KANG PAIJO

    Dlm mengamalkan amalan apa saja yg penting istiqomah, sabar, ikhlas dan yaqin. ini menurut pendapat saya.

    • avatar maman

      Betul Kang Paijo, untuk hasilnya selanjutnya kita serahkan kepada Allah SWT

  12. avatar Mas Imam

    @deri : you bilang “Memang sudah sifat manusia utk menilai, namun biarlah Tuhan YME yg menentukan.”

    saya: Maaf untuk kali ini saya tersinggung jati diri saya dan Agama saya!
    Maksud anda bilang begitu apa toh kang?
    Mau seenak nafsu dalam beragama dalam tindak tanduk kelakuannya?
    Mau mengingkari dan tidak mau mengikuti Dalil Al Quran dan Al Hadits dari RasulNya?

    You mau bilang bahwa Rasululloh itu mendongeng saja dalam menyampaikan RisalahNya? Bahwa hanya pikiranmu saja yang menganggap Tuhan YMEmu saja yang menentukan?
    Bukankah Al Quran itu FirmanNya, DIA bebicara yang kemudia terekam didalam Al Quran.
    …….

    Kalau you bilang “biarlah Tuhan YME yg menentukan, manusia hanya menilai saja sifatnya/kerjaannya”
    Maka alangkah enaknya dunia ini “maaf” saya boleh seenaknya mentafsirkan, shalat tanpa ada bimbingan buku dalil dari ulama pakar hadits, berbuat seenak udel saya dengan dalih bahwa manusia itu tidak tahu apa-apa yang kerjaannya hanya menilai orang, bahwa hanya YMEmu saja yang mengetahuinya dan menentukan.

    Berarti saya boleh donk, misal sebagai contoh: “maaf” You mau mukamu diludahi dan dengan berdalih manusia hanya bisa menilai namun biarlah YMEmu yang menentukan benar atau salah? atau boleh juga tidak shalat tidak puasa dengan dalih manusia hanya menilai yang tahu dan menentukan hanya YME saja?
    ……..

    Ohya, katanya Blog RS ini dipatau oleh aktivis dakwah beserta para kiai, tapi kok mereka njegided saja tidak mau mensyi`arkan ayat-ayatNya?

    Saya mohon Deri mau menerangkan lebih terang apa maksudnya kata-katanya
    Dan untuk Ki Umar mohon bimbingan jawabannya.

  13. avatar Deri

    Hehe…
    Bagaimana Gus? Ki? Apa kah perlu koment sedikit mengenai hal ini…

    Maaf mas, kami ini hanya orang bodoh yg baru berjalan dalam mengharapkan ridhonya. Pengetahuan saya jauh kalah dari mas imam.
    Bila masih ingin belajar tidak perlu membawa dahlil2. Kan sudah ada ditata tertibnya… 🙂

    monggo mas, silahkan dilihat dulu “tata tertib dikolom ini”, benar begitukan para sedulur semua?

  14. avatar Satrioaji

    Ki Umar – assalamu’alaikum,

    Saya selesai aktifasi HM-1. Selama 3 hari menjelang malam saya merapalkan HM-1. Semoga berguna ya Ki Umar. Thank you syukron katsiir Ki Umar.

    Wassalam,
    Satrioaji

  15. avatar gusbonex

    piiiring yaang maana nih…yang perlu dicuuucuiii..?????…huauhahihihihi…..

    • avatar deri

      Hehe… Piringnya sudah klincong semua Gus,, Gus tinggal duduk rapi dimeja nanti saya hidangkan soup Ayam spesial, 🙂

    • avatar wanoko

      salam mbah gus…seneng rek di sambangi mbah, gus bonex
      lama sdh tdk menjenguk di sini…hehe

      hehe..dicuci semua aja Gus..biar bersih dan kinclongggg..

      Nuwun,

  16. avatar deri

    Owala… Kang wanoko, udah muncul toh…
    Bentar lagi kang Rian juga nongol kayaknya, hehe

    • avatar untung

      lahhhh ko kang deri sama kang wanoko yang muncul duluannn?
      oy buat para sedulur smua, mohon maaf lahir batin ya apabila banyak salahh,, biarpuasa kta nanti lebih afdol.

  17. avatar untung

    alnkah baiknya jika kita beristigfar bersama2 memohon ampun dari gusti alloh,, introspeksi diri,,,,,,merenung dan memahami apa yang sedang kita lakukan,,,, disini kta ingin menjalin silaturrohmi,,,bukan untuk memperdebatkan mana yang benar dan mana yg salah. astaghfirrullah hal’ngadzimm… smoga gusti allah melapangkan hati kita. maaf,,,,sblmnya jika ada kata yang kurang berkenan dihati…..

    • avatar Mas Imam

      @Untung: Saya juga setuju Kang!

    • avatar Mas Imam

      @Untung: Saya juga setuju Kang!
      Cepat ucapkan, Astagfirrullah hal Adzim

  18. avatar deri

    @Untung: Setuju!!! 🙂

    • avatar untung

      heheheh kang deri gmana kabarnya ,,sehat2 kah,,?
      adakah berbagi pengalaman dan ilmu yang baru….?

  19. avatar deri

    Alhamdulillah baik mas,,, Mas Untung sendiri bagaimana? Wah, sepertinya tidak ada mas… Untuk saat ini yuk kita menyambut dahulu bulan suci Romadhan, semoga kita semua tergolong kedalam orang yang menang…

  20. avatar DEBLENG

    RAMADAHAN YA RAMADHAN

  21. avatar DEBLENG

    KAPAN YA HIJIB MAGHROBI TINGKAT 3 .DI IJAZAHKAN.
    KU KAN MENUNGGU DENGAN PENUH HARAPAN….

  22. avatar Mas Imam

    @deri :
    Ucapan adalah Doa !
    Semoga Allah mencatat doamu agar anda menjadi orang bodoh lagi pekak.
    Karena anda tidak menyukai AyatNya.
    Saya percaya meskipun tidak memiliki ilmu sakti sabdo dadi, tetapi saya yakin bahwa setiap orang muslim itu mempunyai ucapan sabdo dadi apalagi orang muslim waliullah, sabdanya/ucapannya tidak mempunyai hijab dengan Sang Khalik.

    Karena saya disini bukan orang pintar, disini kita sama-sama belajar, cuma saya tidak ingin menyembunyikan Ayatullah. Dan saya akan tetap mensyiarkan AyatNya.

    Semoga bisa dipahami.

    @Ki Umar: Nuwun Sewu Mohon Maaf Pak, saya cuma ingin menambah ilmu dan pengalaman di RS ini

  23. avatar Mas Imam

    @gusbonex:
    Assalammualaikum Gus!
    You orang Surabaya? Orang Bonex Persebayakah? Kekekekek

  24. avatar Deri

    @yth: Mas Imam yg pintar: Terima kasih atas doanya mas…

  25. avatar gusbonex

    wa alaikum salaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaam warohmatullohi wabarokaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaatuh….broootherrrrrrrrrr@Imaaaaammm…..hihihihihihihi……yaaa brootherrrr…ane olang curab..aiyyaaa..aiyyyaaa..aiyyaaaaa…..cuman ane bukan bonex persebayaaaaa…ane bonex……bondo nexad menegakkan kalimah LAA ILAAHA ILLALLOOOOOOH……..beeeggg…begggg…begiiiicuuuuu broootherrrrr…..hihihihiihihihihihihi…….

    • avatar Mas Imam

      @gusbonex: terimakasih telah menjawab salam dari saya gus!
      You orang apakah dari kecamatan SimoJawar? Disitu aye punya kenalan pak ustadz yang jago tenaga dalam… Kiranya saya bisa silahturrahiim dengan jenengan.

    • avatar deri

      Gus bonex: Assallamulaikum gus… Bagaimana perkembangan intesitas khodam jin dalam diri saya. Benar sudah berkurang. Jamu istagfarnya udah tak minum tiap malam, hehe…. Ada resep baru lagi gus?

    • avatar Ki Umar Jogja

      Salam takzim Gus. Mugi tansah pinaringan nikmat sehat wal afiat.

  26. avatar Mas Imam

    @deri : Terimakasih kembali Mas Deri yang yang cakep…
    Ente orang lebih baik bisu saja ya? jangan menghalangi dan meyesatkan orang untuk jihad menerangkan AyatNya ..
    Nabiku, Panutanku pernah mendapatkan perintahNya
    “Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah neraka Jahannam. Dan itulah tempat kembali yang seburuk-buruknya.”
    ……

    Ente jadi dukun saja der, enak kan bisa bersekutu dengan bangsa jin-jin maupun manusia kafir untuk dimintai pertolongan mencelakakan sesamanya dan menjauhkan manusia dari AyatNya dan jalanNya?

    Nuwun,
    blognya.imam@gmail.com

    • avatar Ki Umar Jogja

      Salam,

      Beginilah tipe para pendakwah jaman sekarang: Suka mengutuk dan melaknat.
      (*Bagi yang suka dalil) : Padahal Nabi SAW pernah bersabda :
      “Bukanlah orang mukmin yang sempurna yaitu orang yang masih suka mencerca, suka melaknat, suka berbuat keji dan suka berbicara kotor.”
      “Melaknat seorang mukmin adalah sama dengan membunuhnya” Padahal kita tahu kadar dosa membunuh termasuk dosa besar.

      Di hadist lain diterangkan apabila seseorang melaknat/mengutuk orang lain, padahal yang dilaknat itu tidak selayaknya untuk dilaknat, maka laknat tersebut akan kembali kepada orang yang melaknat tersebut.
      Maka jangan suka melaknat dan mengutuk terhadap sesama, apalagi sesama muslim. Sebab bisa jadi bila orang yang engkau laknat tidak pantas mendapatkan laknat, maka laknat itu akan menimpa dirimu.

      “Kabeh bakal’e Ngunduh Wohing Pakarti” (Falsafah Jawa yang artinya : “Setiap orang akan menuai apa yang telah dilakukannya”).

  27. avatar Deri

    Terima kasih kembali doanya mas. Bila memang saya akan jadi dukun, insya allah akan saya jalani. . . 😀

    • avatar Ki Umar Jogja

      Dan sedulurku Deri, Doakan dia yang sebaik-baiknya. Tidak ada bedanya orang yang menyantet dengan orang yang sengaja mengembalikan santet? Itu sama saja menyantet. Tidak ada bedanya orang yang saling mengutuk & melaknat. Maka jangan engkau balas dengan mengutuk. Berbudi pekertilah yang baik.

      (Bagi yang suka dalil), Nabi SAW berkata :
      “Kebanyakan hal yang memasukan manusia ke dalam surga itu adalah taqwa kepada Allah dan budi pekerti yang bagus”
      Jaman sekarang banyak orang yang jika sudah sholat, baca Quran, haji dan ngaji merasa paling taqwa kepada Allah, lalu merendahkan orang lain, terutama yang tidak sepaham dengan dirinya. Ia lupa atau malah pura-pura sengaja lupa, untuk memperbagus budi pekertinya.

      Abu Hurairah ra bertanya : “Apakah budi pekerti yang bagus itu wahai Rasulullah?”
      Nabi menjawab: ” Yaitu engkau menyambung hubungan persahabatan kepada orang yang memutuskannya, dan Mengampuni orang yang zalim kepadamu, serta Memberi kepada orang yang menolakmu.”

      “Kedong jero Segoro Ombo” (Falsafah Jawa yang artinya “Memiliki hati yang lapang, yang suka memaafkan orang lain”).

      Rahayu,,

  28. avatar Deri

    Gus bonex: Assallamulaikum gus… Bagaimana perkembangan intesitas khodam jin dalam diri saya. Benar sudah berkurang. Jamu istagfarnya udah tak minum tiap malam, hehe…. Ada resep baru lagi gus?

  29. avatar Deri

    Assallamualaikum wr wb

    guru, saya juga sudah aktivasi HM tingkat satu. Mohon dilhat sedikit bila ada sesuatu yg ganjal atau belum pas…

    • avatar Satrioaji

      Betul Mas Deri, mohon berkenan Ki Umar dalam melihat hasil aktivasi dari HM-1 kita. Semoga tidak ada yang mengganjal dan sukses.

      Saat ini saya sedang menuntaskan riyadloh Solawat Nuuridz Dzaat. Semoga terus dibimbing oleh Ki Umar.

      Salam ta’dzim untuk Ki Umar dan jazakumullaah katsiiron.

      Wassalam,
      Satrioaji

      • avatar deri

        Alhamdulillah… Betul kang, semoga saja ilmu yang telah kita amalkan membawa berkah, baik pribadi maupun orang sekitar. Tetap semangat kang…
        Untuk annurid dzat saya belum selesai kang, malam ini ada acara jamuan ala kadarnya, jadi harus ditunda dahulu. Insya Allah nanti usai bulan puasa akan saya ulang lagi ritualnya… Monggo kang satrio, saya selalu mendukung anda…. 🙂

  30. avatar Mas Imam

    Tinggal Menghitung Hari, kita menyambut bulan Suci Ramadhan, bulan dimana Al Qur`an pertama kali diturunkan dari Allah SWT kepada Muhammad SAW melalui perantara Malaikat Jibril AS.

    Sekedar mengingatkan akan peristiwa penting akan kelahiran Al Quran sebagai Kalamullah

    ”Bacalah, dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” Surat Al-Alaq ayat 1-5
    Lima ayat inilah yang ‘meresmikan’ atau menjadi tonggak sejarah Muhammad menjadi Rosulullah SAW, utusan Allah.

    Sudah saatnya yang mengaku mempunyai Tuhan yang Esa, yang berkiblat Shalat di Ka`bah, sudah saatnya menjadikan kiblat panutan dari NabiNya sendiri yakni dari dataran jazirah Arab yang notabene bukan dari Indonesia.
    ……….

    Selamat menjalankan ibadah agung puasa 1432 H bagi umat muslim seantero indonesia

    Mas Imam.
    blognya.imam@gmail.com

  31. avatar DEBLENK

    KU KAN MENUNGGU PENUH HARAP HM T3

  32. avatar Mas Imam

    Wah jadi malu nih disinggung dan diberi pengarahan sama Pak Dosen..TerimaKasih sekaligus Beribu Maaf ya Pak dari saya.

    Ki, meskipun disini status saya bukan murid Ki Umar yakni Pewaris, tetapi apakah saya tetap mempunyai hak yang sama untuk berkomentar?
    ……….

    Kembali pada topik utama, saya pada awalnya memang tidak pernah kenal dan tidak pernah berhubungan dengan saudara Deri, tapi kalau dia tetap angkuh dengan melarang orang menejelaskan AyatNya dan tetap dengan pendiriannya untuk menjadi dukun, ya saya juga akan berbuat juga baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap manusia seperti ini.

    Tapi intinya saya tidak pernah punya masalah dengan saudara Deri, yang saya masalahkan adalah sikap seseorang yang mengaku muslim yang tidak mengindahkan AyatNya dan ingin menjadi dukun blackmagic yang berada dibalik layar yang punya nick Deri.
    Apakah dia itu memang ingin menanggalkan baju Islamnya?

    Sekian dulu dari saya, kita tunggu saja apa komentar selanjutnya yang akan dilontarkan saudaraku Deri.
    Kita tunggu tanggal mainnya saja, sehabis Bulan Suci Ramadhan.
    ………

    Ki Dosen, saya sekali lagi mohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan ini.

    blognya.imam@gmail.com

    • avatar R. Wijaya

      mas imam : apa betul mas deri mau jadi dukun blackmagic seperti yang mas imam utarakan? mungkin mas imam salah tangkap, maksudnya mas deri menggunakan blackpapper (lada hitam) hhihihihhihihihihihihii

  33. avatar Mas Imam

    Ki Umar said:
    “Kabeh bakal’e Ngunduh Wohing Pakarti” (Falsafah Jawa yang artinya : “Setiap orang akan menuai apa yang telah dilakukannya”).
    Di falsafah Arab juga ada, Ini serupa dengan makna AyatNya yang berbunyi
    “Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah semuanya, lalu diberitakan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Allah mengumpulkan (mencatat) amal perbuatan itu, padahal mereka telah melupakannya. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.” (QS. Mujadaalah: 6)
    Astagfirrullah hal adzim Ya Allah, hanya kepadaMu aku memohon ampunan.

    “Kedong jero Segoro Ombo” (Falsafah Jawa yang artinya “Memiliki hati yang lapang, yang suka memaafkan orang lain”).
    Di falsafah Arab juga ada, Ini serupa dengan makna AyatNya yang berbunyi
    “Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim.” (QS Asy Syura: 40)

    Karena Allah menyaksikan niat saya untuk melawan manusia yang berusaha menentang AyatNya dan yang ingin menjadi dukun blackmagic .

    • avatar R. Wijaya

      @mas imam : lebih bermanfaat blackpapper (lada hitam) hihhiihiihihiii

  34. avatar nanda

    Assalamualaikum ki..salam kenal, semoga Allah SWT selalu senantiasa melimpahkan rahmat dan barokahnya untuk kita……mohon maaf ki, saya ingin bertanya tentang khasiat dari HM ( Dengan izin dan kuasa Allah SWT tentunya )…masalahnya ketika saya sakit hati ditinggalkan wanita yang saya cintai, saya ditawari seseorang untuk mengamalkan HM yang katanya wanita itu bisa bertekuk lutut bahkan tergila gila untuk kembali mencintai saya…nah permasalahannya, apakah itu diperbolehkan? karena pada dasarnya hati saya ini lebih besar niat untuk mencintainya daripada untuk mendendam kepadanya, karena saya selalu berdoa kepada Allah agar Allah SWT menggantikan kesakitan2 yang dia berikan kepada saya ini dengan kebahagiaan saya bersamanya…mohon pencerahannya ki, Matur Nuwun…Wassalamualaikum.

  35. avatar Deri

    Alhamdulillah dapat pahala…

    wah, black paper itu utk masak sup ya kang? Hehehehe. Kemarin pernah buat jg dikajian ilmu pelet. Itu loh soup merica ala chef deri. Hehe
    black magic itu opo mas? Maklum mas saya org desa. Gak ngerti bahasa luar, hehe

    @guru umar: insya allah guru, setiap wejangan guru akan selalu melekat dihati, layaknya lem telah merekat erat. Tadi malam saya coba kontak batin guru, sesuai arahan kang wanoko. Mungkin guru mengerti apa isi pesan yg terkirim lewat kontakl batin itu…
    Ohya, tadi malam ada sedikit pelajaran dari gus bonex, lumayan menambah pengetahuan akan jamu racikan khas gus bonex, terima kasih atas jamunya gus. Kami nantikan kehadirannya lain kali…

  36. avatar Deri

    @imam shidiq/mas imam: insya Allah mas, dan terima kasih telah mengingatkan… Biarlah Tuhan YME yang menilai bila memang benar saya salah.

    @kpd.yth para sedulur serta para pewaris sekalian: sebentar lagi bulan puasa, bila saya(Deri k. Wijaya) ada salah maupun yang saya sengaja atau saya tidak sengaja mohon dimaafkan…

    • avatar wanoko

      @Imam> kamu membawa dalil ayat2 Allah, tp kamu mengatakan org sak enak udelmu…mulutmu bagaikan sampah busuk …. klu kamu mau mengingatkan mestinya nggak sampai segitunya….

      aku ingin jwb komentar kamu dari kemarin tp saya ingat pesan pemilik blog Ki Umar Jogja….

      kamu tilik lagi tulisanmu, menurutku ….mana mas deri membalas hujat kamu, org yg sdh kamu hujat sak enak udelmu…imam imam ..hbs minta maaf, menyakiti hati org lagi…pribadi seperti apa kamu ini…yg katanya sendiri org baik, bawa ayat Allah…tp mulutmu bagaikan..SAMPAH BUSUK

      Setahu saya mas deri org nya selalu bikin org lain tersenyum…tp drm nggak punya rasa sama sekali..

      kalau ingin di lanjutkan silahkan : nama Wanoko di fb nama Ridwan lillah. email wanoko34@yahoo.co id atau bs di ruang chat krn langsung hilang….jd tdk mengotori rumah Ki Umar….mari mas klu mau ksh dalil saya…saya tunggu!! saya selama disini blm pernah ngomong kotor begini…krn melihat komenmu yg keterlaluan, jd panas ini…JGN DI SINI, TUCH DI ATAS ALAMAT LENGKAPKU..MARI TAK TUNGGU DALILMU

      Mohon maaf Ki Umar

      • avatar Agung Pamuji

        Mas Wanoko meledak emosinya., tambah panas auranya disini..!

        Sudah mas tidak udah diladeni, tidak akan ada habisnya. Kita mengalah saja dengan orang yang sudah pintar mengaku pintar dan merasa paling bertaqwa itu. Coba lihat mas Deri masih adem ayem.

        Belajar dari komentar Ki Umar, bila apa yang dilaknatnya tidak sesuai, niscaya akan berbalik kepada dirinya. Lagi pula, tidak usah kawatir mas wanoko. Saya lihat dari komen mas deri, ia sudah aktivasi HM. Bila ada niat jahat dan sumpah serapah tidak baik kemungkinan malah akan berbalik kepada yang menghujat.

        Tetap semangat mas Deri. Kami mendukung anda!

        @mas deri: Terima kasih kemarin sudah ditambahkan ke group, semoga bisa menjadi sarana untuk menambah sedulur dan menjalin hubungan silaturami yang erat.

      • avatar Mas Imam

        Celotehan si wanoko kayak tai kucing, lebih busuk dari sampah, huahahaha.
        Rasanya aku tak perlu berdebat dengan manusia seperti ente ini, rugi waktu, tenaga, dan biaya pulsa, hihihihihihiihihi

        Dan perlu diketahui saya tak pernah takut dan gentar terhadap semua MakhlukNya, baik itu dari bangsa ghoib maupun dari bangsa manusia, baik dari Nyi Roro Kidul maupun dari Aparat Militer.

        Dan satu lagi, Ayat-ayat suci Tuhan YME jangan diperdebatkan saya takut kena imbas adzabNya yang dijatuhkan kepada orang dzalim dan kafir yg mengingkari AyatNya.
        Ketahuilah mister wanoko, ”Tidak ada yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah, kecuali orang-orang yang kafir…” (QS. Al-Mu’min 40: 4)
        “Peliharalah diri kalian dari siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kalian. Ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya.” (QS al-Anfal 8: 25)

  37. avatar nurutama

    assalamualaikum wr..wb…

    beberapa hari lagi NAFAS menjadi TASBIH.
    beberapa hari lagi TIDUR menjadi IBADAH.
    beberapa hari lagi DO”A2 diIJABAH.
    beberapa hari lagi pahala di LIPAT GANDAKAN..aMIeN.

    tp itu semua takan terjadi sebelum semua hilang memaafkan dalam keikhlasan.
    Marhaban Ya Syahra Ramadhan.

    Mohon Maaf Lahir dan Bathin….

    @: toek poro sedulur alangkah baiknya kita g usah tanggap comment mas imam,lebih baik kita bertukar pengalaman tentang amalan2 yng ad di blog RS,saya takut ki guru umar menutup blog rasasejati yang kita cintai,hanya gara2 satu org kita semua kena dampaknya.

    nuwun
    wassalam…
    nurutama…

    • avatar Mas Imam

      @nurutama: Saran yang bagus Mas Nurutama, alangkah lebih baik kita berbagi pengalaman baik itu berbagi ilmu ghaib maupun ilmu agama, karena agama itu make dalil dari Allah dan RasulNya kan?
      Dan Insya Allah Mas Nurutama, saya setetes darahpun tak akan gentar melawan tentara baik itu dari kalangan ghoib maupun manusia nyata yang kafir.
      Apakah mereka mengira hanya mereka saja yang mempunyai ilmu ghaib? atau apakah mereka yang menciptakan dan berkuasa atas nyawa saya?

      @kaum pengingkar AyatNya dan kaum munafiqun: Dan panggillah kawan-kawanmu untuk bantu-membantu menentang AyatNya dan menyerang saya? Apakah mereka itu punya daya dan upaya?
      Ketahuilah bahwa kekuatan itu datangnya dari Allah,
      “.. padahal kekuatan itu hanyalah bagi Allah, bagi Rasul-Nya dan bagi orang-orang mukmin, tetapi orang-orang munafik itu tiada mengetahui.” (QS. al-Munafiqun: 8)

  38. avatar Guntur Haikal

    Mohon kiranya jgn terpancing dengan perseteruan, kiranya lebih bijak dalam menyampaikan segala sesuatu nya…
    @mas imam: klo kiranya kurang berkenan dengan anda kiranya untuk tidak membuat sesuatu yang memancing perseteruan, silahkan anda coment tapi cobalah untuk bisa menghargai orang lain….
    Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Buat saudaraku sekalian

    • avatar Mas Imam

      @Guntur Haikal: Insya Allah saya akan berusaha untuk menghargai orang lain lebih baik dari sebelumnya, tapi saya tidak bisa diam jika AyatNya diremehkan dan diacuhkan.

      Salam kenal

  39. avatar nurutama

    bukannya berbagi pengalaman tentang keilmuan blog RS,lah ini malah perang mulut yak hehehehe……saya g ikut2an takut jadi perang ghiob 😀

    @ : mas imam apakah anda punya pengalaman tentang keilmuan yang ad di blog RS silahkan mas ceritakan pengalamannya.

  40. avatar nurutama

    bukannya berbagi pengalaman tentang keilmuan blog RS,lah ini malah perang mulut yak hehehehe……saya g ikut2an takut jadi perang ghiob 😀

    @ : mas imam apakah anda punya pengalaman tentang keilmuan yang ad di blog RS silahkan mas ceritakan pengalamannya.

    nuwun
    wassalam.
    nuruutama….

    • avatar nurutama

      lah malah comment dipost,

  41. avatar wanoko

    Assalamu’alaykum

    NuwunSewu: untuk guru dan Untuk saudaraku sejati semuanya…mohon maaf lahir bathin atas tulisanku tidak enak di baca..

    terima kasih atas masukannya
    berbenah hati untuk menjadi manusia yg lebih baik lagi…sekali lagi maaf

    Nuwun

  42. avatar deri

    @Kang Wanoko: Wah… Kang, saya bingung mau koment bagaimana… hehe
    Ya beginilah kang… nasib orang yang bodoh ini. Hanya bisa pasrah agar dan berdoa kepada Tuhan YME agar mengampuni kesalahan saya serta orang yang tidak sengaja telah khilaf kepada saya maupun kepada orang lain …

    “Blog ini diperuntukan bagi anda yang “SENANG” dengan dunia ILMU SPIRITUAL, GHAIB dan METAFISIKA. Dalam membaca isi blog ini diperlukan kebijaksanaan. Jauhkan segala syak wasangka dari pikiran. Bila ada perbedaan pendapat, mari bermusyawarah. Jika ada yang tidak dimengerti, mari kita berdiskusi tanya-jawab. Tak perlu menghakimi halal-haram, bid’ah, syirik, komersil atau semacamnya.”

    Setahu saya itu tata tertibnya kang, kurang tau juga kalau misal sudah ada tambahan dari Guru”diperuntukan bagi yang SENANG dengan DALIL”

    • avatar deri

      aduh… hanya ketinggalan satu huruf pada alamat email, avatarnya sudah berubah ternyata. Yang ini lebih lucu… hehehe

  43. avatar Mas Imam

    @ R. Wijaya: Selalu saja menetralkan dan membuat senyum saya, jadi sungkan neh..
    Terimakasih atas komennya, singkat, padat, dapat dipahami dan menetralkan.

  44. avatar Dewa Tidur

    Td saya baca asr, anr, hm dan rdr dicampur tiba tiba mati lampu di desa saya dan beberapa desa yg lain. cuma kebetulan kah?

  45. avatar Deri

    Mas Imam: Mas Imam yang pinter. Hina saya saja mas, jangan hina saudara saya kang Wanoko…
    Katanya mau berusaha? koq malah seperti itu??? Benar kan para sedulur semua?

    Hehe… Tidak gentar sama makhluk gaib? tapi koq meminta ijazah ini itu mulai HM serta ASR kepada para pewaris. Mulai dari sohib Ane, Q’debleng, Senior ane Kang R.Wijaya, Dll. Dengan dalih yang berbeda-beda serta alasan yang berbeda pula. Saya jadi mengerti sekarang kenapa Ki Karang Jati menolak permintaan saya untuk mengijazahkan HM nya…

    Pertama muncul sudah buat ribut. Pertama ribut sama Kang Satrio dikolom Annurit dzat, lalu saya yang anda fitnah dengan dalih balck magic, coba tanyakan kepada para pewaris yang lain? ada tidak black magic dalam ijazah resmi!? lsekarang! senior saya Kang Wanoko yang anda ajak ribut!!!

    Ah!! Apanya yang aktivis dakwah kalo tingkahnya begini!?

    • avatar Mas Imam

      Hahahaha…Sudah, sudah Kang Deri.
      Saya tak bosan-bosannya untuk memohon maaf lagi. Dan Alhamdulillah segala puji bagi Tuhan Semesta Alam, Saya ada setitik petunjuk di hati saya, bahwa agar saya lebih menghargai kawan-kawan disini dan menghargai apa makna perbedaan, karena manusia tempatnya salah dan khilaf.
      Karena manusia itu pada dasarnya diciptakan berbeda-beda, bersuku-suku dan berbangsa-bangsa.

      Dan perlu diketahui, saya sama sekali tidak menghina subjek manapun, yang saya singgung adalah sifat sesorang yang tidak sepaham dengan saya.
      Saya memang kurang bisa mengetik dan membuat karangan komentar menjadi paragrap yang indah, jadi mohon maaf dan maklum adanya atas tulisan saya yg terkesan beraliran garis keras dan sedikit berego yang merupakan cermin dari diri saya ini yang masih tahap menemukan jati diri sesungguhnya.

      Dan jangan pernah menyangkut-pautkan aktivis dakwah yang notabenenya orang islam penyeru manusia ke jalanNya dengan mencap sama saja aktivis dakwah seperti pribadi saya ini.
      Mungkin saya memang tidak santun dikarenakan saya beraliran garis keras dan sedikit labil.
      Karena meskipun saya orang dakwah, saya tidak luput dari status predikat hamba dariNya yang tidak lepas dari salah dan khilaf.

      Mungkin sebaiknya didalam dakwah saya lebih santun kali ya? seperti yang tertera di AyatNya yang berbunyi
      “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS.16:125)
      ……..

      Marilah kita saling bermaaf-maafan, mari kita satukan hati dan sucikan hati menyambut bulan suci Ramadhan 1432.

  46. avatar Deri

    Mas Imam, semua disini tidak ada yang buta agama. Bukan hanya agama islam yang ada disini! Umat kristiani, budha serta hindu juga ada yang menjadi murid Ki Umar, dan Ki Umar suka rela menerima mereka tanpa pandang agama! Kau boleh menyeruhkan ayat2 nya, dan saya senang akan hal itu, karena bisa menjadi pengetahuan tambahan tentang agama, khususnya saya yang bodoh dan pekek ini! tapi janganlah menebar permusuhan. Tahukah anda? tanpa anda sadari anda telah dholim kepada mereka. Para sedulur pasti bisa menilai tanpa ada bawa dalil-dalil tsb.

    Saya memaafkan semua yang telah anda lontarkan itu, mulai dari fitnah black magic serta hujatan2 lainnya. Lihatlah mereka, para sedulur juga memperhatikan. Mereka punya mata, telinga serta otak untuk berpikir mana yang baik mana yang benar, dalam tata tertib sudah dikatakan. Untuk menjadikan bolg ini sebagai media diskusi, bukan debat menang kalah!!!

    Monggo mas Imam, cobalah sedikit renungkan… Banding kan dulu, apa sudah benar jalan dakwah anda? silahkan lihat kajian demi kajian, bukan hanya mas imam yang pernah menyeruhkan ayat2Nya.

    Dan satu lagi, tela’ah lebih lanjut bila mau memberikan dalil, bila benar mau diikuti. Sihir itu haram hukumnya(silahkan lampirkan ayat2Nya karena saya yang bodoh ini tidak tau ayatnya dimana)…

  47. avatar Deri

    Marilah sekali lagi kita ucapkan, Astagfirullahal adzim….

  48. avatar Mas Imam

    Mas Deri: Mas Deri itu tidak bodoh kok, buktinya bisa kuliah di Universitas, tidak seperti saya ini yang belum mengeyam pendidikan di Tinggi. 🙂
    Dan yang bodoh itu bukan Mas Deri atau yg lainnya, karena Manusia ketika dilahirkan/dikeluarkan dari Rahim Ibu kita itu Suci.
    Bahwa yang bodoh dan kafir itu sesungguhnya adalah hawa nafsu dari syaiton yang sejak dahulu memang terkutuk yang menggoda kita dari depan, samping, dan belakang!

    Untuk semua, Mohon maaf lahir batin kepada segenap keluarga besar paguyuban RasaSejati ini.

    • avatar DEBLENK

      @ IMAM
      JKA ANDA INGIN KOMENTAR ANDA BAIKNYA MENCARI TEMPAT YANG TEPAT UNTUK KOMENT ANDA,,,,SEJATINYA AKHLAK MANUSIA HANYA ALLAH YANG MAHA MENGETAHUI’.
      BUKAN KEWAJIBAN ANDA ….!!!

      ” ORANG PINTAR BUKAN ORANG YANG TAHU SEGALANYA , TAPI TAHU APA YANG HARUS DIA LAKUKAN “,

      ” JIKA MANUSIA MERASA BENAR SENDIRI,,TAK UBAHNYA SEPERTI ORANG GILA,YANG SELALU BENAR SENDIRI. “.

      • avatar Mas Imam

        @DEBLENK
        Capek Deh..
        Dapet dari mana tuh semboyan konyol?
        Ajarin saya donk..Huahahaha
        Celotehan tak berbobot..

        Aku Umat Muhammad , yang keras terhadap kaum kafir dan kaum munafik, mohon maaf apabila situ tersinggung, tapi inilah realita keyakinanku!

    • avatar deri

      Bisakah saya ini diperbolehkan bergabung lagi dengan keluarga besar RS?

      “Saya akan lebih santun lagi”

      Monggo Mas Imam, saya pegang janjinya

      • avatar Mas Imam

        @deri
        Wah ada saudara kang deri..
        Hehe, maaf kang, keceplosan..
        Yuk ngumpul di ruang chating, ada siapa saja yang OL?

    • avatar Mas Imam

      @DEBLENK
      Seperti semboyan mister wanoko, Jgn mencubit kalau merasa di cubit itu sakit.

      Saya tak mencubit anda BLENK, janganlah kita bermusuhan, lebih baik kita bersaudaraan.

      • avatar debleng

        @DEBLENK
        Capek Deh..
        Dapet dari mana tuh semboyan konyol?
        Ajarin saya donk..Huahahaha
        Celotehan tak berbobot..

        Aku Umat Muhammad , yang keras terhadap kaum kafir dan kaum munafik, mohon maaf apabila situ tersinggung, tapi inilah realita keyakinanku!

  49. avatar Mas Imam

    Bisakah saya ini diperbolehkan bergabung lagi dengan keluarga besar RS?
    Saya akan lebih santun lagi..

    • avatar debleng

      @DEBLENK
      Capek Deh..
      Dapet dari mana tuh semboyan konyol?
      Ajarin saya donk..Huahahaha
      Celotehan tak berbobot..

      Aku Umat Muhammad , yang keras terhadap kaum kafir dan kaum munafik, mohon maaf apabila situ tersinggung, tapi inilah realita keyakinanku!

      luarrrrrrrrrrrrrrrrrr biasaaaaaaaaaaaaaaaa…….!!!

  50. avatar Deri

    Alhamdulillah…
    Terima kasih bila mau mengerti mas, monggo saya menerima bila memang anda akan berubah lebih santun. . .

    Kang wanoko: sudah kang, mari kita saling memaafkan. Tenang saja kang, adikmu ini tidak apa2 koq. Hehehe.,,

  51. avatar wanoko

    Ajaklah ke jalan Tuhanmu, dengan Hikmah dan nasehat yg baik. ( Q.S An-Nahl:125 )

    Jadilah sebagian di antara kalian umat yg selalu mengajak kebaikan (QS. Al Imran: 104 )

    Dan Tolong menolonglah Kalian atas jalan kebaikan dan takwa, dan jangan tolong menolong atas perbuatan dosa dan salin bermusuhan ( QS Al-Maidah : 2)

    Banyak org yg hafal Qur’an dan Hadits senang mengkafirkan kepada yg lain, Kafirnya sendiri tdk di perhatikan …(cuplikan suluk tanpo waton, Gusdur)

    sdh byk org yang hafal Quran dan Hadits…menurut saya yg paling susah adlh mengkaji dan mengamalkan apa yg terkandung dalam firman-Nya ..
    mari kaji diri sendiri…saling mengingatkan untuk menjadi manusia sejati

    Jgn mencubit kalau merasa di cubit itu sakit

    Nuwun,

    • avatar Ihya' Ulumuddin

      Assalamu’alaikum wr wb.

      hmm…setuju mas Wanoko, memang “sdh byk org yang hafal Quran dan Hadits…menurut saya yg paling susah adlh mengkaji dan mengamalkan apa yg terkandung dalam firman-Nya ..”
      .
      Saya jadi ingat kasus pembunuhan Sayyidina ‘Ali Radhiyallaahu ‘anhu di Kufah pada tahun 40 H(konon pada tanggal 17 Ramadhan).
      Saya sedikit mau berbagi “celotehan”.
      Mungkin sedulur2 sudah pada tahu bahwa Sayyidina ‘Ali dibunuh oleh seorang sahabat yang bernama Abdurrahman ibn Muljam al Himyari al Muradi. ketika kita tahu/mendengar pertama kali nama pembunuh Sayyidina Ali (sahabat Nabi yang sudah dijamin masuk surga/المبشر بالجنة), mungkin kita langsung berasumsi bahwa dia adalah orang kafir, teroris, ahli maksiat, tidak tahu al-Qur’an dan hadits, dsb. Namun, alangkah salah bila kita beranggapan begitu.

      Dalam beberapa literatur diterangkan bahwa Abdurrahman ibn Muljam adalah orang yang ahli ibadah(ada yang bilang قائم الليل), rajin puasa sunnat(صائم النهار), المقرئ/حافظ القرآن(fashih bacaan al-Qur’annya/hafal al-Qur’an,). Pada masa pmerintahan Sayyidina Umar ibn Khattab RA, Abdurrahman ibn Muljam diutus ke Mesir untuk memenuhi permintaan guru ngaji oleh Sahabat ‘Amr ibn ‘Ash, Gubernur Mesir waktu itu. Bahkan sayyidina Umar mengatakan bahwa Ibn Muljam adalah orng yang shalih. Dalam surat balasan untuk sahabat ‘Amr ibn Ash, Sayyidina Umar menulis “Aku telah mengirim kepadamu seorang yang shâlih, ‘Abdur-Rahmân bin Muljam. Aku merelakan ia bagimu. Jika telah sampai, muliakanlah ia, dan buatkan sebuah rumah untuknya sebagai tempat mengajarkan Al-Qur`ân kepada masyarakat”.

      Imam adz-Dzahabi rahimahullah berkomentar tentang Ibnu Muljam: “Sebelumnya, ia adalah seorang ahli ibadah, taat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Akan tetapi, akhir kehidupannya ditutup dengan kejelekan (su`ul khâtimah). Dia membunuh Amirul-Mu’minin ‘Ali Radhiyallahu ‘anhu dengan alasan mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala melalui tetesan darahnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberi ampunan dan keselamatan bagi kita.(lihat : Mizânul-I’tidâl, Abu ‘Abdillah Muhammad adz-Dzahabi, Darul-Ma’rifah, Beirut, tanpa tahun, 2/592.)

      Berbeda dari pandangan itu, di tengah kalangan Khawarij justru Ibn Muljam dielu-elukan laksana pahlawan. Adalah Imran ibn Haththan, penulis syi’r yang menyanjung Ibn Muljam. Kira2 sdikit terjemahnya begini :

      “Oh, sebuah sabetan dari orang bertakwa, tiada yang ia inginkan
      selain untuk menggapai keridhaan di sisi Dzat Pemilik ‘Arsyi
      Suatu waktu akan kusebut namanya, dan aku meyakininya
      (sebagai) insan yang penuh timbangan (kebaikannya) di sisi Allah” (dikutip dari :
      Al-Farqu bainal-Firaq, ‘Abdul-Qâhir al-Baghdâdi, Darul-Kutub al-’Ilmiyyah, tanpa tahun, hlm. 62-63).

      Nah, terlepas dari apa motif pembunuhan dan pro-kontra penilaian tentang Abdurrahman Ibn Muljam, secara jelas kita dapat melihat bahwa orang yang ahli ibadah dan hafal qur’an tidak serta merta langkah dan tindakannya benar/dibenarkan syari’at tak terkecuali sahabat nabi, yang mana Nabi Muhammad SAW sendiri menyebut generasi di masa beliau adalah generasi paling baik (kata nabi ; خير القرون قرني…..). bagaiamana dngan generasi di masa kita sekarang???!! Maka saya sangat setuju dengan komentar Mas Wanoko bahwa “yang paling susah adalah mengkaji dan mengamalkan apa yang terkandung dalam firman-Nya”
      ———————————————–
      Guru Ki Umar menulis di beranda Rasa Sejati ini, “Bila ada perbedaan pendapat, mari bermusyawarah. Jika ada yang tidak dimengerti, mari kita berdiskusi tanya-jawab. Tak perlu menghakimi halal-haram, bid’ah, syirik, komersil atau semacamnya.” Kalimat2 itu menurut saya bijak, santun banget. Sang pemilik “rumah/home” mempersilahkan tamu-tamunya untuk masuk dengan sangat baik, memperlakukan mereka dengan baik, dan dengan senang hati sudi menjawab pertanyaan2 dari para tamu yang sebanyak itu. Untuk itu, kita sebagai tamu kurang etis kiranya jika menjadikan “rumah/home” yang nyaman nan indah ini sebagai arena saling serang, men-“judge” orang yang tidak sepaham dengan kita sebagai orang yang tidak baik. Di kolom ini sudah ada terjemah ayat Al-Qur’an yang dikutip tentang tata cara perdebatan, tinggal bagaimana kita menerapkannya.

      Tentang perbedaan pendapat, saya bukan hendak menjelaskan etikanya karena bukan kapasitas saya untuk menjelaskan. saya cuma sedikit mau nyumbang Link kitab “adabul ikhtilaf/etika berbeda pendapat” untuk para sedulu. Ini likn-nya http://ia600502.us.archive.org/14/items/waq34127/34127.pdf
      Kalo link tidak bisa, silahkan masuk ke “waqfeya.com” kemudian search “آدب الإختلاف”

      Selanjutnya, Untuk semua sedulur khususnya guru Ki Umar sang pemilik “home”, Maaf beribu maaf jika tulisan saya ini menyinggung perasaan sedulur atau kurang berkenan di hati para sedulur atau dalam tulisan ini ada yang keliru. Sekali lagi, Mohon maaf lahir bathin jika saya ada salah kpd semua

      Sekian dari saya,

      Wassalamu’alaikum wr,wb.

      • avatar Satrioaji

        Tulisan yang menentramkan Pak Ihya. Jazakallaah.

        Satrioaji

      • avatar Ihya' Ulumuddin

        Salam….

        terima kasih mas aji. الله يجزيك

        o ya, ada koreksi sedikit tentg tulisan arab dan terjemahnya, kyk’y krn pake tulisan arab tp format latin,

        Rajin puasa sunnat : صائم النهار
        Hafal Al-Qur’an : حافظ القرآن
        Fashih bacaan Al-Qur’annya : المقرئ

        Sekian,

        Wassalamu’alaikum wr wb

      • avatar wanoko

        Wa’alaykum salam, Kangmas Ihya’ulumudin..treima kasih atas tambahan pengetahuan dan masukannya…Insya Allah, sangat berguna pada diri saya dan sedulur sejati semuanya….

        Salam sejahtera Kagem Guru, Kang mas Satrioaji, dan sedululur sejati semuanya…semoga Gusti Allah Selalu membimbing kita dan diberi pemahaman atas Ilmu-NYA

        mari sama2 menjaga silaturrohim dan saling berbagi untuk kebaikan semua…
        Jangan mencubit kalau dicubit terasa sakit, mari kita belajar mengenali diri sendiri…
        mohon maaf lahir bathin kalau ada tutur kata yg kurang berkenan dihati

        Nuwun,

        Wanoko

  52. avatar nurutama

    alhamdulilah akhirnya mas imam sadar juga akan kesalahan2nya..amiin
    semoga allah SWT mengampuni dosa2 kita yng disengaja maupun yang di sengaja amiin.

  53. avatar DEBLENK

    semangat 45
    buat sedulur sedulur semuanya MAAF..!!!!
    ADA BAIKNYA JIKA KITA BERDISKUSI TENTANG FEMAHAMAN ,,. DI RUANG LOUNGE SAJA..RASANYA TAK PAS JIKA DI HALAMAN INI…
    MAAF SEBESAR BESARNYA JIKA SALAH KATA..COZ ANE BARU BELAJAR MENGAJI DIRI.

  54. avatar brur

    Salam kenal ki saya sering nyimak blog rasa sejati dan mohon ijinny

  55. avatar Dewa Tidur

    Hdup di dunia ini.. kewajiban saya hrs jalan terus seperti sholat, zakat, puasa dll. kalau tdk dijalankan, dianggap kafir, diancam masuk neraka dll. tp hak hak saya sngt sulit utk didapatkan terutama hak mendapatkan jodoh dan rejeki. tdk seimbang antara hak dan kewajiban. hdup terancam hancur tp tetap dibebani dg kewajiban yg tdk boleh ditinggalkan.

    • avatar Satrioaji

      @Mas Dewa Tidur; Boleh usul rembug ya Mas, mohon maaf. Padahal Allah SWT itu paling demokratis loh, kalau di dalam kitab suci Qur’an dijelaskan “Laa ikrooha fiddiin … ” tidak ada paksaan masuk dalam agama ini. Sholat, zakat, puasa dll yang anda sebutkan kebagai kewajiban – bukan demikian adanya, tapi itu adalah sebagai sebentuk SYUKUR kita kepada Allah.

      Mengapa? Karena kita hidup di dunia ini tidak berbekal apa-apa. Allah SWT lah kemudian yg memberikan kecukupan akan kehidupan kita. Definisi kecukupan memang nisbi, sehingga arti kecukupan bagi saya dan anda tentu lain. Saat ini Mas Dewa menginginkan jodoh dan rejeki yg katanya tidak datang-datang. Mohon banyak istighfar yang banyak karena dia adalah 1 dari 20 cara memperbanyak rejeki.

      Dalam kita suci saya dikatakan, “Wa man yasykur fainnama yasykuru li nafsih” … Barang siapa yang pandai bersyukur, sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri. Khusnudzon lah kepada Sang Kholik. Apa yang terjadi kepada kita, TENTULAH itu memang harus terjadi … tidak ada yang kebetulan.

      Semoga berguna.

      WAssalam,
      Satrioaji

    • avatar Ki Umar Jogja

      Salam,

      Jodoh, rejeki dan apa saja yang anda anggap sebagai “hak” anda itu sejati DIA juga yang telah mengaturnya. Maka janganlah risau dengan “hak” anda itu,
      Agama bukan untuk membebani umatnya. Hanya bisikan dari nafsu-lah yang membuat kita merasa terkekang oleh adanya tuntunan agama.

      Kita tahu tidak setiap jam kita sembahyang, tidak setiap hari bayar zakat, tidak setiap hari pula berpuasa. Hajipun hanya sekali seumur hidup sudah cukup. Bukankah lebih banyak waktu luang (keduniawian) dari pada menjalankan tuntunan ibadah kepadaNYA? Sementara DIA tidak pernah berhenti menurunkan rahmat dan nikmatNya.
      Contoh: bila orang sakit dirawat di rumahsakit (hospital) dipasang selang udara untuk pernafasannya, itu satu tabung oksigen untuk kapasitas beberapa jam saja sudah mahal sekali bayarnya. Sekarang andaikata bila DIA menghendaki anda harus membayar setiap udara yang anda hirup selama ini. Sanggupkah?

      Begitu banyak nikmatNYA yang kita lalaikan. Sibuk menodong “hak” kepada Tuhan, lupa untuk bersyukur atas segala karunia & nikmatNYA. Saat segalanya dicabut dan diganti kesengsaraan, penyakit, kebangkrutan dan kemiskinan, baru sadar dan ingat kepadaNYA.

      Maka solusinya adalah pandai-pandai dalam memanajemen waktu. InsyaAllah tidak ada lagi pemikiran semacam itu.

      Sekedar mengingatkan, tanpa bermaksud menggurui. Semoga bermanfaat.

      • avatar deri

        Assallamualaikum wr wb

        Selamat malam Guru…!!! Mau mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa, maafkan bila ada segala kesalahan saya bila ada Guru. . .

        Semoga ke depannya kita semua lebih baik dari sebelum-sebelumnya…

  56. avatar Mas Imam

    Marhaban ya Ramadhan
    Segenap Keluarga Besar RasaSejati mengucapkan
    Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan
    “Mari Sucikan Hati, Pikiran dan Lisan”

    Mari kita beristgfar bersama-sama,
    Astagfirrullah hal Adzim

    Mari juga kita bershalawat kepada manusia paling agung manusia utusanNya, Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muttalib
    “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikatnya bershalawat untuk nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”
    QS Al Ahzab: 56
    ……….

    Selama ini saya, Mas Imam, banyak sekali menyinggung perasaan para pengunjung blog RS, maka dari itu saya Mas Imam memohon maaf atas kesalahan saya baik itu yang tidak disengaja maupun yang disengaja.
    Teruntuk kepada Ki Umar selaku pemilik blog, Deri, SatriAji, Wanoko, dan seluruh pengunjung yang sedang membaca tulisan saya ini.

    • avatar deri

      Alhamdulillah.. Ya mongo mas Imam, kami senantiasa menerima mas Imam… Tapi jangan begitu lagi ya? hehe… Ingat loh. . hehe

  57. avatar Ahmad Sarwat, Lc

    Sedikit Artikel untuk para pengunjung setia RS:
    ………

    Mengharap Surga dan Takut Neraka atau Lillahi Ta’alla

    Assalamualaikum Wr. Wb

    Pak Ustadz yang saya hormati, perkenankan saya bertanya.

    Sering saya dengar dalam pengajian-pengajian, bahwa kita dalam beribadah adalah mengharapkan syurga dan takut akan neraka dengan berbagai ancaman dan janji-janji yang tersebut di antara keduanya.

    Yang mengusik hati saya adalah bukan kah setiap sholat, kita berikrar” Inna sholati, wanusuki wamahyaya wama mati Lillahi rabbi alamin.” Bukan kah sholat kita, hidup kita dan mati kita karena Allah semata… Bukan karena mengaharap surga atau takut neraka.

    Lha kalo menilik dari alinea I pertanyaan saya ini, maka org akan beramal shaleh karena mengharap surga dan takut neraka, jadi klo ga ada “iming2/ancaman” itu orang tak akan berbuat shaleh?

    Bagaimana menurut Pak Ustadz pemikiran ini? Apakah benar atau salah? Saya kok jadi berpikir masa kyk anak kecil aja… Berbuat sholeh karena “iming2″ permen surga dan ketakutan ama ancaman neraka. Bukankah kita seyogyanya berbuat sholeh itu ikhlas se ikhlas2nya.biar Allah sendiri yang menilai..klo di ganjar pahala ya Alhamdulillah… Tp klo ga dikasi apa-apa ya gapapa… Bukankah yang menilai amalan kita ini Allah ya Pak… Kan dia yang tau maksud di hati kita.walo sekecil apapun. Bagaimana klo Allah menilai kita..”ooo kamu itu sholat dan beramal sholeh karena surgaku dan takut neraka ku tho… Bukan karena Aku”

    Terimakasih atas pencerahan kepada Iman saya, Semoga Allah selalu memberi pencerahan hati hambanya yang lagi mencari Nya… Amin.

    Wasalam,

    Nurman
    jawaban

    Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

    Pemikiran yang anda kembangkan itu tidak lain adalah pemikiran para sufi atau kalangan aliran dalam tasawwuf. Intinya ingin memilah antara ibadah dan cinta kepada Allah dengan ganjaran atau ancaman yang Allah SWT berikan.

    Pemikiran itu agak paradoks sebenarnya, karena seolah-olah orang yang beribadah karena takut kepada siksa neraka dianggap tidak benar niatnya. Dan seolah-olah bila beribadah karena ingin mendapat surga Allah, juga dianggap keliru.

    Pemikiran ini boleh dibilang aneh bin ajaib. Tetapi begitulah khas para sufi. Dan kalau tidak bikin yang aneh-aneh, nanti tidak lagi dibilang sufi. Hilang keeksentrikannya.

    Logika Bengkok

    Yang bengkok dari logika itu adalah ide untuk memilah antara cinta kepada Allah dengan surga Allah. Seolah ibadah itu hanya karena cinta kepada Allah. Sedangkan kalau surga Allah, dianggap bukan tujuan dari ibadah. Akibatnya, orang jadi tidak boleh berharap surga.

    Logika ini, sayangnya, salah total.

    Mengapa salah total?

    Ya, karena yang mengiming-imingi surga itu justru Allah SWT sendiri. Bukannya si Entong atau di Bejo. Yang menakut-nakuti para pembangkan dengan neraka dan siksa pedisnya juga Allah SWT sendiri, bukan di Doel dan bukan si Paijo.

    Lalu mengapa harus muncul pemikiran yang ‘membenci’ surga, padahal surga itu kan ciptaan Allah? Allah SWT sendiri yang menjanjikan untuk memberi surga buat siapa saja yang mau taat dan tunduk kepada Dirinya.

    Kalau kita tidak boleh berharap surga dari Allah, berarti kita telah menghina Allah. Sebab Allah sendiri yang telah menawarkannya, menjanjikannya, serta menyediakannya.

    Orang yang menampik tawaran, janji dan penyediaan dari Allah adalah orang yang membangkang, tidak tahu sopan santun dan tidak tahu diri kepada Allah.

    Kalau memang kita tidak boleh berharap surga yang dijanjikan Allah, buat apa Allah SWT menyebutkan jannah dan jannaat lebih dari 100 kali di dalam Al-Quran?

    Buat apa Allah SWT berfirman:

    Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan, “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu.” (QS. Fushshilat: 30)

    Buat apa Allah memerintahkan untuk memberi kabar gembira dengan janji masuk surga kepada orang yang beriman?

    Buat apa Allah SWT menyebutkan bahwa Dia mewariskan surga kepada orang-orang yang beriman?

    Dan itulah surga yang diwariskan kepada kamu disebabkan amal-amal yang dahulu kamu kerjakan. (QS. Az-Zukhruf: 72)

    Dan buat apa Allah secara khusus ‘menyediakan’ surga bagi mereka yang beriman?

    Berlomba-lombalah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. (QS. Al-Hadid: 21)

    Buat apa semua itu Allah janjikan, berikan dan kabar gembirakan?

    Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

    Ahmad Sarwat, Lc

    • avatar Ki Umar Jogja

      Salam,

      Sebenarnya tidak ada pemilahan seperti itu bila kita mengerti tasawuf. Kenyataanya memang ada hadist Qudsi yang menyindir akan orang-orang yang beribadah hanya mengharap surga dan takut neraka.

      Bila memang anda bijaksana, seharusnya mengerti keadaan ruhani orang yang sedang bertanya itu. Boleh saja meluruskan analoginya, sebagaimana argumen diatas. Namun perlu diperhatikan juga sebenarnya apa yang sedang dialami oleh sang penanya, selaku pejalan spiritual yang menghadapi dilema hati semacam itu. Sehingga jawaban tidak kontekstual, hambar atau malah membenturkan dengan aliran lain, merasa paling benar.

      Ketika masih kecil kita sering diiming-iming hadiah dalam melakukan segala sesuatu. Ketika beranjak dewasa mulai mengerti, walau tanpa diiming-iming hadiahpun, bila dianggap baik & benar akan dilakukan juga.
      Perjalanan ruhani juga begitu, tidak selamanya surga dan neraka menjadi motivasi yang kuat bagi para pejalan spiritual. Semua kembali kepada perkembangan kedewasaan ruhani masing-masing.

      Seorang konsultan spiritual, entah itu pemuka agama, kyai, ustad, gelar LC dan lain sebagainya harusnya lebih bisa memahami keadaan ruhani (jiwa) jamaah / muridnya, bukan sekedar kontekstual. Sehingga tuntunan agama tidak terasa kering dalam menghadapi problematika kehidupan yang semakin kompleks ini.

      Sekedar berbagi, tanpa bermaksud menggurui.

      Nuwun,

  58. avatar Ahmad Sarwat, Lc

    Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    Saudaraku Umar yang sangat kritis,

    TerimaKasih telah bersedia menyanggah atas tulisan sederhana yang telah saya muat di sini. Jikalau berkenan, saya akan melanjutkan lagi pemusyawarahan ini

    Sebelumnya saya sudah sedikit banyak membaca komentar pengunjung disini dan tata tertib, bahwa dilarang berdebat dan tidak perlu menghakimi, jika ada sesuatu marilah dimusyawarahkan, saya disini mencoba untuk berbagi pemahaman dan bermusyawarah.

    Begini saudara Umar dan para pengikutnya, prahara masalah surga dan neraka itu adalah haq, bukan dongeng dan isapan jempol, dan sudah tercipta dan disiapkan oleh Allah kepada hamba-hambaNya semua.
    Memang makhluk bernama surga dan neraka itu tidak pernah kita lihat dengan mata telanjang, dan kita semua belum pernah mati karena kita masih bernafas sehingga kita belum pernah menginjak surgaNya dan nerakaNya.
    Terlalu banyak nash-nash di dalam Al Kitab maupun dari hadits kabar yg dibawa oleh Rasul kita akan dahsyatNya hari Akhir.
    Inilah yg disebut dengan iman kepada Akhirat(kehidupan sesudah meninggalkan dunia)

    Beriman atau meyakini akan adanya akhirat adalah bagian dari cabang keimanan di dalam din Islam, tidak boleh mempercayai atau mengimani Islam itu secara septong-potong hanya satu dimensi saja, misal saya hanya beriman kepada Allah saja tetapi ingkar, kufur dan tidak mau mempercayai selain dari Allah, misal ingkar kepada rukun-rukun Iman lainnya. Tetapi jalan yang ditempuh adalah harus mengimani secara global bahwa ada Manusia utusanNya yang pernah langsung bertemu denganNya diwaktu peristiwa Isra` Mi`raj, ada Makhluk bernama Malaikat yang selalu patuh terhadap apa yg selalu diperintahkanNya dan ada juga Makhluk yg bernama Manusia yg telah diberi anugerah akal dan fikiran yaitu berupa otak, yang bisa melakukan kebebasan berfikir apa saja.

    Bukankah seperti yg kita ketahui bahwa kita semua setelah menghembuskan nafas terakhir akan kembali ke AsalNya?
    Dan menurut pemahaman kami adalah kita setelah mati akan menetap di kehidupan kedua, yaitu didalam JannahNya yg penuh dengan Rahmat dan AmpunanNya yg diperuntukkan kepada HambaNya sewaktu di dunia dulu mereka MenyembahNya dan takut akan adzabNya
    Atau menetap di NaarNya yg penuh dengan Murka dan Hukuman PedihNya disebabkan mereka sewaktu didunia dulu selalu ingkar, kufur dan mengatakan kebohongan atas Nama Allah tanpa dasar
    Dan perlu diketahui, Allah Tuhan kami, tidak pernah berbuat dzalim atas Hamba-HambaNya, tetapi DIA adalah Maha Penyayang, Maha Adil, sekaligus Maha Penyiksa.

    Alangkah beraninya jika berani mengingkari dan mendustakan akan tempat yg bernama Surga dan Neraka ini.
    Alangkah hambarnya, jika kita tidak tahu kemana kita akan menetap setelah ruh meninggalkan jasad ini.
    Inilah hikmah diciptakannya makhluk bernama Surga dan Neraka, dan makhluk berdua ini tidak lain adalah hasil yg kita peroleh dari cermin kehidupan selama di dunia yg fana ini.

    Jadi untuk mereka yang merasa sekarang ini menyembah kepadaNya sesuai tuntunan Rasul utusanNya sekaligus beriman dan beramal shaleh, termasuk berbuat baik, tidak perlu bersedih dan khawatir, karena Tuhan kami itu tidak buta alias Dia Maha Melihat keadaan hamba-hambaNya dan Dia Maha Bijaksana.
    Dan boleh saja beribadah untuk mengharap RidhoNya dan takut akan MurkaNya yg memang DIA tidak main-main akan Ayat yg diturunkanNya, dan itu dijadikanNya berupa bentuk Surga(RidhoNya) dan Neraka(MurkaNya)
    Demikianlah, semoga dapat dipahami

    Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

    Ahmad Sarwat, Lc
    ……

    Dan untuk permasalahan nama atau gelar, memang sengaja saya tuliskan gelar LC, dan saya tidak merasa terbebani menyandang gelar keagamaan tersebut, seharusnya anda tidak perlu risih dan menyinggung masalah ini. Seperti juga anda yg berlabel gelar “Ki”

    • avatar Satrioaji

      Quote dari Ki Umar:
      ==================***
      “Sebenarnya tidak ada pemilahan seperti itu bila kita mengerti tasawuf. Kenyataanya memang ada hadist Qudsi yang menyindir akan orang-orang yang beribadah hanya mengharap surga dan takut neraka.”

      Sufi yang tawaddu’ biasanya hanya sedikit bicara. Mereka lebih sering diam. Para sufi lebih mirip air gunung yang segar daripada wanita cantik … begitu kutipan buku “Spiritual Thinking” dari Priatno H. Martokoesoemo – murid dan ikhwan TQN (Tarekat Qodiriyah Naqsabandiyah) Pangersa Abah Anom – Tasikmalaya. Logika bengkok yang Ustadz sematkan untuk menjawab pertanyaan penanya yang sedang mencari jalan itulah yang mengusik pembaca barangkali.

      Ustadz Sarwat Lc, yang saya juga sering membaca tulisan beliau, izinkan saya ikut musyawarah bahwa “Innallaaha ya’muru bil ‘adli wal ikhsaan” – sesungguhnya Allah memerintahkanmu berbuat adil dan ihsan, dan bahwa “Qoulul ma’ruufi shodaqotun” – perkataan yang baik adalah sedekah. Tentu dengan rendah hati Ustadz dan Ki Umar.

      Ustadz tentu tidak perlu diingatkan bahwa di dalam QS Adz-Dzaariyat:56 berbunyi “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka menyembah-Ku” – Memang di banyak tempat di Kitab Suci kita, disebutkan bahwa Surga dan Neraka adalah 2 hal yang disiapkan untuk ‘iming-iming’ dan ‘ancaman’ Allah SWT terkait ibadah yang kita lakukan/tinggalkan. Benar adanya bahwa itu adalah iming-iming dan ancaman yang haq disebutkan-Nya di beberapa penggalan ayat & hadits Rosul sAW.

      Tapi menilik pada Adz-Dzaariyat 56 di atas – hendaknya tujuan kita beribadah adalah menyembah-Nya saja, bukan?. Di surat Al-Hadid:21 pun yang disebutkan adalah: MAGHFIRAH dulu yang kita kejar, baru SURGA menyusul yang merupakan KEPASTIAN dari orang yang mendapatkan MAGHFIRAH (karena penyembahan kepada-Nya). “Saabiquu ilaa maghfiratin min robbikum – WA – jannatin … dst … Huruf WAW disini – dalam kaidah nahwu WAW apa itu Ustadz?

      Jadi saya quote lagi dari Ki Umar, bahwa “sebenarnya tidak ada pemilahan seperti itu bila kita mengerti tasawuf” – dan yang dituduhkan dengan logika bengkok itu.

      Syaikh Abdul Qodir Jailani berkata kepada muridnya, “Sebanding cintamu kepada Allah, maka makhluk-Nya akan mencintaimu. Sebanding ketakutanmu terhadap Allah, maka makhluk-Nya akan takut kepadamu.”

      Semoga sharing ini berguna dan bukan maksud bersilat lidah.

      ================**

      NOTE: saya bukan (belum) pengikut salah satu tasawuf

      Wassalam,
      Satrioaji

    • avatar Ki Umar Jogja

      Wa alaikum salam wrwb,

      Sebenarnya yang saya garis bawahi dalam jawaban saya diatas bukan masalah surga dan nerakanya. Karena saya pun menyadari sebagaimana argumen anda diatas. Maka saya jawab : “…Boleh saja meluruskan analoginya, sebagaimana argumen diatas…”

      Tapi yang saya garisbawahi : “…Namun perlu diperhatikan juga sebenarnya apa yang sedang dialami oleh sang penanya, selaku pejalan spiritual yang menghadapi dilema hati semacam itu”

      Itu orang sedang mengalami kebimbangan hati, tingkatan spiritualnya sedang berkembang, naik dan hendak mencapai kesadaran spiritual yang baru. Saya kira dalam hal seperti itu seorang ustad / kyai / LC sebagai ahli dakwah harus lebih kritis, lebih peka, lebih FOKUS dan bijaksana dalam memberi jawaban.

      Mengapa dijawab dengan menghantam aliran lain (Sufi)? Apakah sang penanya ini pengikut aliran sufi? Kalau saya cermati pertanyaan diatas, tidak disebutkan sang penanya itu pengikut sufi. (Hehe..) Mengherankan sekali mengapa lalu jawaban dikait sangkutkan dengan aliran sufi? Seolah-olah mereka kaum pengikut tasawuf itu salah, bid’ah dan sesat. Ahh..aliran ini benar, Aliran itu salah. Aliran sana bid’ah. Aliran sono sesat.

      Wah..bukankah hanya DIA yang lebih mengetahui siapa yang paling benar jalannya? Dalam Al Quran disebutkan: “Katakanlah : Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya masing-masing. Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya”.(Al Israa 84)

      Mengapa kita tidak fokus saja dengan mencari jawaban yang tepat sesuai dengan apa yang sedang dialami oleh sang penanya? Sesuai perkembangan ruhaninya. Jawaban yang lebih objektif, tanpa disangkutpautkan dengan aliran lain. Karena memang dalam hal ini tidak ada hubungannya dengan diri sang penanya.

      Terlalu sering saya menerima keluh kesah dari sedulur atau klien. Kadang saya bertanya kepadanya : mengapa anda tidak konsultasi kepada ahli agama saja? Mereka menjawab : “Tidak! mereka lebih sibuk memberi jawaban yang membenarkan aliran mereka sendiri. Tiada sampai jawaban dari mulut ulama yang mengena di hati saya. Sedangkan disini saya mendapatkan jawaban objektif sesuai permasalahan saya”

      Ini sekedar berbagi cerita saja, sebagai bahan diskusi kita, mengapa sih akhirnya banyak orang pergi ke “dukun” / psikolog / parapsikolog daripada pergi ke “ustad” 😀

      Intinya, saya cuma ingin mengatakan : Fokus dengan pertanyaan, lalu berilah jawaban yang seobjektif mungkin sesuai dengan permasalahan diri sang penanya. Sudah tahu Islam ini terpecah-pecah dalam banyak golongan, koQ malah dipertajam & peruncing lagi. Sungguh tidak selaras dengan doa Nabi SAW, yang menginginkan umatnya ini bersatu (bukan berarti harus sama lho).

      Mari dilanjutkan diskusinya. FOKUS dengan pertanyaan sang penanya, Mari cari jawaban yang terbaik untuk permasalahannya. Bukankah ini tujuan anda mengangkat topik ini? Jangan katakan, anda mengcopy paste tulisan diatas hanya untuk numpang beken. Huehe.. (becanda 😀

      @Satrioaji : Saya juga bukan pengikut tarekat, hanya seorang yang menapaki jalan paranormal. Di Kejawen tidak ada istilah surga dan neraka. Hehe…

      Nuwun,

  59. avatar wanoko

    Salam

    Nuwun Sewu, Ki Umar, Ustd Ahmad Sarwad, kang Satrioaji…nderek nyimak lan ngikut diskusinya..mhn maaf dan bimbingan kalau ada salah kata

    yang pertama saya setuju dgn Ki Umar..mengenal diri sampai seberapa jauh perjalanan ruhani seorang hamba mengenal dgn Tuhan-Nya,

    Surga dan Neraka adlh puncak dari kenikmatan dan kepedihan…saya rasa seeorang hamba msh menginginkan kenikmatan dunia dan masih mengeluh mendapat ujian Tuhan saat dunia..jd baik ada-nya msh berharap surga dan takut neraka

    begitu pula sebaiknya…apabila seorang hamba sdh mencapai (wushul) dan hatinya sdh masuk dihadapan-Nya, maka tdk ada permohonana yg di utarakan, melainkan diam dan menyaksikanNya. menjadi tamuNya, dan tamu yg baik tdk menginginkan apa-apa juustru berbudi adab yang bagus
    Tidak makan kecuali yg disuguhkan, mengambil apa yg diberi, kecuali jika ditanyakan “Anda ingin Sesuatu?” Ia pun berkeinginan, sebagai bentuk pelaksanaan perintah, bukan krn pilihan sendiri

    Semua berkah kesabaran dan keteguhan pada situasi mencintaiNya. kedekatan hamba hanya kepada Allah Azza-wa Jalla, sedangkan cintanya Allah Azza wa-Jalla pd hambaNya, bukan seperti mahkluk pada sesamanya Karena Tuhan kita Azza wa-Jalla:

    “Tidak satu pun yang menyamaiNya, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat” (Asy- Syuura : 11)

    Kang mas Satioaji aku ngikut…saya bukan (belum) pengikut salah satu tasawuf…maaf, tulisanku hanya ku dpt dari membaca…hehe

    Nuwun,

  60. avatar Ramlansakti

    Assalamualaikum…
    Seronoknya saya membaca diskusi kalian panjang memanjang…bila dibaca berulangkali nampaknya seperti sya mengerti sesuatu…mengenal TUHAN dan mengenal diri sendiri adalah yg penting, seperti manusia dimuliakan TUHAN , tumbuhan, air atau alam semesta, jin sitan malaikat adalah titipan bagi manusia untuk lebih mengenal Kebesaran SANG PENCIPTA…sapa yg memahami kemuliaan yg diberikan TUHAN akan terasa dekat sekali dgn Nya…kalo suda sampai tahap kerohanian begini apakah masa terfikirkan takutkan neraka atau takut tdk masuk surga…sedangkan surga itu khas dijadikan untuk manusia total untuk umat manusia…itulah rahsia alam rahsia Allah…..rahsia kenapa dijadikan semua ini ialah untuk manusia mengenal TUHAN…terimakasih Allah kerana memuliakan kami menjadi manusia(RUH)..
    Kenallah Allah sepenuh hati nurani jgn berhabis2san mengenal surga neraka itu cuma moral sisipan …..
    mohon maaf jika mengganggu diskusi kalian yg lebih arif kerana diskusi kalian telah membuatkan saya lebih faham sesuatu…terimakasih buat kalian khusus buat Ki UmarJogja yg sungguh berwibawa….senang sekali saya lepak2 di blog tuan……wasalam

    • avatar Ki Umar Jogja

      Wa alaikum salam wrwb

      Saya bahagia dan senang, ternyata diskusi di blog ini dapat membangkitkan kesadaran-kesadaran ruhani yang baru. Membentuk manusia yang mandiri, jauh dari dokrin dan mitos seseorang ataupun kitab.
      Dalam setiap diskusi saya pribadi tidak peduli, apakah anda sependapat dengan saya atau mereka. Sebab yang terpenting adalah setiap orang diberikan kesempatan untuk mengembangkan kecerdasan spiritualnya. Tanpa ada dokrin atau pemaksaan suatu pendapat yang seolah-olah dianggap paling benar.

      Sekali lagi saya senang bila dengan membaca isi wacana blog ini lalu anda semua, para sedulur RasaSejati mendapatkan semacam ilham / inspirasi / pemahaman baru / kesadaran ruhani & peningkatan kecerdasan ruhani guna meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME.

      Nuwun,

  61. avatar Ahmad Sarwat, Lc

    Terimakasih saudara Umar,

    “Mari dilanjutkan diskusinya. FOKUS dengan pertanyaan sang penanya, Mari cari jawaban yang terbaik untuk permasalahannya. Bukankah ini tujuan anda mengangkat topik ini?”

    Saya paham juga, selain anda sebagai guru spiritual, juga merangkap sebagai pebisnis yg tentunya tidak ingin diusik sama orang luar. Tetapi andai saja saya ini dilihat dari sudut kacamata sebagai pengunjung biasa blog RS seperti rekan-rekan lainnya tanpa embel-embel nama dan gelar, tentu reaksi anda tidak jadi begini kan?
    Perlu diketahui juga, kami didalam berkomentar akan selalu menghubungkan dengan Islam yang tentunya dengan dalil ayat yg telah kami yakini sebagai FirmanNya, kepercayaan kami, karena keyakinan dan basic saya memang dari pendidikan Islam yang notabenenya bukan dari Indonesia bukan kejawen. Dan karena didalam materi keilmuan anda juga ada yg mengambil dari Al Quran yg notabenenya adalah simbol perangkat Islam.

    Dan bisa saja jika DIA berkehendak, kami dari kalangan para agamis ini bisa bergabung menjadi rekan-rekan disini sebagai pewaris dari saudara Umar, sebagai bahan untuk mengkaji keilmuan dari orang kejawen.
    Apakah disini ada kebijakan baru? sehingga para dai tidak diperkenankan untuk bergabung didalam majelis ini?

    wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

    • avatar Ki Umar Jogja

      Salam,

      Tidak ada batasan untuk bergabung dalam komunitas blog RasaSejati ini, selain apa yang telah ditetapkan di Tatatertib. Siapa saja boleh bergabung di blog ini. Saya senang berdiskusi dengan siapa saja, orang awam ataupun pemuka agama, kyai, ustad, pendeta, paranormal dll. Bila anda merasa risih dengan “penekanan” saya terhadap anda sebagai pendakwah itu semata-mata karena saya memberi perhatian lebih kepada anda. Sekedar memberi masukan, yang saya rasa bermanfaat untuk memberi inspirasi baru dalam berdakwah tanpa harus memojokan atau memberi kesan buruk terhadap aliran agama yang lain. Jangan mendogma jamaah apalagi menghakimi aliran lain, cukup menyampaikan dan biarkan jamaah yang menilai. Sama juga kita diskusi disini, kita sampaikan pendapat masing-masing dan biarkan pembaca menyimpulkan sendiri. Saya berharap agar lebih bijaksana dalam memberi pendapat (argumen) sehingga tidak menyinggung orang lain atau aliran agama lain entah itu aliran sufi (tasawuf), kejawen, & agama lain. Kita fokus saja kepada inti permasalahan si penanya. Itu saja.
      Bila anda merasa marah atas tulisan saya, tak lupa saya menghaturkan maaf.

      Monggo, silahkan dilanjut diskusinya?

      • avatar abdul mupid

        assalamu’alaikum……

        slam sejahtera dan sehat selalu pd ki UmarJogja

        mav ki, saya baru d blog ini, saya ingin mnta tlong

        1. saya mnta tlong bersediakah ki UmarJogja menerawang saya?
        jika bersedia, nma sa Abdul mupid dengan kelahiran 05-06-1993
        adakah hal” negatif yang terkandung dalam diri saya, jika ada ki UmarJoga berkenan untuk memberitahukan pada saya melalui email saya restavaraa@yahoo.com
        2. saya ingin belajr ilmu tentang metafisika atau yang berbau ghaib dengan cara di wiridkan sekaligus bertujuan ingin lebih mendekatkan diri pada Allah SWT, tp saya tidak mempunyai guru, sebaiknya bagaimna ya ki????
        3. kalau saya belajar melalui blog ini apakah boleh ki??
        tp bagaimna dengan pengijazahannya sedangkan saya jauh dlam segi jarak jika saya hrz datang ke tmpt ki UmarJogja???

        mhon solusinya ya ki….
        mavv jika ada kta” saya yng salah..

        trimakasih
        wassalamu’alaikum….

      • avatar abdul mupid

        assalammu’alakum…..

        maav ki,ada kesalahan email mhon maav
        ini email yang benar
        abdulmupid82@yahoo.com

  62. avatar debleng

    ……..

  63. avatar A.Dharmawan

    Yth Ki Umar
    Ki dan rekan rekan semua….saya mencermati diskusi akhir2 ini ternyata menambah wawasan karena ada sebagian orang yg ingin memaksakan apa yg dikehendaki..sangat jujur saya setuju bahwa mayoritas disini muslim , berbagai Ras atau Etnis…bahkan jujur saja saya adalah kaum Nadhliyin..ibu bapak..kakek+nenek dan leluhur saya insyaallah Ahlusunnah Wal Jamaah..namun kalo yg dikedepankan adalah semangat untuk amal makhruf nahi munkar….rasanya ini bukan forum yg tepat…karena saya sendiri merasa masih belajar juga mengaji masalah agama islam….kalo ada yg merasa disini adalah forum agama tertentu rasanya kurang sependapat…dan maaf mkn salah alamat…kalo memang mau diskusi dengan Ki Umar ato dgn yg ada disini,..silahkan saja E-mail secara personal…saya yakin akan lbh efektif daripada menunjukan betapa anda sangat Relisgius , Agamis dan Ahli Surga….Saya yakin banyak yg berniat menegakan agama Allah seperti saya dgn yang lain…tp maaf kita punya hak untuk menetukan jalan kami dlm menegakan agama allah…berikan ruang kepada kami dgn keyakinan kami masing2 untuk berdiskusi di Blog ini dengan apa yg sudah Ki Umar Tentukan…..Teman2..para sohibul baits sekalian…ini blog milik ki Umar…kita tamu..selayaknya kita sopan dan menghormati yg punya rumah…suatu saat bisa saja ki Umar tdk berkenan menerima kita dan menutup Blog ini karena dirusak oleh para fatalis dan Radikalis…mohon kita fahami yg punya rumah…silaturahmi lah dengan kelaziman dan bahasa yg lazim pula….karena jika Ki Umar merasa tdk ridho rumahnya di acak acak…niscaya Allah pun tdk meridhai anda sekalipun dgm niat yg baik….
    Amminnn…. Hasbunallah Wanimal Wakill…Nikmal Maula Maniman Nashiiru”

  64. avatar gusbonex

    uuhuuiiiii…uhuuuuiiiii…ehemmmmm…mim…ehemmmmm..mim….ehemmmm….mim……mana nih kipas anginnya ????….zuuuumuuxxxxx…..hihihihihihi…..

  65. avatar gusbonex

    waoooooooooooooowwwwwwwwwww……muannnteffffffffffffffffff……hihihihihihi………..

    • avatar A.Dharmawan

      Suwun Kiai..Mohon doa semoga rekan-rekan disini tawadhu …

  66. avatar debleng

    ngikut A,Dharmawan ahhhhhhhhhhhhh……..
    yang patut jadi contoh adalah orang2 yang merangkul semua golongan .,dgn kelembutan dan kewibawaan ??? ,,,dengan mengajak umat di dunia ini selaras dan penuh dengan kedamaian.,,,,,,,

  67. avatar Pengobatan Alternatif

    ass ki saya mau tanya klo yg al-fatihah nya dikirim kan 313x
    – nabi muhammad saw 100x
    – syekh abdul qodir jaelani 100x
    – para guru 100x
    – para perawat 13x
    terus al- fatihah 313x ditujukan kediri kita itu asma maghrobi bukannya yah
    trims . wasalam

  68. avatar jaworg

    ass…ki umar,mohon ajari sy,gimana cra nya,sy pengen bngt,punya amalan hizib magrobi,,sy masalah nya,sering bngt ketipu,,sama orang.

  69. avatar DEBLENG

    ASALLAMU’ALAIKUM WR , WB
    SALIM BUAT GURUKU TERCINTA ,KI UMAR.
    ki ,mohon maaf,kalau untuk amalan HM 3,,APA BOLEH SAYA MILIKI….KALAU BOLEH KIRIM YA KI KE EMAIL ANE .MAAF.
    ATAS PERHATIANNYA ,SAYA UCAPKAN TERIMA KASIH,,,
    WASALLAM.

    • avatar deri

      Assallamualaikum wr wb

      Huaaaaaa… Lama saya tidak komen, hehe
      Sudah banyak perkembangan ternyata, hihihi… Tampilang blognya sekarang lebih “kinclong” Guru… 🙂

      Q’debleng: Hehe… Keinginannya harap ditahan dulu bro, Guru lebih tau keadaan murid, sabar saja nanti juga akan dapat, hehehe…

      Saya baru saja mengamalkan HM tingkat 1 tapi sudah banyak khasiat/tuah yg saya temukan, baik dalam keadaan genting maupun tenang. Kemarin saat kecelakaan saat mau pulang ke kampung, saya nabrak motor. Banyak sekali orang yang sudah pasang ancang-ancang untuk memukul saya, tapi anehnya sedikitpun mereka tidak ada yang jadi melakukan itu, padahal ada sekitar 5 orang yang sudah siap-siap dengan bogem mentahnya, hehe
      Khasiat diatas mirip dengan tuah asma kurung

      Belum lama ini saya disakiti oleh seseorang, saya memang diam tapi dalam hati mengutuk, alhasil orang tsb terkena penyakit kulit sejenis cacar, padahal sepengatahuan ibunya saat masih kecil dia sudah pernah terkena cacar.
      Dan… Daya destruction HM ini yang harus hati-hati, beuh…2 buah Hape saya eror nih… 😀

      begitu juga khasiat-khasiat lain yang telah saya rasakan yang tidak bisa diceritakan disini, karena bakal panjang ceritanya… hehehe

  70. avatar Pengobatan Alternatif

    ass, maaf untuk para sesepuh kampus rasa sejati, dan kepada guru ki umar,…
    saya berharap jangan lagi kita bertengkar mengenai dalil ini dan itu
    manusia diciptakan ada maksud dari rabb semesta alam.
    masing2 mempunyai kelebihan dan mempunyai kekurangan, maka dari itu mari kita tutup kekurangan itu dan berbagi untuk yg mempunyai kelebihan.

    buat guru ki umar dan para sesepuh yang saya hormati yg saya tdk dpt saya sebutkan satu persatu,…. al-fatihah untuk kalian.

    dan buat sedulurku salam rahayu,

    saya hanya ingin welas asih, dan penuh santun hati….

    izin kan saya untuk bergabung di kampus ini…
    dan klo bisa diadakan pertemuan.

  71. avatar abdul mupid

    assalamu.alaikum wr.wb

    maav seblum.e para sesepuh
    dan salam hormat smwnya

    saya ingin tanya, dlu saya prnah mngamalkan HM tp skrng sdh tdk lgy, apa msih bsa d truskan apa d ulangi lagy.
    kmudian sya ingin tahu bgi sypa sja yg bsa, mhon priksa dri sy apakah ad sesuatu yg mlindungi diri sya.

    terimakasih

    wassalmu.alaikum wr.wb

    • avatar Satrioaji

      kmudian sya ingin tahu bgi sypa sja yg bsa, mhon priksa dri sy apakah ad sesuatu yg mlindungi diri sya….. (abdul mupid)

      Yang melindungi diri Kang Abdul Mupid adalah OTOMATIS Allah Ta’aala. Kalau mempercayai ada yang melindungi selain itu maka syirik besar, dan yang mempercayai itu disebut musyrikun = menduakan Allah SWT. Kata Allah: Innasy Syirka Ladzulmun Adziim … sesungguhnya syirik itu dosa besar.

      Hati-hati. Doa-doa disini hanya sebagai wasilah mendekatkan diri kepada Allah SWT.

      Wassalam,
      Satrioaji

      • avatar abdul mupid

        trimakasih kang satrioaji, duh…. kira” saya pnggil akang apa yang bsa lbih enak
        karena umur saya masih d bilang cukup muda, jadi mohon maav jika kurang berkenan,

        bgini kang satrioaji, memang benar yang melindungi saya Allah SWT, dan saya tahu klw mnyekutukan Allah adalah dosa besar bahkan tdk d ampuni,

        pi mksd saya apakah ada hal negatif dari diri saya, karna saya pernah mengamalkan/mewiridkan sesuatu.

        maav jika ada kta” yang slah, nhon d maklumi, karna saya baru d blog ini

        mohon pemberitahuan dan penjelasannya
        trimakasih

  72. avatar abdul mupid

    mohon kerja sama dan bimbinganya

  73. avatar Ardian

    Assalamualaikum buat Guruku Ki Umar dan saudaraku sekalian…
    Beberapa minggu gak buka blog ini ternyata saudara baru terus bertambah ya…

    • avatar Ki Umar Jogja

      Wa alaikum salam wrwb

      Apa kabar yth.Ardian? Smoga sehat selalu.
      Alhamdulillah, kita bersyukur kepada-NYA bila ternyata ilmu-ilmu yang dijabarkan di blog tercinta ini membawa manfaat bagi para sedulur semua.

  74. avatar Mas Imam

    @deri:
    Pengalaman yg cukup memuaskan..
    Wah, saya sempat terlintas dalam benak pikiran, jika seandainya Kang deri kesampaian menjadi aparat negara seperti polisi, militer, dsb.
    Jika diberi mandat&amanat untuk diberi tanggung jawab mendapat senjata api, maka jangan-jangan anda akan sembarangan dalam mematuk pelatuk pistol tersebut?
    Andaikata aparat militer tidak di karantina dan dilatih disiplin khusus, maka jika seperti kang deri ini semuanya,apa kata dunia? Kekekekek

    Hati-hati, jangan cukup puas dengan ilmu segitu, menimba ilmu lagi di wong pinter agar semakin memuncak rasa puasmu, agar semakin kuat dirimu.
    Boleh sharing gak? Kang deri dalam merapal sebuah doa suci yg diambil dari Ayatullah Kalamullah itu ngerti gak, paham gak arti dan makna bacaannya? Ngerti gak itu Ayat Suci/Dalil milik Tuhan siapa?
    Atau sekedar merapal saja, tanpa mau tahu itu bacaan sejatinya punya siapa? Arti dan maknanya gimana?
    Kalau saya lebih suka akan menambah saldo pahala saya di hadapan Allah SWT di di Akhirat nanti(ini khususon untuk orang yg percaya akan adanya negeri akhirat, surga dan neraka)

    @Ki Umar:
    Ki pernah dengar pepatah di atas langit masih ada langit? Itu maksudnya apa ya Guru?
    ….
    Semoga Ki Umar dan Para pengunjung setia blog RS tercinta ini selalu sehat walafiat dan segar bugar dalam menjalankan ibadah puasa kali ini

    Mohon Maaf Lahir&Batin

    • avatar deri

      @mas imam:
      Wah, lama tidak muncul mas…
      Doa kan saja yang terbaik utk saya mas, semoga harapan kedapannya bisa menggunakan ilmu lebih baik dan tidak salah guna. Bila memang saya salah pastinya niscaya akan segera memberi hukuman. Bisa berupa saya terkena penyakit, mendapat sial, terkena karma, dll…

      Dulu, saya belajar dengan Guru Umar dengan harapan bisa memikat hati seorang perempuan yang pernah menjadi kekasih hati alias mantan, berbagai cara saya lalui, mulai dari mengambil hati orang tua, sanak saudaranya, temannya, dan berbagai usaha lain, tidak terhitung berapa alaman ilmu pelet yang saya pelajari, para dukun serta pakat lmu pengasihan saya dekati, mulai dari Dewa Pelet yang ada di KWA, sampai para ahli pengasihan lainnya, semua tidak ada yang mempan namun tidak saya bilang sia-sia, wawasan serta pengalamangan saya menjadi bertambah, saya pun juga bisa menjalin silaturami dengan para sedulur RasaSejati, semua bagi saya telah lebih dari cukup, dan,,,, Tuhan mengganti perempuan yang dahulu saya kejar dengan yang lebih baik lagi, Tuhan memberi saya calon istri yang jauh lebih cantik, lebih manis, lebih baik, lebih pengertian, lebih bertakwa(keluaran pesantren), padahal saya tidak pakai pelet loh! hehe…
      Semua berawal dari satu sebab”Ilmu Pelet”, itu kenapa sampai sekarang saya tetap mengahargai ilmu pelet, mungkin ini lah salah satu khasiat dari ilmu pelet walau tidak uturakan secara khusus…
      Dan apa yang saya dapat sekarang? Alhamdulillah sudah banyak mas, mulai dari tawaran seseorang untuk berbisnis(tuah kerjekian), mudah bergaul(tuah pengasihan), kesehatan yang lebih baik(hasil meditasi), dll… Dan terakhir saya sering mendapat pengelihatan lewat mimpi yang sering terjadi dalam beberapa hari, salah satunya yang pernah saya ceritakan… Padahal semua ilmu diatas tidak saya gunakan secara sengaja, hanya mengikuti alur cerita saja. Semuanya tentu juga karena izin Allah…
      Untuk hal kemiliteran saya sudah tidak asing mas, Ayah sya juga dari militer AD(angkatan darat), dari kecil sudah didik ala militer. Namun bila akan beropini tentang militer saya lepas mas, karena saya memang tidak ada keinginan menjadi militer… Sekarang saya bercita-cita juga ingin menjadi pengusaha seperti Guru Umar, doa’kan sja tercapai . . .
      Bila ingin bertanya soal merapal ayat suci, jgn tanyakan kepada saya mas. Saya enggan, karena sya bukan ahlinya, hehe… Namun bila ingin mengatahui artinya, bagi saya mulai lah dari mengarti arti bacaan dalam sholat, setelah itu baru lah ke tahap yang lebih tinggi(yaitu mengahapal Al-quran)…

      Semoga sukses mas Imam,

      “Deri Khartawijaya”

      pepatah di atas langit masih ada langi

      • avatar Ki Umar Jogja


        Segalanya berawal ketika engkau hapus koleksi ilmu ghaibmu itu saudaraku…
        Bukankah sering aku katakan saudaraku…
        bahwa tidak baik menyimpan (save) ilmu-ilmu ghaib dan menjadikannya sebagai koleksi.
        Sebab kita telah memilih jalan sebagai praktisi & spiritualis bukan sebagai kolektor..
        Semakin banyak engkau simpan, semakin besar dan tinggi dinding penghalang bagi jalanmu…
        Unik bukan ilmu ghaib itu??

        Masih kuingat..
        Karma dan sengkolo itu lepas, terbang tinggi dan menjauh dari dirimu…
        pada saat akar segalanya telah dibuang dan dihapus…
        Sungguh siapakah yang hidup hatinya?
        dapat menangkap nasehat dan ilham ilahi yang tersirat dalam hati…
        Beruntunglah yang senantiasa berada dalam limpahan karunia kasih sayangNYA…
        Semoga kita termasuk didalamnya..

        Salam sukses selalu yth.Deri
        Salam rahayu untuk para sedulur di Bengkulu
        Salam persaudaran bagi para sedulur yang masih online di blog RasaSejati.
        Menanti malam 25 Ramadhan…

      • avatar deri

        Aduh. . . Rasanya saya pingin menangis guru. . .

        Terima kasih atas semua nasehatnya yang telah guru berikan selama ini, insya Allah akan selalu melekat dihati..

        Terima kasih banyak wahai Guruku Ki Umar Jogja, semoga Tuhan YME membalas dengan segala kebaikan. Amin Ya Rabb allamin

      • avatar Mas Imam

        Jawabanmu seperti Gurumu Ki Umar, persis. Hehe
        “Saya enggan, karena saya bukan ahlinya,”
        Semoga saya bisa menjadi salah satu dari beratus murid Ki Umar orang Jawa

        Siapa bisa bantu ya pertanyaan saya tentang arti pepatah
        1. Diatas langit masih ada langit?
        Terus ada lagi,
        2. Pepatah: Buah Jatuh tak Jauh dari Pohonnya?
        Itu artinya apa lagi ya?

        Ya Sudahlah,
        “lanaa a’maalunaa walakum a’maalukum…”
        “Allah-lah Tuhan Kami dan Tuhan kamu. bagi Kami. amal-amal Kami dan bagi kamu amal-amal kamu. tidak ada pertengkaran antara Kami dan kamu, Allah mengumpulkan antara kita dan kepada-Nyalah kembali (kita)”. (Asy Syura:15)

        Wassalam…

    • avatar deri

      Loh? memang sekarang mas imam blm menjadi muridnya Guru Umar ya? bukan kah mas imam sudah mengamalkan salah satu ilmu yang beliau wedar???

      • avatar Mas Imam

        Selamat menyongsong hari raya Idul Fitri 1432 Hijriyah, kepada guru kami Ki Umar yg penyabar dan kepada rekan-rekan RS disini.

        ”Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Ja’alanallahu minal aidin wal faizin”
        “Semoga Allah menerima amal-amal kita, Dan semoga Allah menjadikan kita termasuk dari orang-orang yang kembali dari perjuangan Ramadhan sebagai orang yang menang.”

        By: Mas Imam

      • avatar Mas Imam

        Oh ya betul sy muridnya, cuma belum naik kelas ke pewaris saja ya? wkwkwk

  75. avatar Pengobatan Alternatif

    Asma Khulaidah terkenal multifungsi yang banyak di cari oleh pencinta ilmu hikmah untuk Penghancur segala kejahatan, kebal senjata musuh dan untuk mencapai segala hajat-hajat besar.

    Kunci, yang daya karomahnya, selamat dari senjata, kebal bacok, tusuk dan iris. Insya Allah dapat dicoba. Hati-hati doa kunci jangan dibaca diatas kendaraan dan didalam rumah, sebab kendaraan atau mobil dan rumah yang dibacakan Asma Khulaidah akan rusak dan rapuh atau hancur mesinnya.

    kembalikan kejahatan musuh atau orang jahat, orang yang jahat tadi akan mendapat kesusahan atau kesialan yang berat sebelum minta maaf. Sabda dadi. Bila telah sampai pada tingkat ini harus hati-hati bila bicara atau menyumpahi musuh, sebab apa yang diucapkan pada musuh akan diijabahi atau dikabulkan dengan cepat. Karomah lainnya adalah : untuk tolak hujan, kewibawaaan, mengusir jin atau orang jahat, selamat dari guna-guna dan sihir dan lain lain.

    Asma ini merupakan salah satu dari ilmu asma-Asma langka yang sangat dirahasiakan pada jamannya, karena didalam ilmu asma ini akan mengantarkan seorang pemiliknya pada tingkat keguruan yang nantinya mampu mengisi dan menurunkan ilmu kegaiban pada orang lain.

    • avatar Ramlansakti

      bagaimana untuk mohon ijin mengamalkannya asma khulaidah..

    • avatar hardeg

  76. avatar Achmad Faisol

    Sugeng Sonten Sederek Sedanten RS…
    Nderek tumut ngeblog…

    Mengapa Pahala Tidak Berbentuk Harta Saja, Ya…?
    ( http://achmadfaisol.blogspot.com/2008/08/mengapa-pahala-tidak-berbentuk-harta.html )

    Pada waktu duduk di bangku SMAN 16 Surabaya (saat ini berubah nama menjadi SMU), penulis pernah bertanya pada diri sendiri :

    *
    Mengapa Allah tidak mewujudkan pahala berupa harta? Kenapa harus menunggu Hari Akhirat? Allah kan Maha Kuasa (Al-Qâdir), Maha Kaya (Al-Ghaniyy) dan Maha Pengasih (Ar-Rahmân).
    *
    Tidakkah lebih enak dan bersemangat bila setelah shalat, di hadapan kita langsung terbentang untaian mutiara sebagai ganjaran shalat kita?
    *
    Bukankah asa untuk beramal akan meningkat kalau kita sedekah Rp 10.000,- maka serta merta kita mendapat balasan Rp 100.000,- (bila dilipatgandakan 10x) sampai dengan Rp 7.000.000,- (bila diganjar 700x) bahkan lebih?

    Hal ini sebagaimana firman Allah yang artinya, “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS al-Baqarah [2] : 261)
    *
    Kalau kita waqaf untuk masjid, otomatis menjadi istana megah yang menjulang tinggi serta bertahtakan intan, berlian, zamrud dan yaqut.
    *
    Jika kita mendapat cobaan misalnya sakit, maka setelah sembuh, Allah langsung memberi kita hadiah mobil BMW, Mercy, Ferrari dan Rolls-Royce. Andaikata seperti ini yang kita alami, insya Allah kita akan senantiasa sabar dalam menghadapi dan menjalani segala bentuk cobaan.
    *
    Tatkala seorang anak berbakti kepada orang tuanya, serta merta semua nilai ujiannya mendapat nilai 100 bagi pelajar/mahasiswa dan menerima penghargaan, baik award (piagam/sertifikat) maupun reward (uang/emas batangan).
    *
    Bagi pelajar/mahasiswa/santri, setelah belajar ilmu apa pun, karena diniati ibadah, maka Allah langsung menyediakan segebok (setumpuk) uang di hadapannya.
    *
    Ketika seorang istri taat kepada suaminya, secara kontan Allah memberi karunia berupa sutra, perhiasan dan kemewahan lainnya.
    *
    Selain itu, nanti di akhirat tetap mendapat surga. Amboi, betapa nikmatnya !

    Mungkin pertanyaan itu bisa dikatakan agak mirip dengan slogan anak muda sekarang, “Kecil manja, muda foya-foya, tua kaya-raya dan mati masuk surga.”

    Lama sekali penulis mencari jawaban yang bisa memuaskan diri (bukan hanya teoritis, karena anak muda butuh yang masuk akal juga). Penulis mengaji kitab, membaca buku, mendengarkan ceramah, seminar, konsultasi tentang keislaman dan bertanya dari berbagai sumber. Setelah bertahun-tahun, berikut ini jawaban yang menurut penulis bisa memuaskan, baik dari segi ilmu maupun akal :

    *
    Syaikh Ibnu Athaillah menerangkan bahwa jika pahala diberikan Allah dalam wujud uang, permata, mobil, saham, obligasi dan sejenisnya, maka dunia tidak akan mampu menampung seluruh pahala yang ada. Dunia ini terlalu sempit untuk menampung semua ganjaran tersebut. Itu kenapa akhirat—yang seluas langit dan bumi—dipilih sebagai tempat membalas semua ibadah yang kita lakukan.

    *
    Syaikh Ahmad Athaillah berkata lagi, “Demikian juga karena Allah menyayangi kita, sehingga tidak memberi hasil jerih payah kita di tempat yang tidak kekal ini.”

    *
    M. Quraish Shihab menjelaskan bahwa jika pahala diberikan Allah di dunia dalam wujud harta kekayaan, maka Allah sungguh tidak adil. Kenapa? Karena Allah memberikan ganjaran yang bersifat fana (tidak kekal). Uang bisa habis dibelanjakan, rusak, hilang bahkan dicuri atau dirampok orang. Sedangkan balasan berupa surga berlaku abadi—selama-lamanya. Itulah bukti bahwa Allah Maha Penyayang (Ar-Rahîm) dan Maha Adil (Al-‘Adl).

    Bukankah kita ingin agar yang kita miliki tidak hilang/musnah? Bukankah sifat dasar manusia adalah menginginkan kepemilikan tetap bahkan selama-lamanya? Itulah kenapa baru di surga semua balasan diberikan.

    *
    Kalau diinginkan agar di dunia mendapat balasan uang atau perhiasan, sedangkan di akhirat tetap mendapat surga, berarti dunia bukanlah ujian. Padahal, dunia diciptakan sebagai ladang (kebun atau sawah) untuk ditanam, yang dipanen di akhirat kelak.

    ٱلَّذِيْ خَلَقَ ٱلْمَوْتَ وَٱلْحَيٰوةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلاً

    Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. (QS al-Mulk [67] : 2)

    Abu Bakar Muhammad bin Ali al-Kattani mengatakan, “Dunia diciptakan agar manusia menerima cobaan, dan akhirat diciptakan agar manusia bertakwa.”

    Dan, bila tidak ada ujian di dunia ini, sungguh manusia bertabiat mudah bosan dan jenuh serta mendambakan tantangan dan persaingan. Misalkan di sekolah atau kuliah tidak ada ujian. Yang pandai maupun yang bodoh, rajin atau malas, cerdas maupun tidak; semuanya diperlakukan sama yaitu mendapat nilai 100 dan lulus 100%. Apakah itu sebuah keadilan dan bentuk kasih sayang? Pastilah banyak yang akan protes.

    *
    Semua ibadah yang kita lakukan, sebenarnya untuk diri kita sendiri, bukan untuk kepentingan Allah.

    Syaikh Ahmad Ibnu Athaillah berpesan, “Ketaatanmu tidak bermanfaat bagi Allah, dan kemaksiatanmu tidak membahayakan-Nya. Sesungguhnya Allah memerintahmu berbuat taat, dan melarangmu berbuat maksiat, karena setiap perbuatan kembalinya kepadamu juga.”

    Dalam pesannya yang lain, Ibnu Athaillah menuturkan, “Tidaklah bertambah kemuliaan Allah karena orang yang datang membawa ketaatan, dan tidak mengurangi kemuliaan Allah orang yang menjauhkan diri dan berpaling dari-Nya.”

    Andaikata semua makhluk bertakwa kepada Allah, itu semua tidak akan menambah sedikit pun keagungan-Nya. Jika seluruh alam semesta durhaka kepada-Nya, hal itu juga tidak akan mengurangi sedikit pun dari kekuasaan-Nya. Kalau Allah menginginkan, maka Allah Maha Kuasa menjadikan manusia umat yang satu dan semuanya bertakwa.

    Dan jika Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. (QS Yûnus [10] : 99)

    Sekiranya Allah menghendaki, kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu. (QS al-Mâidah [5] : 48)

    *
    Kalau pahala diwujudkan di dunia ini dalam bentuk harta, maka dosa pun harus diwujudkan. Itulah yang disebut adil.

    Allah akan membalas perbuatan dosa saat pertama kali kita melakukannya. Bukankah sungguh berat hidup seperti itu? Semua aib akan terbuka. Padahal, tidak mungkin manusia tidak berbuat dosa, karena ada hawa nafsu dan bujukan setan. Kecuali Nabi tentunya, yang memang terjaga dari kesalahan atau dosa (ma‘shûm). Namun, karena rahmat-Nya, Allah membiarkannya beberapa waktu, dengan harapan kita akan bertaubat dan kembali, juga agar kita malu kepada-Nya. Rasulullah bersabda :

    كُلُّ بَنِيْ آدَمَ خَطَّائُوْنَ وَخَيْرُ الْخَطَّائِيْنَ التَّوَّابُوْنَ الْمُسْـتَغْفِرُوْنَ

    Setiap manusia melakukan kesalahan dan sebaik-baiknya orang yang melakukan kesalahan adalah orang yang bertaubat dan memohon ampun (istighfar). (HR Tirmidzi)

    لمَـَّا قَضَى اللهُ الْخَلْقَ كَتَبَ فىِ كِتَابِهِ فَهُوَ عِنْدَهُ فَوْقَ الْعَرْشِ، إِنَّ رَحْمَتِيْ غَلَبَتْ غَضَبِيْ

    Ketika Allah telah selesai mencipta semua makhluk, maka Allah menulis dalam ketetapannya yang ada di atas ‘Arsy, “Sesungguhnya rahmat-Ku mengalahkan amarah-Ku.” (HR Bukhari dan Muslim)

    وَالَّذِيْ نَفْسِيْ بِيَدِهِ لَوْ لَمْ تُذْنِبُوْا لَذَهَبَ اللهُ بِكُمْ وَلَجَاءَ بِقَوْمٍ يُذْنِبُوْنَ فَيَسْتَغْفِرُوْنَ اللهَ فَيَغْفِرُ لَهُمْ

    Demi Dzat yang jiwaku berada dalam genggaman jiwa-Nya, jika kalian tidak berdosa pasti Allah akan mencabut kalian dan mendatangkan kaum yang berdosa hingga mereka memohon ampunan Allah, lalu Dia pun mengampuni mereka. (HR Muslim)

    Pertanyaan selanjutnya adalah, “Mengapa kita masih didera rasa malas untuk beribadah?” Misalnya :

    *
    Tiap hari baca Al-Qur’an 1 ruku’ (1 maqra’)
    *
    Tiap hari shalat Dhuha 2 rakaat saja

    Mengapa kita selalu mengajukan argumentasi untuk tidak melaksanakannya? Apakah karena kita merasa diri pandai berdebat sehingga kita pun berani “mendebat” Allah dan para Malaikat-Nya?

    Kenapa kita tidak mau bersabar sejenak untuk menunggu balasan pahala kita? Apakah kita mengira bahwa beribadah hanya membuang-buang waktu, tidak efisien dan sia-sia belaka? Lupakah kita bahwa uang, emas, perhiasan, untaian mutiara, mobil, istana yang menjulang tinggi dan bidadari akan kita dapatkan? Tidak ingatkah kita bahwa semua itu tidak hilang, hanya menunggu waktu saja?

    Mari kita merenung sejenak. Ketika kita mulai bekerja (misal usia 23 tahun), biasanya perusahaan akan menawari program tabungan pensiun. Tabungan baru bisa diambil ketika kita pensiun. Itu berarti kita harus menunggu selama 32 tahun karena kita baru akan pensiun usia 55 tahun. Kenapa kita mau bersabar menunggu selama itu tanpa bisa menikmatinya segera? Mengapa kita mau menabung tiap bulan demi pensiun kita?

    Berdasarkan data, rata-rata usia harapan hidup (UHH) penduduk Indonesia mencapai usia 69,87 tahun. Untuk laki-laki, harapan hidupnya mencapai usia 67,42 tahun dan untuk perempuan mencapai 72,45 tahun. Kalau kita pensiun usia 55 tahun, berarti hanya +/- 15 tahun kemudian kita akan meninggal.

    Nah, kalau kita mau menabung demi pensiun, lalu mengapa kita bermalas-malas diri menabung untuk masa depan kita nan abadi? Apa alasan kita menunda-nunda berbakti kepada Beliau Yang Telah Menciptakan kita?

    Kita hanya perlu bersabar sedikit untuk menikmati hasil jerih payah kita dalam beribadah. Tidakkah kita mau melakukannya? Tidakkah kita mau menikmati tabungan akhirat dengan keuntungan 700% bahkan lebih?

    • avatar Achmad Faisol

      Kumpulan komentar yg berhasil dirangkum oleh penulis:

      njeplax mengatakan…
      Terlalu materialistik kalo beribadah hanya karena pahala & dosa, surga & neraka. Kita hanya terkungkung di duniawi semata. Tidak ada kedewasaan spiritual.
      Untuk naik ke level hakikat, kita harus jalan, biasa dibilang tarekat, atau tirakat kalo di jawa.
      Dengan begitu kita bisa merasakan manisnya beribadah baik ritual maupun sosial

      Jawab:
      saudaraku njeplax yg sangat kritis,

      di sini saya membahas realita yg ada…

      kalau benar kita tdk pamrih surga atau takut neraka, bisa dites dgn pertanyaan2 ini:
      1. apakah kita selalu berprestasi dalam sekolah/kerja shg bisa meninggikan derajat umat Islam…?
      2. apakah kita tahajud tiap malam, shalat dhuha 8 rakaat tiap hari, baca Al-Qur’an 2 juz tiap hari..?
      3. apakah kita puasa daud…?
      4. apakah kita sering beramal tanpa dihitung dulu berapa jumlahnya…?
      5. apakah kita senantiasa santun, ramah & tawadhu’ terhadap sesama…?

      kalau pertanyaan2 itu belum bisa kita jawab, berarti pengandaian kita hanyalah teoritis, perfeksionis, idealis dan tdk praktis…

      saudaraku,
      Allah sendiri sudah menjawab di dalam Al-Qur’an maupun lewat hadits Nabi saw…

      u/ dapat bersama2 Rasul saw. & melihat Allah, kita harus di surga… adakah kita MENAFIKAN ilmu ini…? adakah kita mau menyalahi Rasul saw…? apakah kita hendak mengingkari firman Allah…?

      saudaraku,
      kalau sampean pengikut thariqah, tolong sampean perhatikan doa yg disampaikan oleh mursyid…

      apakah beliau tdk pernah berdoa minta selamat dari azab kubur…? tdk pernah berdoa minta selamat dunia akhirat…? tdk pernah berdoa ingin bersama2 Rasul & melihat Allah di surga…?

      silakan sampean teliti dengan lebih seksama praktek doa yang sesungguhnya oleh mursyid mana pun…

      begitu dulu, saudaraku… semoga Allah menyatukan & melembutkan hati semua umat Islam, amin…

      Bersambung…
      http://achmadfaisol.blogspot.com/2008/08/mengapa-pahala-tidak-berbentuk-harta.html

  77. avatar Mas Imam

    Jika HATI sejernih AIR, jangan biarkan IA keruh,
    Jika HATI seputih AWAN, jangan biarkan dia mendung,
    Jika HATI seindah BULAN, hiasi IA dengan IMAN.
    Mohon Maaf lahir Dan batin

    Menyambung kasih, merajut cinta, beralas ikhlas, beratap DOA.
    Semasa hidup bersimbah khilaf & dosa, berharap dibasuh maaf.
    Selamat Idul Fitri

    Mata kadang salah melihat. Mulut kadang salah berucap. Hati kadang salah menduga. Maafkan segala kekhilafan. Mohon maaf lahir dan bathin. Selamat hari raya Idul Fitri 1432H.

  78. avatar hardeg

    imam yang bego dan tolol , saya pengen tahu nich,,,,
    apa artinya dua kalimat syahadat,,,,,???

    • avatar Mas Imam

      Celaka ini, Celaka ini, bertakwalah kepada Allah sesungguhnya Allah Maha Melihat lagi Maha Memperhitungkan terhadap sesuatu yg kamu perbuat.

      aku berharap tidak ada lagi komentar-komentar yg menjerumus ke pertikaian dan permusuhan seperti ini.
      Tak malukah kita, Cukup beranikah kita jika harus celaka karena ucapan sepele seperti ini?
      Nasehatku kepadamu, bertaubatlah kepada Allah, dan perbaikilah dirimu dan hatimu.

  79. avatar Pengobatan Alternatif

    jgn kalian betengkar

  80. avatar Aji Maghrobi

    allahuma sukma,….. adalah asma khulaidah yg berasal dari tanah minang/ sumbar..yg ada 3 tingkatan. mohon maaf saya cuma ingin kebenaran

  81. avatar Ramlansakti

    saya juga baru dengar ada nya asma khulaidah, seperti mahu berjodoh dengan asma ini…

    • avatar Aji Maghrobi

      mhon maaf mas ramalan sakti , saya cuma ingin suatu kebenaran saja, saya tdk bisa apa2 dan tdk punya ilmu apa2 tp alhamdulillah Tuhan telah memberikan kepada saya petunjuk dalam pencarian saya selama ini atas lafadz asma’maghrobi,
      dan akhirnya saya sudah mendapatkannya asma maghrobi dan makan didalamnya yg tersirat dan rahasia.
      saat itu hati saya gundah saat mendengar asma maghrobi 3 tkt,

      dan di hati saya tidak tenang karena hati menolak,
      akhirnya dari internet ini saya mengetahui bahwa HM 3 tk ini adalah asma’ khulaidah dari tanah sumbar.
      silahkan buka link ini :

      Asma Khulaidah terkenal multifungsi yang banyak di cari oleh pencinta ilmu hikmah untuk Penghancur segala kejahatan, kebal senjata musuh dan untuk mencapai segala hajat-hajat besar.

      Kunci, yang daya karomahnya, selamat dari senjata, kebal bacok, tusuk dan iris. Insya Allah dapat dicoba. Hati-hati doa kunci jangan dibaca diatas kendaraan dan didalam rumah, sebab kendaraan atau mobil dan rumah yang dibacakan Asma Khulaidah akan rusak dan rapuh atau hancur mesinnya.

      kembalikan kejahatan musuh atau orang jahat, orang yang jahat tadi akan mendapat kesusahan atau kesialan yang berat sebelum minta maaf. Sabda dadi. Bila telah sampai pada tingkat ini harus hati-hati bila bicara atau menyumpahi musuh, sebab apa yang diucapkan pada musuh akan diijabahi atau dikabulkan dengan cepat. Karomah lainnya adalah : untuk tolak hujan, kewibawaaan, mengusir jin atau orang jahat, selamat dari guna-guna dan sihir dan lain lain.

      Asma ini merupakan salah satu dari ilmu asma-Asma langka yang sangat dirahasiakan pada jamannya, karena didalam ilmu asma ini akan mengantarkan seorang pemiliknya pada tingkat keguruan yang nantinya mampu mengisi dan menurunkan ilmu kegaiban pada orang lain.

      ( andalasbatuahsati.wordpress.com/asma-khulaidah ).

      • avatar Ramlansakti

        salam…terimakasih banyak mass atas pencerahannya….

    • avatar Aji Maghrobi

      dan cara tirakatnnya nya pun beda cara tirakatnya asma khulaidah ada pada link KWA , HM dari Ki herjuno Bogor.

  82. avatar tio

    askumwrwb… mau tanya mas nie ilmu SANAT HAK SEJATINYA drie mana ia ? mhon blasanya

  83. avatar Mas Imam

    kepada saudaraku hardeg, aku nasehatkan kepada jiwamu agar berhati-hati dalam berucap.
    aku tak tahu apa imanmu. apa agamamu, apa kepercayaanmu, tetapi jika berbicara dengan orang lain dirimu harus tahu adab tahu tata tertib, mulailah dengan salam dan perkenalan dahulu.

    apakah tidak cukup pelajaran, tersangka-tersangka tindak kriminal yg balas dendam di balik jeruji
    itu biasanya terjerat kasus sepele, yaitu dari disinggung oleh lidah lalu turun ke tindakan
    kriminal hingga berbuntut panjang?

    (Jika kamu orang beriman dan islam):
    apakah tidak cukup keras peringatan Tuhan di dalam Al Kitab yakni:
    “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian
    prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah
    sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging
    saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada
    Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”
    (www.rinaanddiary.blogspot.com/2011/06/ayat-ayat-tentang-masyarakat.html)

    Pernahkah terlintas di pikiran kita, andai kita penghuni neraka ???????
    Mengingat neraka, berarti membayangkan azab dan siksa yang sangat pedih.
    Dan seringan – ringan siksa yang diperoleh manusia di Neraka kelak, dialami oleh Abu Thalib, paman Nabi.
    Ia mendapatkan keringanan siksa karena, lantaran sempat membantu perjuangan Nabi SAW.
    Tetapi amat disayangkan, saat kematian datang, ia tetap tak beriman.
    Seringan apakah siksa yang diperoleh Abu Thalib ?

    Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, Rasullullah saw bersabda,
    “Penghuni neraka paling ringan siksanya adalah Abu Thalib ( paman Nabi ). Dia mengenakan sepasang sandal yang membuat otaknya mendidih. (HR. Muslim)
    Na’udzubillahi mindzaalik Azab yang paling ringan saja membuat otak kita mendidih,,,,,,,,,,,,,,,,

    Bagaimana kalau siksa itu terjadi pada kita ?
    Bagaimana kalau lebih dari itu ?
    Mengapa kita masih saja ingkar pada Rabb, penguasa jagat ini ?
    Renungkan segera…
    (www.tomygnt-sendiri.blogspot.com/2010/04/siksa-neraka-paling-ringan.html)

    Dan aku yakin dengan seyakin-yakinnya, jika seandainya benar orang yg beriman pasti kamu malu mendengar FirmanNYA, begitupun dengan keadaanku pra-idul fitri ini yg saya sendiri malu membaca komentar-komentar yg aku tulis sendiri, dan akupun tahu bahwa aku telah keliru telah salah dan semoga Ki Umar, deri, SatrioAji, dkk yg merasa tersinggung bisa memafkan aku sebelum aku dipanggil olehNYA dan mempertanggungkan segala apa yg saya lakukan.
    aku berharap kepada Allah Tuhanku untuk mengampuni segala kebodohan dan kesalahanku.

    Salam Sejahtera

  84. avatar hardeg

    BEGO & TUOLOLLLLLLLLLLL

  85. avatar hardeg

    kepada saudaraku hardeg, aku nasehatkan kepada jiwamu agar berhati-hati dalam berucap.
    _____________________________
    “”kata2 ini paling cocok buat kamu “”
    bisa ngaji ko gak bisa ngaji diri,,,

  86. avatar hardeg

    kamu pintar untuk dirimu sendiri,bukan untuk orang lain….!!!

  87. avatar Ardian

    Sudah,,, Gak usah debat lagi…
    Damai..damai…!!

  88. avatar sibodoh

    ini tempat saling caci maki ya ?

  89. avatar Ki Umar Jogja

    Sebaiknya tidak perlu ditanggapi, agar tidak berlarut-larut.

    • avatar Mas Imam

      aku memberi saran, bahwa jikalau blog ini diberi sandi dahulu semacam gambar captcha semacam ‘filter’ atau jika dalam bahasa keparanormalan diberi pagar ghoib(hehe), sebelum para pengunjung memberi komentar, maka bisa dipastikan 99% akan menjadi lebih aman dan lebih rapi komentarnya.

      ini demi ketertiban ruangan ki umar ini agar semakin hari semakin berkembang semakin terkendali, dan bisa tercapai seperti slogan sebelum menaruh komentar “Silahkan Bertanya & Berdiskusi dengan Sopan” bukan begitu pak?
      murid-murid komentator disini banyak yg spam dan melanggar etika kesopanan.
      Usir aja dari kelas pak dosen..hehe

      • avatar deri

        termasuk anda sendiri yg akan diusir!!!!

  90. avatar Deri

    Assallamualaikum wr wb

    Guru, apakah benar ada kemungkinan walaupun saya tidak mengamalkan HM tingkat 3 namun telah menemukan tuah “mengabulkan segala keinginan hati”. Entah kenapa, sering sekali saya merasakan apa yang saya inginkan didalam hati ini sering terkabul. Bila diuraikan secara data statistik, kemungkinan keinginan hati ini terkabul mencapai 70%(hehe, kok malah jadi matematika)..
    Tapi Alhamdulillah, semuanya yang terkabul adalah ha hal positif…

    • avatar Ki Umar Jogja

      Hal ini sudah diperkirakan mas Deri,
      Coba nanti anda simak ijazah Resmi terbaru di bulan ini. Didalamnya ada ijazah HM3, Asma Maharaja dan penjelasan Aktivasi Ilmu RasaSejati dengan lebih sempurna. Termasuk tatacara pemprograman Doyo Cipto untuk mengarahkan tuah Sabda Jadi yang telah muncul dalam diri para Pewaris, seperti yang mas Deri alami.

      Nanti akan kita bahas lebih lanjut lagi.

      Nuwun

  91. avatar Aji Maghrobi

    ki umar jogja yth salam rahayu,…..

    • avatar Ki Umar Jogja

      Salam takdzim mas Aji Maghrobi, semoga sehat selalu.

      • avatar Aji Maghrobi

        terima kasih guru ku ki umar,….

  92. avatar Mas Imam

    Ilmu hizib HM vs Asma MahaRaja
    Duel 2 ilmu kasepuhan tingkat tinggi.

    • avatar Ki Umar Jogja

      Weqss!!
      Sejak kapan ya ilmu RasaSejati menjadi ilmu duel?? Makin jauh saja pemahaman anda dari ajaran “rasa sejati”.

      • avatar deri

        Hehe… Koq malah duel, seharusnya malah berteman. Hihihiihi
        Semua Ilmu yang ada diRasaSejati seharusnya berhubungan satu sama lain, tidak ada yang terpisahkan apa lagi sampai bertarung seperti itu(duel)…

        Salam Hormat saya Guru.. Semoga Guru selalu diberikan kesehatan serta kemudahan dalam beraktivitas, dan tentunya kemudahan untuk membimbing kami kami yang masih lemah ini…

      • avatar Mas Imam

        Hiks..! Kok malah ditanggapi rada serius? Salah persepsi pak, hehe
        Maksudnya sampean Ki Umar, telah berjasa menyumbangkan dan mengajarkan keilmuan-keilmuan tingkat tinggi semua, apakah ini adalah tanda-tanda awal dari gebrakan dahsyat ilmu magic 2012 yg akan berubah status menjadi ilmu magic/ghaib yg bisa dipelajari oleh siapapun dan oleh kalangan manapun hanya lewat media internet tanpa tatap muka langsung?

        Jadinya, plusnya ilmu ghaib ini tidak menjadi monopoli para dukun saja dan siapa saja bisa menjadi calon “dukun”. Tetapi minusnya, semua orang akan menjadi “sakti” lalu otomatis para dukun tidak laku donk? hahaha.

        Salam Dahsyat!!

  93. avatar Ikhsan octavian

    Assalamualaikum ki umar.
    Saya saat ini sdang mengamalkan pngasihan yusuf. Kmaren saya coba ngamalin hzib maghrobi. Tapi kok saya gak ada merasakan gtaran ghaib ki .meditasi saya yg salah ya ki. ?
    Apa mgkin gara” saya sdang mlakukan amlan pgasihan yusuf. ? Hzib maghrobi gak bsa msuk ke diri saya.

    Mhn bimbingan ki.
    Nuwun
    Wassalamualaikum.

    • avatar Ki Umar Jogja

      Wa alaikum salam wrwb

      Lah..jadi bingung sendiri khan? sebaiknya memang diamalkan satu persatu. Coba bangun pondasi spiritual yang mapan dulu melalui amalan Istighfar, sholawat, asma Allah baru nanti menginjak ilmu Hizib. InsyaAllah nanti lebih terasa khasiatnya.

      Nuwun

      • avatar ikhsan octavian

        hehe. makasih ki atas penjelasannya. 😀

  94. avatar salam

    Assalamualaikum Ki,

    Maafkan saya yang bodoh ini Ki, kalau boleh tahu amalan Hizib magrobi nya yang mana ya Ki… di artikel atas kok saya tidak menemukannya.. ..Terimakasih

    wassalam,

    • avatar ikhsanoctavian

      itu buat pewaris aja gan.
      baca selengkapnya di kolom ijasah resmi

  95. avatar Aji Maghrobi

    sedulur ku mas imam hanyalah sebgai penguji saja dalam niat nya tak dapat sedikit pun utnuk menghina,…. mohon maaf klo saya tak salah dalam penglihatan saya. mas imam sdh akh jgn lah lg menggoda saudara 2 kita ini semua. mas imam salam hormat dari saya

    • avatar deri

      Hehe.. Sayangnya bukan seperti itu Kang Aji. . .

  96. avatar rio

    ass.wr.wb.ki minta no hpnya dong agar saya bs berkonsultasi lgsg dengan ki umar

  97. avatar rio

    ass.wr.wb.ki program keilmuannya ada yg terima jadi nggak?soalnya ak nggak sanggup kl meritualkannya sendiri

    • avatar Ki Umar Jogja

      Wa alaikum salam wrwb

      Jangan mengatakan tidak sanggup bila belum berusaha mencobanya. InsyaAllah amalan RasaSejati masih dalam batas kewajaran & manusiawi. Anda dapat berdiskusi dengan para pewaris untuk mendapatkan gambaran amalan ilmu-ilmu RasaSejati.

      Semoga bermanfaat

      • avatar basunadha

        assalamu’alaikum wr wb
        guru..
        saya mau tanya , tawassul untuk HM dan ASR lengkapnya seperti apa ?
        kira2 menurut guru, saya sdh bisa mulai apa blm untuk ngamalinnya ?

        nuwun
        wassalam

      • avatar Ki Umar Jogja

        Wa alaikum salam wrwb

        – Tawasul seperti di wirid harian saja itu sudah cukup.
        – Bila anda sudah “menguasai” amalan sebelumnya insyaAllah anda dapat beranjak mengamalkan ilmu Hizib, ASR & Asma Maharaja

        Nuwun

  98. avatar aslam

    Assalamualaikum wr.wb

    Mohon arahannya Ki, utk HM 3 aktivasinya berapa hari berturut-turut? dan bacaannya diulang berapa kali?

    Wassalam…

    • avatar Ki Umar Jogja

      Lamanya sama seperti HM sebelumnya.

  99. avatar Ihya' Ulumudin

    Assalamu’alaikum wr wb

    Maaf guru Ki Umar, mau tanya nih, sebenarnya udh lama pengen tanya yang ini tapi pas giliran online lupa mlulu.

    1. Bagaimana “mekanisme” ilmu seperti Tuah Aji Panglimunan, Tuah Aji Panglarutan, Ilmu Pengasihan, amalan keharmonisan keluarga, Mantra wibawa, mantra pemutus cinta dan lain sebagainya yang intinya MEMPENGARUHI orang? maksudnya, apakah kalau orang yang dituju itu memiliki benteng/pagar gaib kemudian amalan yang saya sebutkan itu tidak mempan/masuk?

    2. Apakah dalam amalan “mempengaruhi orang” itu berlaku Yin-Yang? maksudnya begini, kalau “sasaran” itu berunsur api/punya benteng unsur Api maka kita harus “menyerang” dengan unsur Air? kemudian, kalau mau menyerang harus tahu unsur orang yang dituju ; kalo unsur orang itu air maka harus “diserang” dengan unsur sebaliknya, bumi/tanah? trus, kalo ada orang terkena sihir, santet, pelet dsb. apakah untuk mengobatinya harus dengan unsur berlawanan?
    maaf guru, saya tanya begini bukan berarti saya sudh bisa mengetahui unsur api,air, dll., tp karena saya pernah dengar kalo orang disantet/dipelet dengan unsur api, air dsb. maka harus diatasi dengan unsur yang sebaliknya. Benarkah begitu??? Mohon penjelasannya, untuk MENAMBAH WAWASAN

    3. Kalo memang mekanisme itu benar, bagaimana solusi dari pertanyaan NOMOR 1 biar tembus/mempan?

    4. Bagaimana dengan HIzib Maghrobi, ASR dsb.? apakah itu bisa menahan serangan dalam bentuk unsur apapun?

    mungkin itu saja untuk sementara pertanyaan saya,

    Maaf guru, bukan berarti saya tidak percaya dengan kekuasaan Allah SWT. saya cuma pngen tahu “sunnatullah” dalam kasus di atas.

    Sekian dari saya, mohon maaf apabila ada kata yang kurang pantas.

    Baarakalloohu lanaa wa lakum

    Wassalamu’alaikum wr wb.

    • avatar Ki Umar Jogja

      Wa alaikum salam wrwb,

      1. Mekanisme mirip dengan telepati. Dan bila target yang dituju memiliki perlindungan ghaib tetap bisa ditembus tetapi memang lebih susah.

      2. Secara teori memang demikian, ada hukum keseimbangan & keserasian dalam jagad raya ini. Harapannya dengan mengetahui sisi lemah target akan memperbesar peluang keberhasilan. misalnya saat hari yang tepat, media yang tepat, cara yang tepat dan sebagainya. Disinilah seorang pemiliki ilmu batin harus peka dan kreatif.

      3. Memperkuat kemampuan Doyo Cipto dan telepati. Dan mencari saat yang tepat, media yang tepat, dengan diiringi ketekunan & kesabaran.

      4. InsyaAllah. Tapi ingatlah, bahwa sebaik-baik amalan ilmu hikmah adalah yang sering anda dawamkan setiap hari.

      Nuwun

  100. avatar Ihya' Ulumudin

    Assalamu’alaikum wr wb

    Terima Kasih bnyk guru atas tmbahan wawasan yg diberikan

    Jazaakalloohu khoiron katsiron

    Wassalamu’alaikum wr wb